Janda Perawan

Janda Perawan
Season 2


__ADS_3

Sore harinya setelah istirahat yang cukup, Silla pergi menemui sang Mommy ia sudah janji untuk menceritakan semuanya.


Silla turun ke ruang tengah mencari sang Mommy namun tidak ada siapapun hanya ada keheningan saja.


"Kemana Mommy? tumben biasanya jam segini lagi anten nonton tv"gumam Silla lalu memilih mencari ke arah dapur.


Lagi-lagi tidak ada siapapun hanya ada para pembantu yang tengah memasak untuk makan malam.


"Bi Mommy kemana?"tanya Silla ke salah satu pembantu.


" Nyonya tengah di gazebo belakang Non"ujarnya, Silla lalu memilih pergi ke halaman belakang ternyata benar jika Mommy nya tengah bersantai membaca majalah seorang diri.


"Aku cari-cari ternyata disini"ucap Silla mengejutkan Belva.


"Astagfirulloh kamu loh Kak ngagetin Mommy"


Belva sampai melemparkan majalah yang di bacanya saking terkejutnya. Sementara si pelaku hanya cengegesan saja seolah tidak terjadi apapun.

__ADS_1


"Dasar, udah jadi pacar orang juga masih aja kekanakan"ucap Belva tanpa sadar membuat Silla melongo tak percaya.


"Loh Mommy udah tau kalo aku sama Rendy resmi pacaran?"tanya Silla kini ia yang dibuat terkejut pasalnya ia yang baru saja akan menceritakan mengenai hubungannya dengan Rendy tapi Belva malah seperti sudah tau.


"Mommy cuma nebak aja soalnya kamu pas pulang tadi sumringah banget ya kali hubungan kalian ga berjalan baik, kalo bahasa singkatnya ya Firasat seorang ibu gitu"ucap Belva lalu mengambil secangkir teh yang berada di sampingnya.


Silla mendekat dan duduk di samping kiri Belva,


"Iya sih keliatan banget ya Mom?"ucap Silla merasa malu.


"Keliatan dong sayang, tapi karena itu Mommy senang akhirnya kalian meresmikan hubungan juga"


Apalagi jika mereka berdua jalan-jalan di mall banyak yang menyangka seolah mereka berdua kembar atau bahkan bak kakak adik.


"So jadi ceritanya gimana? Ceritain semuanya ya jangan ada yang ditutup-tutupi"ucap Belva kini mengubah duduknya menjadi menghadap Silla.


Silla mulai menceritakan dari awal lebih tepatnya dari Bandara, pesawat, hotel dan yang lainnya tanpa terkecuali karena sebelumnya Silla sudah janji.

__ADS_1


"Aww sosweet Mommy jadi ingat dulu pas awal-awal sama Daddy kamu dia juga gitu sosweet ya walaupun pertemuan pertama rada ga enak"ucap Belva begitu mengingat hubungan dirinya dan Andra.


"Jadi gimana perasaan kamu? Seneng kan?"


"Dan kalo boleh jujur ya Mom sekarang rasanya aku pengen deket dia terus Mom, tadi aja pas dia kirim pap ke aku lagi di kantor aku rasanya pengen nyusul kesana bantuin dia kerja biar deket terus hahaha"ucap Silla begitu berbunga-bunga.


"Mommy tau rasa itu, So kalo udah yakin kenapa ga ke jenjang yang lebih serius aja? Ngapain pacaran lama-lama?"


"Jujur aku belum kepikiran kesana Mom, nanti aja deh mengingat kita berdu juga lagi sama-sama sibuk"


Belva mengangguk paham, terserah mereka kapan ingin menikah yang terpenting kebahagian merek berdua harus slalu diutamakan.


Belva tidak ingin kejadian masa lalunya terulang pada Silla, ya walaupun pelakunya masih saudara kembarnya sendiri.


"Apapun itu yang terpenting kamu bahagia ya sayang, Mommy akan terus mendoakan hubungan kalian berdua"ucap Belva sambil memeluk Silla.


"Aamiin makasih ya Mom" mereka berpelukan tidak menyadari jika Andra sudah berdiri dibelakang mereka sedari tadi.

__ADS_1


"Jadi kapan pacar kamu dibawa kerumah? Kenalkan sama Daddy dan Mommy?"suara bariton dari laki-laki yang kini sudah tidak muda lagi.


"DADDDY"..


__ADS_2