Janda Perawan

Janda Perawan
Eps 202


__ADS_3

Belva masih fokus merapihkan Pakaian dirinya dan juga Andra dalam satu koper, sedangkan Andra hanya duduk memperhatikan Belva.


Sebuah ide gila tiba-tiba muncul di kepala Andra saat Belva dengan biasa saja mengambil beberapa pakaian Dalam milik Andra dan juga Belva yang di simpan dalam satu wadah kecil lalu di masukan ke koper.


Andra bangun dari duduknya, ia mendekati Belva memeluknya dari Belakang.


" Aduh jangan peluk-peluk sayang, aku harus cepet beresin semua nih "ucap Belva berusaha melepakan pelukan Andra.


" Ga mauu, semalem aku ga bisa tidur ga meluk kamu" ucap Andra sembari bibirnya menciumi tengkuk Belva


" Ah.. Tapi jangan gini juga dong"ucap Belva yang tanpa sadar juga menikmati sentuhan Andra


" Mumpung di rumah ga ada siapa-siapa boleh ya satu kali aja " ucap Andra ia sudah tidak tahan berniat hanya memeluk tapi adik kecil Andra malah sudah berdiri ingin masuk ke sarangnya.


Belva berpikir sejenak satu sisi ia juga sebenarnya ingin menyenangkan Andra tapi di sisi lain ia Kesian dengan Arvan yang terus-terusan di tinggal.


" Yaudah boleh tapi harus beresin ini semua dulu dan lagi hanya satu ronde " ucap Belva


Andra tersenyum senang, tidak apa-apa satu ronde yang penting adik kecilnya bisa berkunjung ke sarangnya.


Andra semangat membantu Belva merapihkan, ia juga sempatnya berlari kecil ke luar kamar mengunci Pintu dan satu lagi ia bahkan mengirim pesan pada Bundanya yang kebetulan sudah di rumah Orang Tua Belva .


Belva hanya menggeleng saja melihat tingkah Andra yang sangat bersemangatt,


"ah memang ya laki-laki jika sudah berhubungan dengan jatah slalu saja semangat"batin Belva

__ADS_1


Akhirnya selesai berkemas, tanpa aba-aba Andra membawa Belva ke kamar menidurkannnya di ranjang.


Mereka memulai melakukam hubungan suami istri di siang hari dengan sangat bergairahh.


Skip( aduh takut banget kalo nulis adegan itu ga beranii, apalagi author belum nikah 😭, mungkin yaudah nikah paham ya )


Lanjutt,


Andra benar-benar menempati janji mereka hanya melakukan satu ronde.


Selesai dengan kegiatan panas mereka lalu langsung pergi mandi dan bersiap Ountuk kembali ke Rumah Utama keluarga Surya.


" udah ga usah di keluarin kopernya, simpan aja di bagasi toh besok juga kan berangkat" ucap Belva pada Andra


" Iya ini aku mau ambil tas kecil buat kebutuhan Arvan disini kamu lupa ya "


Belva bergegas masuk, suasana rumah sangat ramai kedatangn Bunda, Ayah dan juga Ibu dari Nasya mereka sepakat untuk menginap supaya pagi-pagi langsung berangkat.


Baru saja Belva berniat pergi ke dapur ingin mengambil minum karena merasa haus sepertinya Baby Arvan menyadari jika sang Mommy sudah kembali ia langsung menangis.


" Arvan sepertinya tahu kamu udah pulang Bel, padahal daritadi ga nangis malah ketawa-ketawa aja dan juga Bunda udah kasih Asi" ucap Bunda sembari menyerahkan Baby Arvan


" Sepertinya begitu Bun, Baby Arvan pengen manja sama Mommy ya "


Baby Arvan tersenyum seolah menjawab pertanyaan Belva.

__ADS_1


" lucu banget sihh anak Mommyy, eh iya Bunda sama Ayah apa kabar?" ucap Belva pada Bunda


" alhamdulillah Baik Bel, Bunda sama Ayah seneng banget pas Andra telpon ngajakin liburan, apalagi si Ayah ga bisa tidur katanya pengen cepet-cepet liburan, Ayahtuh kaya anak kecil banget " ucap Bunda


" Ayah tuh Seneng banget Bun jadi gituu maklum aja "ucap Ayah


" Asyik bener, Sampe Andra di anggurin kaya gini" ujar Andra yang datang menghampiri Bunda, Ayah dan Belva .


" Ini lagi nyeritain Kelakukan Ayah kamu tuh"ucap Bunda


" Oh gitu, Ayah lebay dehh " ucap Andra yang sempat mendengar percakapan merek.


" Eh jangan bilang lebay ya, kamu juga bakal ngerasain kok nanti tunggu aja"ucap Ayah


"hmm iya Deh"


Tidak lama Kemudian Silla datang bersama Kak Daniel dan Baby Alfan


" Mommy sama Daddy kemana aja sih"ucap Silla kesal


" Kan tadi udah bilang mau nyiapin kebutuhan Silla sama Adik buat besok liburan kamu lupa ya "ucap Andra lembut pada Silla.


" Iya iya Silla lupa Minta maaaf Mommy Daddy" ucap Silla


" iya gapapa kok, lain kali jangan gitu lagi ya janji?"

__ADS_1


" janji Daddy" ucap Silla langsung memeluk Andra


semua keluarga yang melihat interaksi Andra dan Silla sangat terharu, Andra benar-benar menganggap Silla anak kandungnya sama seperti Arvan.


__ADS_2