
adel membaringkan tubuhnya, kasur yang terasa empuk itu mengundangnya untuk tidur diatasnya
sementara niko yang pulang dari kantor segera membersihkan diri
dengan tubuh segar dan rambut basah niko keluar dari kamar mandinya. adel terpesona dengan ciptaan yang maha kuasa yang ada dihadapannya saat ini
"ehemmm! pegang boleh jangan cuma dilirik aja!" goda niko
adel yang tertangkap basah sedang memandangi
tubuh indah niko langsung memalingkan wajahnya malu.
"siapa juga yang liatin! tadi tuh kaget aja !" elak adel beralasan
niko tersenyum mendengar jawaban random istrinya " geser saya juga cape mau tidur!" ucap niko
ikut berbaring diranjang yang juga adel ada didalamnya
"masih lebar mas!" adel menyingkir tapi tak dibiarkan oleh niko
"janji cuma peluk! saya cape mau tidur" ucap niko menarik tangan adel
adel menuruti permintaan niko. dirinya juga lelah setelah beberapa hari kurang tidur dirumah sakit
__ADS_1
keduanya sama sama terlelap dalam saling berpelukan. hingga waktu menjelang sore
***
"permisi saya mau menjemput niken!" ferdi tiba dirumah bu mira
sesuai izin dari niko ferdi akan mengajak niken berjalan jalan dan mengantarkan pulang
"sebentar saya panggilkan dulu!" bu mira kedalam memanggil niken yang masih asik dengan disti dkkamar
"nak niken ada yang jemput!" bu mira memberitahu niken
niken pun nampak senang mengingat ucapan kakaknya sebelumnya. jika ferdilah yang akan langsunh menjemput niken
"iya bu saya pamit dulu, dis aku pulang ya!" pamit niken
dan keduanya masuk dalam mobil yang dikemudikan ferdi
"kak, tumben jemput aku!" tanya niken heran
"lain kali akan lebih sering!" ucap ferdi yang memang suka pada niken tapi malu dan ragu untuk mengatakannya
usia keduanya terpaut hampir 11 tahun niken berusia 21 tahun dan ferdi 32 tahun
hingga akhirnya kini niko mengizinkan untuk ferdi mendekati adiknya. padahal sebelumnya jangankan jemput main kerumah niko saja tidak boleh mengobrol berdua dengan niken
__ADS_1
"emang kak niko izinkan!" niken tahu sifat keras kakaknya
niken juga tertarik pada ferdi meski kadang ragu usia yang begitu jauh. mungkinkah keduanya dapat bersama
"dia lagi sibuk bucin! kamu sudah makan?" tanya ferdi
"belum sama kakak!" jawab niken sok manja
"oke kita cari makan dulu, saya juga lelah dan lapar dikerjain kakakmu" keluh ferdi
niken malah tertawa" hahaha! kalian tuh lucu, kalau ada suka berantem kalau jauh begini nih. saling ngomongin!" ucap niken dan benar adanya
"jangan kebanyakan ketawa nanti cepat keriputan!" ucap ferdi tak tahu jika ucapannya mengundang sensifitas perempuan
"maksud kakak aku udah tua!" niken ngambek dan memalingkan wajahnya ke jendela mobil
ferdi menggaruk kepalanya yang tak gatal. salah bicara dia kali ini, namun bukan ferdi jika tak tau cara menyenangkan hati orang
"tentu saja tidak! justru makin cantik semakin dewasa jadi saya tak perlu menunggu lama lagi!" entah apa yang ada dipikiran ferdi yang jelas ia mencoba merayu wanita yang telah lama singgah dihatinya
"bohong!" niken masih tak percaya
"pernah lihat saya bersama wanita lain selain rekan kerja!" ferdi memberhentikan mobilnta disebuah restoran yang lumayan mewah untuk kaum muda
niken menggelengkan wajahnya.
__ADS_1
ferdi tersenyum" itu bukti cintaku padamu!" ucap ferdi tanpa ragu menyatakan cinta yang ia pendam selama ini
niken terdiam tak menyangka jika akan mendengarkan pengakuan seseorang, yang juga ada dihatinya