
" Belva" ucap Nasya terkejut dan gugup.
" Jawab pertanyaanku" ucap Belva sedikit meninggikan suaranya menahan marah,kesal dan sedih bercampur.
" A.. nu itu Bel hmmm" ucap Nasya bingung
" Jawab Nasya" ucap Belva
tinggi membuat beberapa pembantunya keluar karena mendengar teriakan Belva.
Nasya berjalan kearah Belva
" kamu tenang dulu Bel, sini duduk " ucap Nasya mengajak Belva duduk di sofa
" Cepat jelasin semuanya, kenapa kamu nutupin ini Hah, aku anak kandungannya aku berhak Tau"
" Jadi Papa sekarang lagi ada di rumah sakit xxx di rawat karena kelelahan dan karena Papa ga.." ucap Nasya
" karena apa ? cepat jelasin aku benar-benar kecewa sama kamu"
" karena penyakit jantung Papa kambuh"
ucapan Nasya membuat Belva sangat terkejut, Belva bangkit dan membawa tasnya yang berada di dapur lalu segera menuju garasi, membawa salah satu mobil yang terparkir disana .
" Belva tungguu"
" Belvaa Belvaaa" teriak Nasya namun Belva malah langsung melaajukan mobilnya.
__ADS_1
" Hiks Hiks Papa Maafin Belva paa, Arghhhh" Belva melanjukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata, ia akan ke rumah sakit tempat Papanya di rawat.
Setibanya di Rumah Sakit, Belva segera memparkirkan mobilnya dan keluar tanpa membawa tas dan ponselnya, ia segera mencari ruang informasi menanyakan ruangan tempat Papanya dirawat, setelah mengetahui ruangan Papanya dimana Belva bergegas, Namun ia tidak berlari mengingat ia sedang hamil.
ketika sampai, Kak Daniel yang melihat kedatangan Belva lantas berdiri.
" Belva" ucap Kak Daniel terkejut.
Belva tidak mempedulikan Kak Daniel, ia langsung saja masuk ke ruangan Papanya.
ketika melihat Papanya yang terbaring di ranjang Pasien, seketika tubuh Belva lemas ia berusaha duduk di samping Papanya.
Belva menggenggam tangan Papanya yang terpasang selang infus.
" Ya allah aku mohon tolong angkat penyakit Papa ku, tolong sehatkan dia kembali" batin Belva sembari menangis melihat Papanya yang masih terpejam.
karena syok Belva tiba-tiba pingsan, Kak Daniel lalu segera mengangkat tubuh Belva.
ketika Andra sedang di perjalanan Untuk menjemput Silla, tiba-tiba anak buahnya yang berjaga di Rumah Sakit Papa mertuanya memberitahukan Bahwa Belva sedang disana.
tanpa pikir panjang Andra lalu memutar arah dan segera menuju rumah sakit.
" kenapa bisa begini sih" gumam Andra sangat takut terjadi apa-apa dengan Belva.
beberapa menit kemudian Andra sudah sampai ia bergegas masuk tadi di perjalanan Kak Daniel sempat mengirimkan pesan Belva jatuh pingsan .
" Belva dimana Kak?" tanya Andra pada Kak Daniel.
__ADS_1
" kamu tenang, Belva gapapa cuma di syok aja sekarang dia lagi istirahat di ruangan itu dan Papa di ruangan ini, sebaikmya kamu temani Belva sekarang"
Andra mengangguk dan segera pergi menuju Ruangan Belva berada.
Andra melihat keadaan Belva yang terbaring lemah dengann Mata sembab habis nangi dan salah satu tangannya terdapat selang infus,
Andra duduk di samping Belva, mengecup kening Belva lalu beralih mengecup punggung tangann Belva berulang kali.
" Aku sakit liat kamu seperti ini, aku mohon kamu tenanglah Sayang" gumam Andra
Andra juga mengecup perut Belva
" Nak Daddy mohon tolong bantu Mommymu untuk kuat" ucap Andra sembari mengelus dan menciumnya
di lain Tempat Kak Daniel berusaha menghubungi Nasya namun ia tidak mengangkatnya sama sekali. ia sangat khawatir sekali, Kak Daniel menduga Pasti Belva mendengarkan Nasya yang berbicara di telpon dengannya tadi.
setelah mengirimkan pesan kepada Sang Mama, Daniel lalu bergegas berangkat menuju rumah.
----
Besok aku up lagi jam 12 ya
di tunggu semuanya
jangan lupa cek ig aku
@kimuchy29
__ADS_1