Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 126


__ADS_3

"kak, tadi siapa?" niken tiba tiba masuk membuat niko kaget


"kamu ngagetin kakak aja ken, tadi klien kakak" jawab niko asal


"tapi wajahnya kayak niken pernah lihat, tapi dimana ya?" niken memikirkan wajah yang baru saja berpapasan dengannya


"mungkin mirip orang yang kamu kenal! ada urusan apa kesini" tanya niko mengalihkan pembicaraan


" mau ngasih tau kakak jika nanti malam mama minta untuk datang kerumah" ucap niken duduk disofa ruangan niko


"iya tadi adel sudah kasih tau kakak, kamu hari ini ngga usah kerja aja! pulang kerumah kakak ajak adel dan zain kerumah mama! nanti kakak pulang bersama ferdi. masih banyak pekerjaan dan kamu juga harus bersiap kan"  ucap niko sedikit lega adiknya tak mendengar percakapannya dengan vira


"baik kakaku sayang! dengan senang hati! oh iiya kak emang rio sekarang bantuin kerja ditoko disti ya?" tanya niken sebelum beranjak


"iya! kenapa?" jawab niko ketus


"galak amat sih! tanya aja. kalau bisa berdua jangan dipisahin kak hehe" ucap niken bercanda


"kenapa?" niko penasaran


"kepo!" sahut niken lalu keluar ruangan niko dengan senang hati karena diizinkan langsung pulang tak seperti biasanya

__ADS_1


niko menggelengkan kepalanya bisa bisanya adik dan calon adik iparnya selalu membuatnya kesal dan kaadang merasa lucu


setelahnya niken masuk keruangan calon suaminya, niken mengetuk pintu dan masuk kedalam ruangan ferdi


"hai sayang, ada apa kok ngga langsung keruangan" tanya ferdi yang melihat niken masuk keruangan niko dulu sebelum keruangannya


"ngasih tahu papanya zain nanti malam ada acara dirumah" jawab niken


"ohh" ferdi menjawabnya singkat


"kok oh doang, oh iya aku ngga kerja hari ini. kata kak niko boleh langsung pulang jadi aku tunggu dirumah ya kak!" niken berpamitan pada ferdi


"coba saja jika berani dengan papa dan kak niko"  tantang niken


"mudah itu mah, asal kamu jangan menyesal saja" jawab ferdi penuh percaya diri


"ya udah aku pulang dulu ya kak, mau dandan yang cantik buat calon suamiku



ferdi tersenyum melihat tingkah niken yang membuatnya gemas

__ADS_1


niken keluar ruangan ferdi dan turun kelantai bawah kantor niko yang merupakan mall kenamaan milik niko


niken mampir ke salah satu toko yang ada di mall untuk membeli barang yang dibutuhkan untuk acaranya nanti.


brug "maaf, saya tidak melihat!" niken bertabrakan dengan seseorang yang membuat barangnya jatuh


"matanya dipake kalau jalan!" ucap seseorang yang niken sangat hafal dengan suaranya


"ohh ada calon adik ipar! uppss kalau jadi" ledek niken setelah tahu siapa yang bertabrakan dengannya


"siapa yang sudi punya kakak ipar macam kamu!" sinis dias orang tak pernah suka dengan niken entah apa yang menjadi penyebabnya


"baguslah kalau begitu! akhirnya sadar juga rio ngga pantes buat orang macam kamu!" ucap niken tak kalah sinis


"jangan mimpi! yang ada kamu ngga akan pernah jadi istri kak ferdi sampai kapan pun!" ucap dias


"terserah loe aja, awas saya sibuk banyak kerjaan bukan cuma parasit yang menempel dan menyedot dari orang lain" ucap niken lalu meninggalkan dias


yang pastinya membuat dias sangat kesal bahkan dias tak diberi tahu jika ada pertemuan keluarga anatara niken dan ferdi


niken tersenyum senang dapat membuat dias terdiam, dan tak bisa membalas ucapannya lagi

__ADS_1


__ADS_2