Janda Perawan

Janda Perawan
Season 2


__ADS_3

Sekuat-kuatnya seorang Belva tetap saja di mata Andra dia sangat lemah, jika bukan karna Kak Daniel Andra mungkin sedikit melupakannya.


"Udah ya Sayang jangan sedih-sedih lagi, gimana kalo aku masakin makanan kesukaan kamu?"ucap Andra seperti membujuk anak kecil.


"Gausah Mas lebih baik kita order aja gimana? kayanya aku pengen yang seger pedes-pedea gituh deh"jawab Belva.


"Hmm boleh Sayang, kamu pengen apa?"


"Aku pengen makan bakso deh kayanya enak udah lama juga ga makan"


"Oke Sayang sebentar biar aku suruh pelayan yang beli kamu tunggu aja disini ya"


Andra lalu menyuruh salah satu anak buahnya untuk membelikan Bakso pesanan Belva dan juga tidak lupa membelikan untuk yang lainnya.


Setengah jam kemudian Bakso pesanan Belva datang, Belva begitu antusias ingin cepat-cepat memakannya, sudah begitu lama ia tidak makan bakso.


Andra hany menggeleng melihat tingkah Belva, beberapa waktu lalu nangis-nangis sekarang malah dengan lahapnya memakan bakso.

__ADS_1


Aeri yang baru bangun pun sama seperti Belva, ia begitu antusias ketika mendengar ada bakso, bahkan ia sedikit berlari dari kamar ke ruang makan.


"Jangan lari Sayang, tenang aja baksonya ga akan kemana-mana kok"ucap Andra.


Belva langsung membawakan semangkok bakso untuk Aeri, Aeri begitu lahap memakan baksonya dan membuat Andra maupun Belva begitu senang melihat Aeri yang mulai kembali ceria.


"Ternyata ga perlu mahal-mahal beli makanan mewah hanya untuk membuat Belva dan Aeri ceria cukup bakso saja mereka sudah sangat senang"batin Andra ia juga ikut memakan baksonya.


Tidak lama kemudian Silla dan Arvan juga datang bergabung, akhirnya keluarga mereka kembali ceria seperti tidak ada masalah apapun hanya karena bakso.


Andra berencana memberikan hadiah untuk penjual Bakso yang tadi pelayannya beli karena telah mengembalikan keceriaan keluarganya.


"Sia-sia deh olahraga aku tadi"ujar Arvan kesal namun tetap ia memakan habis baksonya bahkan ia sampai menambah lagi.


"Ga perlu mikir yang lain kalo enak ya makan tapi jangan banyak-banyak juga yaa "ucap Belva tersenyum, ia juga sudah sangat kekenyangan setelah menghabiskan 2 mangkuk bakso.


"Ingat ya cuma hari ini makan baksonya banyak lain kali ga boleh ya ingat kalian garus jaga kesehatan karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik"ucap Andra tegas.

__ADS_1


"Iya Daddy, makasih ya udah di beliin baksonya"ucap Aeri lalu menghampiri Andra dan memeluknya.


"Iya sayang sama-sama asalkan kalian senang"


Setelah selesai makan bakso, semuanya berkumpul di ruang tamu menikmati hidangan penutup sambil ngobrol-ngobrol santai.


---


Sementara di rumah Kak Daniel juga tidak jauh berbeda dengan di rumah Andra, setelah pelayanan mengantarkan bakso dari Andra, Nasya dan Al dengan sangat lahap memakannya bahkan jatah untuk Kak Daniel pun di habiskan oleh mereka berdua.


"Haduh kenyangnya tapi enak"ucap Al, ia baru merasakan lagi makan sampai sekenyang ini biasanya ia sangat membatasi porsi makanannnya.


"Besok beliin ya Pi, bakso kaya gini"ucap Nasya pada Kak Daniel.


"Iyaa besok Papi beliin, tapi jangan banyak-banyak juga yaa"


"Iyaa pih"ucap Nasya dan Al bersamaan.

__ADS_1


Walaupun begitu sebenarnya Kak Daniel senang melihat anak dan istrinya makan begitu lahap namun ia juga harus tegas karena makan terlalu banyak tidak baik untuk kesehatan.


__ADS_2