Janda Perawan

Janda Perawan
Season 2


__ADS_3

Rencana liburan mereka harus tertunda karena Silla mendadak harus pergi ke Australia karena ada masalah dengan cabang perusahaan yang disana.


"Kakak biar Mommy temani ya kesananya"ucap Belva.


Walaupun Silla sering bolak-balik ke luar negeri tidak bisa membuat Belva menjadi biasa malah Belva pasti slalu merengek ingin ikut menemani terkadang ia maksa pergi ikut.


"No Mommy, Silla ke sananya juga sama Om niniel kok jadi Mommy gausah khawatir yaa Silla janji begitu pekerjaan disana selesai Silla langsung pulang"ucap Silla membujuk Belva.


"Hati-hati disananya ya Kakak, sering-sering kabarin Mommy dan satu lagi jangan lupa makan sesibuk-sibuknya kamu Makan dan istirahat itu penting"ucap Belva.


"Iya Mommy siapp"


"Arvan juga kalo udah selesai ujian nanti nyusul kesana deh"ujar Arvan tiba-tiba yang sudah duduk di sofa kamar Silla.


"Iya Harus dong biar kamu juga belajar ngurusin perusahan Daddy "ucap Silla.


"Iya Kak, Arvan juga tahuu"ujar Arvan.


Selesai merapihkan barang-barang yang akan di bawa Silla, mereka lalu segera turun karena Kak Daniel sudah menunggu.


"Kak aku titip Silla ya, slalu ingetin dia makan"ucap Belva pada Kak Daniel.


"Iya Bel tenang aja biar Silla Kakak yang jaga dan urus selama disana kamu percaya aja sama Kakak"ucap Kak Daniel lembut ia sangat tahu ke khawatiran adiknya itu.


"Oh iya Bel Kakak udah minta tolong sama sekretaris Kakak buat urus pembelian rumah yang disana mungkin secepatnya akan pindah nanti kamu bantuin ya"ucap Kak Daniel kembali.


"Iya Kak"

__ADS_1


Setelah itu Kak Daniel dan Silla berpamitan


untuk segera menuju Bandara, Belva hanya bisa pasrah walaupun ia sebenarnya ia ingin ikut namun Bva sadar ada Arvan dan Aeri yang membutuhkannya.


"Mommy Arvan berangkat dulu yaa"ucap Arvan.


"Iya Hati-hati jangan ngebut bawa mobilnya oh iya ga usah jemput Aeri ya biar nanti Mommy aja sekalian Mommy mau ke supermarket"


Arvan lalu segera pergi ke kampusnya dan Belva bersiap-siap pergi ke butik.


~~


Arvan dan Alfan menjadi yang pertama yang menyelesaikan ujian, mereka terkenal memiliki otak yang cerdas dan juga tampan.


"Hari ini bantuin beres-beres rumah yu Van?"ucap Alfan pada Arvan.


Mereka lalu segera pergi menuju rumah Alfan menggunakan mobil masing-masing.


Mobil sport Alfan dan Arvan mulai memasuki halaman rumah terlihat Nasya dan beberapa pelayan yang sepertinya baru saja sampai seperti mereka.


"Mami habis darimana?"tanya Alfan sambil mencium tangan Nasya.


"Dari kantor Papi tadi habis urus kepindahan kita, eh ada Arvan kalian udah selesai ujiannya?"


"Hai Tan"


"Udah dong Mi, ini Al ajak Arvan kesinu buat bantuin Al beres-beres"

__ADS_1


"Oh gitu tapi kalian makan siang dulu ya tadi Mami udah masak yu masukk"


Mereka lalu segera masuk, Arvan dan Alfan langsung menuju ke meja makan.


"Selamat makan"ucap Nasya tersenyum.


Melihat Alfan dan Arvan seperti anak kembar mereka dari kecil tidak pernah sekalipun bertengkar.


"Kalian makan yang banyak ya , Mami mau ke kamar dulu"


"Iya Mi"


"Iya Tante"


Setelah Nasya pergi, Al tiba-tiba teringat sesuatu.


"Van kamu jadi nyusul Kak Silla ke Australian?"tanya Al karena Arvan sempet bercerita.


"Jadi, lusa setelah beres semua hari itu juga aku berangkat kesana kamu mau ikut juga Al?"tanya Balik Arvan.


" Pengen sih tapi kesian Mami sendirian"


"Lah kan ada Mommyku lagian kan kalian besok juga pindah jadi rumah kita tetanggaan"


"Iya sih tapi ga tau deh nantk aku pikirkan lagi"


"Yaudah pikirkan lah nanti kasih tau aku kalo mau ikut biar aku sekalian pesankan tiketnya"

__ADS_1


Selesai makan, mereka berlanjut pergi ke kamar Alfan membereskan barang-barang yang akan di bawa ke rumah barunya.


__ADS_2