
Walaupun mereka baru saja meresmikan hubungan namun tetap ketika bertemu klien atau karyawan merrka berusaha untuk bisa bersikap Profesional, sepertii hubungan antara klien dan koleganya.
"Semua persiapan dan kebutuhan pembangunan sudah sesuai dengan keinginan dan kalo tidak ada hambatan lain pembangunan paling lama akan selesai akhir tahun nanti"ucap Rendi.
"Semoga saja tidak ada masalah lain, mohon untuk terus pantau proses pembangunan"ujar Silla.
"Tentu saja, Bu Silla sudah prioritas kami"jawab Rendi tersenyum.
Setelah mengakhiri Rapat Evaluasi Rendi dan Silla berkeliling sebentar mengecek kembali lokasi pembangunan.
Setelah urusan pekerjaan selesai kini waktunya Rendi dan Silla kencan, mumpung masih di Bali.
Rendi mengajak ke Silla ke salah satu tempat favoritnya jika berkunjung ke Bali.
ke Salah satu pantai yang lumayan jauh dari tempat mereka menginap dan jaraknya sekitar satu jam lebih, namun meski begitu perjalanan panjang tidak akan sia-sia jika pergi ke pantai ini.
"Wow Indahnya, aku baru tahu jika ada pantai seindah ini di Bali"ucap Silla mengangumi keindahan pantai.
__ADS_1
"Aku juga tahu tempat ini tidak sengaja ketika dulu pernah tersesat ketika akan kembali ke hotel setelah ikut pertemuan"ujar Rendi.
Silla hanya mengangguk telinganya mendengarkan namun pandangannya masih ke arah pantai, Silla tidak bisa berhenti menatap keindahan pantai di depannya, apalagi pantai ini tidak terlalu banyak pengunjung.
"Nyaman sekali rasanya aku tidak ingin pulang"ucap Silla.
Rendi terkekeh ia jadi teringat ketika pertama kali datang ke pantai ini, persis seperti Silla sekarang.
Mereka benar-benar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baik mungkin, mulai dari makan slalu bersama jalan kesana kemari bersama, mereka berpisah ketika akan pergi tidur dan ke kamar mandi.
Tidak lupa juga mereka membeli beberapa oleh-oleh khas Bali untuk keluarga dan rekan-rekannya.
"Apa aku langsung melamar nya?"batin Rendi.
Meskipun hubungan mereka baru sebentar namun Rendi sudah yakin ingin melanjutkan ke arah yang lebih serius.
Momen di Bali kali ini sangat berbeda selain menjadi tempat hubungan Rendi dan Silla bersatu, Di momen kali ini Rendi merasa seperti Honeymoon bukan malah bekerja walaupun tujuan utamanya memang karena pekerjaan.
__ADS_1
"Kamu benar Sayang kita seperti sedang Honeymoon namun bedanya kalo tidur terpisah"ucap Silla tertawa.
Rendi bilang jika mereka datang ke Bali untuk bekerja tapi berkedok honeymoon dadakan.
Walaupun Mereka hanya sebentar di Bali, tapi Merekaa berdua tetap merasa senang dan berharap ke depannya nanti bisa kembali lagi namun bukan bekerja tapi murni honeymoon beneran.
Jodoh dam takdir tidak ada yang tahu tapi mereka tetap berharap.
Silla rasanya enggan untu pulang namun di satu sisi ia ingin cepat-cepat bertemu sang mommy dan curhat banyak hal.
Tapi disisi lain, Silla tidak ingin kebersamaan dengan Rendi berakhir cepat walaupun mereka di Jakarta juga bisa tapi tentu tidak akan sebebas sekarang mereka pasti akan disibukan kembali dengan pekerjaan.
"Sudahlah Sayang, 2 bulan lagi kan kita ke kembali lagi kesini jangan sedih yaa"ucap Rendi lembut berusaha menenangkan Silla yang sedih karena besok mereka akan pulang.
"Iya kamu benar Sayang, ahh rasanya aku tidak sabar menunggu 2 bulan lagi"jawab Silla kembali tersenyum.
"Nah kalo senyum kan makin cantik"goda Rendi yang berhasil membuat Silla tersipu.
__ADS_1
Malam ini mereka menghabiskan waktu di salah satu cafe yang jaraknya dekat dengan penginapan mereka, sengaja memilih tenpat yang dekat supaya momen berdua mereka lebih banyak.