Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 148


__ADS_3

"kak aku pulang duluan ya, ada perlu sama teman!" pamit disti


"kamu sama siapa?" tanya adel khawatir


"naik taksi kak, acaranya sudah selesaikan!" ucap disti lagi


"ya sudah pergilah. Jangan pulang larut dan juga kabari kakakmu!" ucap niko mengizinkan disti pergi


"terima kasih kak!" disti mencium pipi adel yang sedang bengong karena ucapan suaminya


Disti langsung lari sebelum adel melarangnya


"mas kenapa diizinkan sih. ngga enak sama niken dan mama " protes adel


"tenang saja sayang, dia sedang mengejar masa depannya apa akan kamu larang juga. Biarkan dia menemukan apa yang membuatnya bahagia, kita hanya mengarahkan dan mengingatkan saja!" ucap niko bijak


"luar biasa memang, ngga salah pilih zain punya papa!" ucap adel becanda


"sembarangan, zain mana bisa milih punya papa seperti apa. Tapi dia sangat beruntung bukan!" ucap niko kumat narsisnya


"kita ke ruangan pengantin yuk mas. Barang kali ada yang bisa dibantu" ajak adel


Niken dan ferdi mendapatakan hadiah liburan dari niko. Dua buah tiket dan rangkaian perjalanan honeymoon


"hmmm ayuk!" niko dengan malas bangun dari duduk nyamannya


"bu! Zain sepertinya haus. stok asinya habis" ucap sus siti


"ya sudah sini biar langsung aku kasih asi dulu!" adel meminta zain dari gendongan sus nya sambil menangis


"sayang mama haus ya, kita pinjam ruangan onty aja ya


Kita minum cucu dulu!" ucap adel mengajak anaknya berkomunikasi

__ADS_1


"sus lebih baik pulanh saja dulu sama bude sari. Acaranya sudah selesai biar zain sama kami saja nanti!" ucap niko memberi perintah pada asisten rumah tangganya


"baik pak, kami permisi dulu!" ucao bude sari dan sus siti yang pulanh bersama supir atas peemintaa. Niko juga


Niko mengejar istrinya yg sudah lebih pergi meninggalkannya


"haiii onty dan onta numpang n*n ya aku.. Aku haus banget!" ucap adel tanpa malu


Zain tertawa seolah tau apa yang diucapkan mamanya


"kok onta sih del!" ucap ferdi yang memang adel meminta agar memanggil namanya saja


"ehh salah ya, maaf ya tunda sebentar kasihan zain nangus ruangan lainya penuh semua!" ucap adel


"ngga apa apa sayangnya onty! Kak ikut liburan yuk!" ajak niken


"sayang!" tegur ferdi tak terima


"ide bagus itu, kita ikut juga apa del?" niko menyahut omongan niken yang seperti biasa membuat ferdi kesal


"kalian brisik sekali. Anaku jadi ngga fokus ini minum asinya, kamu mas ada ada aja ikut orang bulan madu! Dan kamu juga ferdi tenang saja kita ngga perlu liburan jauh jauh dimanapun terasa honeymoon ya kan mas!" ucap adel memanas manasi


"bener juga, gimana kalau kita unboxinh sekarang aja sayang!" ferdi mengedipkan mata pada niken


Seolah memberikan kode pada istrinya agar mengikuti permainannya


"siap sayang, mau sekarang?" niken menambah keruh suasana


"stop!! Jangan sampai anakku ternodai pendengarannya oleh kalian


Sabar sebentar lagi selesai zain minum susunya!" adel berada dibalik tirai saat meny*usui zain


"ohh kami pikir kalian akan jadi saksi!" ucap niken

__ADS_1


Pletak


"pikirannya ya!" niko menyentil kening niken karena berbicara sembarangan


"berani sekali kau menyakiti istriku!"



"kenapa memangnya, kamu ngga terima!"



"kenapa jadi berantem sih, ayo pah kita keluar!" ajak adel


"hahahaha pada serius banget sih kalian! Ni unboxing kado maksudnya gitu aja pada heboh!" niken puas menertawakan kakaknya


"benar benar ya kalian ini! biarkan saja ini semua nanti diurus orang kakak. Kalian bersiaplah sebentar lagi mobil yang mengantar kalian datang menjemput!" ucap niko


"oke kakakku, lain kali kita akan pergi honeyymoon triple couple" ucap niken menambahkan


"kalian hati hati , kamu ferdi jangan terlalu dipaksakan atau awas saja kalau adikku terluka!" ancam niko


"kak! Mas!" adel dan niken menegur niko


"pulanglah dengan kabar bahagia!" niko memeluk adiknya dan juga iparnya bergantian


Sebenarnya ia sangat gengsi dengan rasa harunya


yang ia tutupi dengan candaan. Ada rasa sedih dan kehilangan tapi ia bahagia atas kebagaian adiknya


"terima kasih kak, mba adel kami pergi dulu!" pamit niken


Adel san niko bersama niken dan ferdi keluar ruangan dan menuju parkiran mobil

__ADS_1


Dengan tujuan yang berbeda. Mama dan papa niko telah lebih dulu pulang karena kaki pak surya kambuh lagi


Kedua pasangan itu berpisah dimobil yang berbeda


__ADS_2