Janda Perawan

Janda Perawan
Extra Part


__ADS_3

Belva sudah di pindahkan ke ruang rawat inap, semua keluarga sudah berkumpul melihat bayi yang baru lahir berjenis kelamin perempuan yang sangat cantik dan mirip sekali dengan Belva.


"Masyaallah cantiknya cucu oma"ucap Bunda.


"Mirip banget sama kamu Bel"ucap Mama.


Belva hanya tersenyum bahagia walaupun kondisinya masih sangat lemah.


"Jadi mau di kasih nama apa?"tanya Mama.


Belva dan Andra saling tatap lalu Andra menganggukan kepala.


"Aerilyn Bellvania Jasmeen"ucap Belva.


karena ketika kehamilannya menginjak 7 bulan ia dan Andra sepakat jika nanti yang lahir bayi perempuan maka Belva yang akan memberi nama dan begitupun sebaliknya jika yang lahir laki-laki maka Andra lah yang akan memberi nama.


"Nama yang cantik , hallo Baby Aeri"ucap Bunda seolah sedang berbicara dengan Baby Aeri.


"Kenapa ada nama kamunya Bel?"tanya Mama penasaran.


"Engga ada alasan Ma, cuma Belva pengen aja hehehe"ucap Belva tersenyum.


"Oh gitu kirain kenapa"


"Mommy"ucap Arvan yang mengigau.


Silla dan Arvan tertidur di tempat tidur khusus untuk yang menunggu pasien dan letaknya tidak jauh dari Belva.


Maklum saja mereka sedang tidur karena jam menunjukan hampir pagi.


"Mas usap-usap kepalanya biar ga bangun kesian"ucap Belva.


Andra menghampiri Arvan melakukan sesuai dengan perintah Belva.

__ADS_1


"Yasudah kalo gitu Mama sama Bunda pulang ya nanti siang ke sini lagi, kamu sekarang istirahat ya" ucap Mama.


"Kalian gapapa kan kami tinggal?"tanya Bunda sambil menberikan Baby Aeri pada Belva.


"Gapapa kok Bun, tenang aja ada Andra dan banyak suster yang bantuin juga"


"Iya Bun tenang aja, Silla sama Arvan biarin tidur disini aja kesian"


"Iya Bel, kami pamit ya ".


Setelah Bunda dan Mama pergi, Belva mengasihi Baby Aeri yang menangis kehausan.


"Keinginan kamu akhirnya terkabul ya Sayang"ucap Andra menatap Baby Aeri.


"Iya Sayang Alhamdulillah"


"Terimakasih ya kamu sudah memberikan aku malaikat-malaikat yang cantik dan tampan"ucap Andra tanpa sadar meneteskan air matanya ia masih terngiang-ngiang ketika Belva bertaruh nyawa untuk melahirkan seorang bayi kedunia.


"Aku ga nangis ini cuma air mata kebahagiaan"ucap Andra sedikit kesal.


"Iya Sayang udah besok lagi aja nangis nya sekarang tolong pindahin Baby Aeri, aku mau istirahat dulu"


"Hmm"


Andra lalu memindahkan Baby Aeri dengan hati-hati, setelah itu pergi ke kamar mandi dan akan berlanjut untuk istirahat.


"Katanya mau istirahat kok ga tidur sayang"ucap Andra ketika baru saja keluar kamar mandi melihat Belva yang menatapnya.


"Sini deh, naik cepet"ucap Belva dengan memberi kode supaya Andra tidur disampingnya.


Andra ragu-ragu karena takut nanti kesempitan namun Belva meyakinkan akhirnya Andra berbaring menghadap Belva wajah mereka sangat dekat nyaris tidak berjarak.


"Terimakasih ya untuk kemarin, hari ini dan yang akan datang, kamu adalah laki-laki yang aku cintai setelah Papaku dan kamu juga laki-laki yang slalu membimbing aku, mengajarkan banyak hal, terimakasih untuk semuanya ya Sayangku, Suamiku, Ayah dari anak-anakku dan teman hidupku i love u"ucap Belva tersenyum menatap Andra.

__ADS_1


"Terimakasih juga Sayang, kamu wanita yang paling special kedua setelah Bunda, kamu juga yang bertaruh nyawa melahirkan buah cinta kita, banyak kata-kata manis di dunia namun tidak bisa mewakili rasa terimakasiku untukmu Istriku, teruslah bersamaku sampai maut memisahkan kita nanti, I love u to"


Andra mencium kening Belva, suasana sepi yang menambah kesan romantis walaupun hanya di ruang perawatan.


Belva dengan berani mengecup bibir Andra mereka hanya berciuman sebagai bentuk kebahagiaan mereka tidak ada nafsu sama sekali.


Tidak lama kemudian terdengar suara menangis dari Baby Aeri.


"Sepertinya kita akan susah punya waktu berdua"ucap Andra sambil tertawa.


Belva juga ikut tertawa putri kecilnya pasti akan sangat posesif ketika mulai tumbuh besar.


~ Kebahagiaan yang sesungguhnya bukan dinilai dari seberapa banyak hartamu, atau seberapa hebat kamu bekera, namun seberapa besar kamu berusaha untuk membuat orang-orang di sekitarmu atau keluargamu bisa tersenyum senang~


\=\=\=


Akhirnya tamat juga ya, terimakasih untuk semua pembaca setia novel Janda Perawan.


- Buat kalian yang nanya Kak ini ada season 2 ga ?


aku ga bisa jawab tunggu aja yaa bakal ada kejutan menati.


jadi tetap Favoritkan novel inu ya karena sewaktu-waktu kejutannya akan datang.


sii abill makan sagu


ada kayu sama kain


sambil menunggu


yuk mampir ke novelku yang lain.


Maaf kalo ga nya nyambung pantunya🙏

__ADS_1


__ADS_2