
Ketika di ruangannya Belva duduk sambil menyusun rencana untuk kelanjutan hubungan Mba Mita.
Belva lalu memberitahu Andra tentang rencananya.
📩 Ok Sayang ide bagus aku setuju, kita ketemuan di cafe biasa ya bye byee Sayang😘
" Ok semoga aja rencana aku berhasill"
Belva lalu segera memberitahu Mba Mita
" Mba Mita?" ucap Belva menghampiri Mba Mita di ruangannya
" Ada apa Bel ?"
" nanti makan siang bareng yaa, udah lama banget ga pergi berdua sama Mba, eh bentar-bentar Mba siang ini ga ada janji kan ?" ucap Belva
" Iya ayoo kita makan siang bareng, kebetulan ga ada janji sih tenang aja Bel"
" oh ok bagus kalo gitu, aku balik ke ruangan ku dulu ya Mba "
" Iya Bel"
\=\=\=
Saat Makan siang Tiba, Belva dan Mba Mita sudah di perjalanan menuju ke sebuah Cafe.
ketika sudah membayar taksinyab mereka langsung turun,
📩 aku udah sampai di Tempatnya Sayang
Belva sekilas membaca pesan dari Andra.
__ADS_1
" em Mba, aku ke toilet dulu Ya Mba duluan aja aku nanti nyusul " ucap Belva
" yaudah jangan lama-lama ya Bel"
" Iya Mba"
Mba Mita masuk ke dalam Cafenya karena jam makan siang jadi Cafe terlihat ramai
" aduh duduk dimana ya " gumam Mba Mitha berusaha mencari dan Matanya tertuju ke seseorang yang duduk di pojok seorang diri, lantas Mba Mita langsung menghampirinya.
" Haii Ben, boleh aku duduk disini ga ?" tanya Mba Mita
Ben yang sedang fokus ke ponselnya
" Eh Mita ayo silahkan, pasti penuh ya ga ada tempat duduk" ucap Ben
" Iya, Cafe ini makin hari makin ramai aja, eh iya btw kamu kesini sama siapa?" tanya Mba Mita
" Oh itu aku diajak sama si Bos Andra, tapi si Bosnya belum muncul juga".
" wah wah pasti ini rencana mereka nihh" ucap Ben
" iya nihh hahaha" Ucap Mba Mita
tidak beberapa lama kemudian Belva dan Andra datang.
" Nah Pasutri biang keroknya datang nih " ucap Ben
" apa sih Ben" ucap Andra sembari membantu Belva duduk
" Kalian sengaja ya ngerencanain ini?" tanya Mba Mita to the point
__ADS_1
" engga juga kok, aku sama Belva ngajak kalian kesini tuh bukan mau comblangin tau ga, tapi mau traktirr" ucap Andra
" Iya aku mau traktir Mba sebagai bentuk terimakasib karena udah handle semua pekerjaan di butik sementara kalo Ben udah bantuin Mas Andra ngurus perusahaan di Luar negeri gitu maksudnya" ucap Belva panjang lebar
" yakin cuma itu doang ?" ucap Ben penuh selidik
" yakin udah ah pesen makanan sana laper nihh" ucap Belva
" yaudah percaya-percaya bu bos dan pak boss" ucap Ben mengangguk walau sebenarnya masih banyak pertanyaan yang menganggjal
" udah cepet kalian pesen makanan apa aja terserah mumpung kita traktir" ucap Andra
" siap kalo gitu aku pesan yang paling mahal" ucap Ben
" silahkan " ucap Andra
mereka lalu memesan makanan, Ben benar-benar memanfaatkan Dengan memesan banyak makanan
" Gaboleh nyesel ya " ucap Ben
" engga kok tenang aja " ucap Andra
" kalo nanti mau nambah juga boleh " sambung Belva menambahkan
" iya tuh bener"
setelah beberapa menit kemudian pesanan mereka sudah sampai.
mereka lalu segera memulai makan siang tanpa percakapan.
Belva menyelesaikan makan lebih dulu lalu sembari menunggu yang lainnya Belva memainkan ponselnya dan mengirimkan sesuatu.
__ADS_1
📩 Jangan sampai keduluan yaa, Gercep dong hehe
Belva tersenyum melihat chatnya langaung di baca oleh seseorang di sebrang sana