Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.153


__ADS_3

hari tepat seminggu sudah pasangan pengantin baru pulang dari honeymoon


"mama, papa aku kangen kalian!" niken turun dari mobil langsung memeluk orang tuanya yang menyambutnya didepan pintu


Mengetahui anaknya akan pulang orang tuanya memberikan sambutan hangat


"gimana liburannya senang?" tanya mam jihan pada niken


Sementara ferdi sudah lebih dulu masuk kerumah bersama mertuanya yaitu pak surya


"senang dong ma, tiap hari jalan jalan shopping dan makan enak. Sampai lupa sudah waktunya pulang!" jawab niken


"ayo kita masuk" ajak mama jihan Setelah sadar keduanya ditinggal oleh para suami


"bik tolong bawakan air buat anak anak!" ucap pak surya meminta pembantunya mwmbuatkan minuman


"baik tuan!" jawab pembantunya lalu pergi kedapur


"berapa jam perjalan dari sana!" tanya pak surya


"kurang lebih tiga jam pah, papa sehat kan?" tanya balik ferdi


"seperti yang kalian lihat, papa sangat baik dan akan selalu baik selama kalian bahagia!" jawab pak surya


"tentu saja kami akan selalu bahagia pah, keluarga kita saling menyayangi dan kita bisa sering bersama!" ucap niken dan dibenarkan oleh ferdi


"kalian pasti lelah sabaiknya istirahat saja dulu! Nanti kita lanjut ngobrolnya!" ucap mama jihan melihat anak dan mantunya seperti kurang tidur


"baik ma pah!" jawab niken dan ferdi bersamaan


Niken dan ferdi meninggalkan orang tuanya diruang tv yang sedang duduk santai.


"sayang! Ini kamarmu?" tanya ferdi yang belum pernah sekalipun masuk.kekamar istrinya


"hmmm, bagaimana? Bagus kan!" jawab niken percaya diri

__ADS_1


"sangat bagus! Tapi kamu ngga mau kita tinggal di apartemen saja?" tanya ferdi yang tak enak dengan mertuanya


Dan ingin hidup mandiri dengan hasil jerih payahnya sendiri


"aku mau kak dimana aja asal sama kakak. Tapi aku ngga tega ninggalin papa dan mama hanya berdua!" ucap niken bimbang namun tetap tersenyum manis pada sang suami


Ferdi mendekati niken yang duduk diatas kursi yang ada dikamarnya



"senyummu membuatku ingin.....! Arrrrhhhggg" ferdi menahan sesuatu saat menatap dekat wajah istrinya


"kenapa kak?" niken mendekati ferdi yang akan berlari kekamar mandi


"kak kamu baik baik saja kan?" niken terus menggedor pintu kamar mandinya saat yang bersamaan pintu terbuka menampilkan wajah ferdi yang memerah dan pakaian basahnya


Begitu saja ferdi menarik tangan niken dan membawanya masuk kedalam kamar mandi.


Keduanya menyatukan bibirnya dengan penuh hasrat dibawah guyuran shower


Ferdi yang kelepasan menekan tubuh niken dan semakin dekat ia meraba bagian kembar di dada niken


Niken yang merasa kasihan pun tak tega melihat ferdi setengah mati menahan keinginannya selama ini. Bisa dikatakan honeymoonya adalah murni liburan


Ferdi juga tak pernah memaksa entah kenapa sekarang ia tak bisa menahannya


"kak!" niken mencegah tangan ferdi agar tak lepas dari tubuhnya


Niken mengangguk memberikan isyarat pada suaminya jika ia siap.


Tanpa bicarapun ferdi faham maksud niken


Dengan cekatan ferdi kembali menaut bibir niken dan mulai melepas satu persatu pakaiann keduanya.


Ferfdi menyahut handuk yang ada disekitarnya dan menutupi bagian atas tubuh niken yang sudah terekspos

__ADS_1


Digendongnya niken oleh ferdi keluar dari kamar mandi dan membaringkan diranjang. Ferdi berjalan menuju pintu dan menguncinya


Lalu kembali menghampiri istrinya


"kamu yakin? Jangan menyesal dan menyalahkan kakak nanti!" ucap ferdi yang meyakinkan niken agar tak Merasa dipaksakan


"iya kak, tapi pelan pelan ya?" niken menutupi wajahnya dengan tangan karena wajahnya memanas menatap dada bidang suaminya yang masih membuatnya berdebar


Ferdi membuka pakaian bawahnya dan juga niken dihadapan niken yang masih terlihat syok dengan pemandangannya saat ini


"tutup mataku dan cukup rasakan. Akan sedikit sakit tapi nanti akan terbiasa!" ucap ferdi lalu mengecup kening istrinya


Dan memulai membuat niken melayang tinggi merasakan yang namanya surga dunia



"terima kasih sayang!" ferdi menampilkan wajah bahagianya saat ini


Tak bisa ia bayangkan wanita yang dia jaga sudah cukup.lama. Dan kini berakhir karena ulahnya


"hmmm iya kak! Tapi capek!! Badanku kayak habis dikeroyok warga" ucap niken


Keduanya masih bertemankan selimut setelah satu jam bertarung tanpa pemenang


"hahahaha kamu ada da aja sih sayang, memang pernah dikeroyok warga apa?" ferdi menyentil pelan kening niken


"heee tapi gitu rasanya sakit semua!" niken bersembunyi didada suaminya dan merasakan aroma khas yang sangat ia sukai


"sekarang tidurlah. Maka nanti malam kita akan begadang!" bisik ferdi sambil mengusap kepala niken


Niken mengangkat kepalanya menatap ferdi. "Mesum banget kayak kak niko!!! Baru juga selesai." protes niken


"habis enak gimana lagi dong!" canda ferdi yang mendapatkan cubitan kecil diperutnya


"aaaauuuu! Sakit sayang. Jangan mancing mancing ya, mau tidur atau kakak tiduri lagi hmmm!" ancam ferdi

__ADS_1


Niken segera memejamkan matanya


"i love you!" ucap ferdi


__ADS_2