Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.159


__ADS_3

Belva menemani Silla bermain di Ruang Keluarga Rasanya seperti sudah lama sekali Belva tidak main berdua seperti ini.


" Sayang nak, hari ini mau Mommy masakin makanana kesukaan kamu ga ?" ucap Belva


" Mau Mommy" teriak Silla senang


" Ok Princess, Mommy ke dapur dulu ya kamu tunggu disini "


" Ok Mommy "


Belva lalu segera beranjak Menuju ke Dapur.


Belva menyiapkan bahan-bahannya dan setelah itu segera memulai masak.


ketika masuk jam makan Siang, Belva trlah selesai membuat berbagai makanan kesukaan Silla dan ada beberapa kesukaanya juga.


" Princess, Makan siang dulu yuu " ajak Belva pada Silla


Silla segera bangun dan menghampiri Belva.


" Asyikk, Thankyou Mommy" ucap Silla


" Sama-sama Sayang, Ayo kita makan"


mereka makan siang hanya berdua saja.


\=\=\=


Karena Rapat yang seharusnya Berlangsung hanya 1 jam malah di perpanjang hingga tanpa terasa Makan siang pun terlewatkan dan mau tidak mau Kak Daniel harus melewatkan USG Nasya di Rumah Sakit


ketika sedang istirahat, Kak Daniel.mengirmkan Pesan pada Nasya


📩 Maaf Sayang, sepertinya aku tidak bisa ikut menemani kamu USG


tidak lama kemudian Nasya membalas


📤 Iya Pi Gapapa kok, semangat ya kerjanya love you 😚

__ADS_1


setelah itu Kak Daniel segera melaksanakan Solat dan Makan Siang sebelum Rapat dimulai kembali.


\=\=\=


Sejak pagi Andra tidak fokus, Pikirannya tertuju Pada sikap Belva yang setelah menerima telpon dari Papa dan Mama bukannya senang malah sebaliknya seperti ada sesuatu yang membuat Belva terdiam.


" Eh Bro dengerin gue ngomong ga sih ?" ucap Ryan pada Andra.


" Iya iya dengerin kok, udah lanjut lagi" ucap Andra berusaha fokus


" kenapa sih ? lagi ada masalah ? berantem sama Belva ?" pertanyaan beruntun dari Ryan


" engga udah anjut ayo" ucap Andra.


"perasaan aku aja mungkin ya" batin Andra


beberapa menit kemudian, Andra selesai diskusi dengan Ryan,


" udah kan ga ada lagi" tanya Andra


" udah, kenapa memangnya ?" tanya Ryan


" mau balik, ini semua kerjaan di bawa aja bye bye " ucap Andra segera berlalu meninggalkan Ryan yang bingung .


ketika di Perjalanan, Andra tidak sengaja melewati Penjual Bakso keliling,


" Em udah lama ga makan bakso, beli deh Belva pasti suka " batin Andra segera menepikan mobilnya


" Pak Baksonya di bungkus 2 ya " ucap Andra


" alhamdulillah ada yang beli juga, sebentar ya Mas" ucap Si kakek penjual


" Jualannya dari jam berapa Pak?"


" Dari Jam 9 Mas, saya udah muter-muter belum dapet pembeli dan Mas yang pertama Beli"


Andra merasa hatinya terharu, seorang kakek yang seharunya menikmati masa tuanya tapi Malah Masih semangat berjualan.

__ADS_1


setelah beberapa menit kemudian bakso pesanan Andra selesai.


" berapa Pak ?"


" semuanya 30 rb Mas "


Andra memberikan beberapa Uang lembar seratus ribu


" sebentar Mas ini kebanyakan "


" gapapa buat Bapak aja"


" Alhamdulillah ya allah, makasih ya Mas" ucap Si kakek


" sama - sama pak"


Setelah itu Andra segera melanjutkan perjalanan pulang.


tidak lama kemudian Andra sudah sampai di rumahnya.


Andra segera masuk,


" Belva mana Bi ?" tanya Andra pada pembantunya


" sedang di taman belakang Tuan"


Andra mengangguk dan segera menyusul


" Daddy " teriak Silla yang sedang berenang


" loh Mas udah pulang ?"tanya Belva menghampiri Andra


" Iya Sayang, ga banyak kerjaan kok makanya aku pulang cepet oh iya tadi aku beli Bakso penjual keliling yang sering lewat butik kamu" ucap Andra


" oh ya, mana aku ga sabar pengen nyoba, katanya baksonya enak tapi jarang ada yang beli kesian"ucap Belva


" itu di dapur, Aku ke kamar dulu ya ganti baju terus mau nemenin Princess berenang"

__ADS_1


" iya Mas"


Belva duduk menemani Sila yang berenang sendiri di kolam kecil, tidak lama kemudian Andra menyusul Sila berenang.


__ADS_2