Janda Perawan

Janda Perawan
Eps. 89


__ADS_3

"kami pamit dulu bu, mas!" ucap adel berpamitan pada bu atun karena adiknya sudah menjemput


"iya nak terima kasih ya sudah bermain dengan bintang!" ucap bu atun melihat cucunya senang


sebenarnya bintang tak mau ditinggal tapi adel harus kekantor suaminya yang sejak tadi sudah mengirimkan pesan segera datang setelah niken menjemput


"kita makan dulu ya kak lapar!" ajak niken setelah ketiganya naik mobil


"makan dimall aja biar tinggal naik aja kalau mau kekantor mas niko!" ucap adel menyarankan


"oke!" ucap niken


"dis kamu kenapa dek, kok diem aja!" tanya adel penasaran dengan adiknya yang seperti sedang memikirkan sesuatu


"ngga kak, ngga ada apa apa kok! hanya lapar hehe" distu menutupi rasa yang ia pendam


"jujur dek kenapa?" cecar adel tak percaya begitu saja


"ibu kak, kadang sering kambuh tapi tak mau dibawa kerumah sakit!" ucap disti jujur


"baiklah nanti malam kakak kerumah ya. jangan khawatir!" adel menenangkan adiknya


harusnya malam ini adel dan suaminya akan kerumah orang tua niko. tapi bagaimana lagi adel pun tak tega bu mira sakit


sesampaimnya dikantor niko yang lantai dibawahnya adalah mall

__ADS_1


"kalian makan berdua ya, nanti kalau mas niko belum makan kakak turun lagi!" ucap adel dirinya ingin segera menemui suaminya


"iya kak!" jawab niken dan disti


adel menggunakan lift yang langsung menuju ruangan suaminya, "siang sayang!" ucap adel yang membuka pintu ruang kerja niko "maaf saya mengganggu!" adel akan berbalik arah tapi dicegah oleh niko


"tunggu disini saja! sebentar lagi saya selesai!" ucap niko tegas didepan para pegawainya andai tak ada


mungkin niko langsung memeluk istrinya


para pegawaipun merasa adel sebagai penolongnya yang datang tepat waktu. jika tidak niko pasti akan lebih lama mencecar tentang laporannya


adel duduk dikursi suaminya sambil memainkan ponselnya. tanpa sadar ada sepasang mata yang melihatnya iri


salah seorang pegawai yang sejak dulu selalu mencari perhatian niko tapi sialnya justru adel yang mendapatkan niko


"baik pak!" ucap ketiga pegawai yang ada diruangan niko


satu lagi sedang gagal fokus "nita ayo!" ajak pegawai lainya tapi nita malah tetap menatap adel dengan sinis


"kamu mau keluar apa saya panggil satpam!" ucap niko menyadarkan nita


"iyaa pak, saya permisi dulu!" nita lari menyusul temannya yang sudah keluar lebih dulu


"galak banget suami aku!" ledek adel

__ADS_1


niko kesal.karena lama menunggu adel. semua pegawai jadi sasaran kekesalanya


niko menghampiri adel dan membungkuk dikursi yang adel duduki. "semua karena kamu! jadi kamu harus dihukum" niko mencium kening istrinya dan beralih ke bibir hingga ada orang yang datanf


"maaf pak catatan saya tertinggal!" nita masuk.kembali beberapa kali ketukan tak terdengar oleh niko dan nita menerobos masuk


benar saja dugaannya jika adel sedangg menggoda bosnya. rasa kesalnya pada adel makin memuncak


niko mengibaskan tangannya tanda mengusir orang yang tak diundang


"jangan galak galak mas! nanti kabur gimana pegawainya" ucap adel sambil memainkan dasi suaminya


"baik nyonya bos!" jawab niko


memnbuat adel mendengus" mas sudah makan?" tanys adel yang terlupakan sejak tadi


"belum! mau tungguin kamu biar makan bersama" ucap niko


yang benar adanya belum makan siang menunggu istrinya. dan menuntaskan pekerjaan yang menumpuk


"kita makan diluar mau ngga? kangen makan diwarteg!" ajak adel


"ide bagus, sekalian kita pulang!" ucap niko


tak betah berlama lama dikantor saat ini

__ADS_1


"ohh iya bisa mampir kerumah ibu ngga mas, ibu sakit lagi aku kasihan!" ucap adel


niko mengangguk dengan senyum manisny "tentu saja bisa, tapi ngga gratiss nanti malam harus dibayar!" ucap niko memainkan sebelah matanya


__ADS_2