Janda Perawan

Janda Perawan
Season 2


__ADS_3

Rendi berniat ingin bertemu dengan Silla namun ia urungkan karena ketika Rendi sudah sampai di kantor Silla.


Ramai sekali orang-orang sampai ada karangan bunga di depan kantor Silla yang ternyata Silla sedang ulang tahun, Rendi tidak mengetahuinya ia jadi mengurungkan untuk bertemu dengan Silla.


"Bodohnya aku yang tidak tahu wanita yang begitu ku cintai ternyata tengah merayakan hari kelahirannya"batin Rendi sedikit kesal pada dirinya sendiri.


Pantas saja parkiran penuh Rendi juga hampir tidak mendapatkan lahan parkir sudah seperti di.mall saja yang ramai pengunjung.


Dan sialnya kini Rendi lupa memarkirkan mobilnya dimana ia tadi langsung turun karena senang akhirnya ada cukup waktu untuk bertemu Silla namun ternyata bayangan indah itu pupus sudah.


Namun sebenarnya bisa saja Rendi masuk ke dalam dan ikut namun ia tidak enak karna tadi Rendi sempat mendengar jika semua keluarga Silla berkumpul, Rendi bingung nanti jika ditanya siapa bisa saja dia jawab klien namun ahh sudahlah.


Akhirnya setelah hampir sepuluh menit lamanya Rendi menemukan mobilnya yang ternyata di ujung basment.


Ketika Rendi akan masuk ke mobil seorang satpam memberikan bingkisan makanan yang ternyata dari seorang laki-laki yang katanya mengenal Rendi.


"Terimakasih Pak"ucap Rendi ramah lalu ia masuk ke mobilnya dan membuka bingkisan makanan nya.


Makanan rumahan dan juga kartu ucapan selamat menikmati dan di kartu ucapan tertera acara ulang tahu Silla dan juga acara syukuran kehamilan Mommy nya Silla.

__ADS_1


"Pasti dia saat ini sangat bahagia, aku turut senang semoga kebahagian slalu menyertaimu"ucap Rendi, ia lalu menyimpannya dan mulai melajukan mobilnya ia memilih kembali ke kantor.


\=


Ketika malam hari tiba Rendi yang baru saja selesai mandi dan kini ia tengah menikmati makanan pemberian dari seseorang yang Rendi pun tidak tahu.


"Dari siapa ya kira-kira"gumam Rendi mengingat siapa yang mungkin mengenalnya.


Hingga makanan habis Rendipun tidak bisa mengingat siapa laki-laki itu, justru kini ia malah jadi ingat pada Silla ia lupa tidak mengencek ponselnya dari siang.


"Mungkin sebaiknya aku kerjain dia aja deh"ucap Rendi tersenyum jail.


Sementara Silla dibuat kesal karena Rendi yang tidak membalas pesannya bahkan kini laki-laki tidak mengangkat telponnya sama sekali.


"Mungkin dia lagi sibuk kali ya "gumam Silla melempar ponselnya ke ranjang dan memilih tidur.


Walaupun sedikit kecewa pada Rendi yang tidak mengucapkan ulang tahun namun kebahagiaan jelas masih bisa di rasakan Silla, ia begitu bersyukur mempunyai keluarga yang sangat menyayanginya terutama pada Mommy dan Daddynya yang begitu menyayanginya seperti anak kandungan sendiri.


"Terimakasih ya Allh atas nikmatimu hari ini"ucap Silla sebelum ia memejamkan matanya.

__ADS_1


Rendi benar-benar mendiamkan Silla hingga hampir 3 hari lamanya, ia bahkan tidak pernah membalas satupun pesan dari Silla.


Di hari ketiga sesuai jadwal yang telah di tentukan sebelumnya, Rendi akan berangkat ke Bali untuk meninjau lokasi proyek pembangunan dan tentu saja dengan perusahaan Silla, namun Rendi tidak tahu jadwal keberangkatan Silla.


"Kalo satu penerbangan ya berarti kita jodoh kalo enggapun ga masalah bisa ketemu nanti"gumam Rendi ketika di perjalanan menuju ke Bandara.


Hari ini Rendi memilih penerbangan subuh karena menurutnya di waktu seperti itu di bandara tidak terlalu ramai dan ia juga bisa beristirahat sejenak sebelum siangnya meninjau lokasi.


Ketika tengah menunggu panggilan pesawat tiba-tiba ada seseorang yang duduj di samping Rendi tanpa berkata apapun.


"Kamu kok bisa disini?"tanya Rendi sedikit terkejut.


\=\=\=\=


Hayoloh siapa tuhh? udah tau lah ya siapa.


komen yuu aku suka kalo kalian banyak komen asal jangan yang negatif yaa.


see uu

__ADS_1


__ADS_2