Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 52


__ADS_3

setelah kepergian niko adel pulang kerumah terasa hampa, meski hanya satu malam tapi rumah menjadi terasa hangat dan ceria


ucapan niko dan sikapnya pada adel membuat adel merasa jika ada sesuatu yang hilang dalam dirinya


sementara niko esok harinya sudah harus meeting dengan banyak klient. akibat dua hari waktunya dihabiskan untuk mengunjungi adel


tak ada waktu untuk bersantai dam melupakan niatnya mendekati adel sejenak


biasanya niko akan mengirim pesan pada adel meski tak pernah dibalas


sudah beberapa hari sejak kepulanganya dari luar kota adel tak pernah menerima pesan lagi


"saya lelah mau pulang!" ucap niko pada ferdi


waktu sudah menunjukan dini hari kedua orang yang sangat bekerja keras untuk masa depan. namun pasangan saja keduanya tak punya


ferdi yang sering berkunjunh ke rumah niko mendapati adiknya yang cantik namun masih terlalu kecil saat itu


kini niken sudah beranjak dewasa dan ferdi siap menunggu. sementara niko memang sejak dulu banyak dekat dengan wanita hingga banyak yang menyalah artikan


tapi tak ada satupun yang menyangkut dihati niko. hanya tertarik tapi setelah dua atau tiga kali bertemu niko sudah Bosan


**


niko sampai dirumah yang sudah sepi


"kakak baru pulang!" tanya niken yang baru turun dari kamarnya dan ingin mengambil minum

__ADS_1


"iya!" niko duduk di sofa panjang dengan wajah lelah dan tubuh lemas


andai ada adel disini yang menyambutnya


pikir niko membayangkan jika suatu hari nanti niko dapat menikahi adel


"mama papa sudah tidur dek!" tanya niko pada niken yang menemani niko saat ini


"sudah kak, kata papa besok jangan pulang terlalu malam ada acara dirumah!" ucap niken yang diminta menyampaikan pada kakaknya


tanpa bilang kalau akan ada seorang gadis yang akan datang kerumah


lebih tepatnya mungkin perjodohan


"kakak usahakan!" jawab niko tak.mencurigai apapun


namun sekarng umurnya sudah 34 tahun dan mau tak mau orang tuanya yang akan mencarikannya jodoh


"tidurlah sudah malam!" niko meminta niken ke kamarnya tapi dirinya masih berbaring disofa


"kakak juga istirahat jangan terlalu lelah, kalau mama papa ngga ada siapa lagi yang jaga niken" niken mengingatkan tanggung jawab niko padanya


bagai dilempar batu hati niko bergetar mendengar adiknya berucap seperti itu. benar adanya niko juga harus memikirkam adiknya juga


"iya dek! kakak juga akan tidur" niko ikut naik kelantai atas bersama adiknya


**

__ADS_1


pagi hari niko sarapan bersama keluarganya seperti biasa


"nak nanti pulang sore ya, kita ada acara dirumah" ucap mama jihan


"iya ma niko usahakan, semalam niken juga sudah bilang pada niko!" niko tak mau banyak bertanya hanya ingin menuruti orang tuanya saja


"niko papa harap kamu segera menikah!" ucap papa surya setelah semuanya selesai sarapan


"segera pa, tenang saja!" niko yang kesal selalu ditanya soal pernikahan


pergi begitu saja meninggalkan yang lainnya


niken kadang juga kasihan sama kakaknya tapi juga tak tahu harus membantu apa


"apa ada yang dekat dengan kakakmu saat ini?" tanya mama jihan pada niken


"beberapa bulan lalu ada ma, tapi orangnya dipindahkan keluar kota diperusahaan cabang kitadan sejak saat itu kakak jadi sibuk dan terus pulang malam!" jelas niken


"bisa kenalkan pada kami nak?" ucap pak surya penasaran


"niken juga kenal pa, ma orangnya baik dan sederhana. tapi sayangnya dia sudah menikah!" niken kesal mengapa sudah nyaman dengan orang yang ingin dia jadikan iparnya


tapi justru takdir berkata lain


"papa tidak akan membiarkan itu terjadi. atau kita pecat saja dia!" kesal pak surya


selama ini niko dikenalkan dengan wanita baik dan singgle malah memilih istri orang

__ADS_1


"pa sabar!" mama jihan menenangkan


__ADS_2