
ketika mereka sedang asyik mengobrol tiba-tiba mereka di ajak untuk bergabung dengan tamu yang lain untuk menangkap bunga yang akan di lemparkan Pengantin Wanita yang konon katanya jika mendapatkan buket bunga itu pertanda mereka akan segera menyusul untuk menikah.
Dokter Reza tersenyum penuh arti ketika Mba Mita mendapatkan Buket bunganya.
" Semoga saja ini pertanda hubungan kita" batin Dokter Reza.
Namun selang beberapa menit Bunga kedua malah di dapatkan oleh Seorang laki-laku yang entah siapa Dokter Reza tidak tahu.
para tamu pun banyak yang bersorak-sorak Menjodohkan Mba Mita dengan Laki-laki yang bernama Ben.
Dokter Reza tentu marah tapi ia tidak bisa apa-apa toh ia bukan siapa-siapa Mba Mita.
Mba Mita yang merasa tidak enak dengan Dokter Reza pun segera mengajaknya untuk pergi mencari tempat yang agak sepi.
keheningan terjadi, akhirnya Dokter Reza segera membuka suara
" Kita pulang aja yu udah malem juga"
" iya ayo Mas"
semenjak pertemuan mereka yang tidak sengaja di resepskpernikahan, Membuat hubungan Dokter Reza dan Mba Mita semakin baik, bahkan mereka sering bertemu ngobrol , makan bersama atau sekedar jalan-jalan biasa.
Dokter Reza sering terang-terangan menggoda Mba Mita dengan mengungkapkan Isi hatinya namun Mba Mita seolah menganggap itu seperti bercanda.
__ADS_1
kamis pagi ketika Mba Mita sedang mengunci pintu sebelum berangkat ke butik, tiba-tiba datang Sebuah mobil yang sudah tidak asing lagi baginya siapa lagi kalo bukan Dokter Reza.
Dokter Reza segera turun menghampiri Mba Mita.
" Loh Mas kenapa sepagi ini kesini ?" tanya Mba Mita yang bingung
" Hari ini biar aku aja ya yang nganterin kamu ke Butik ? " ucap Dokter Reza
" boleh aja sih Mas, tapi memangnya ga pergi ke klinik ?"
" nanti kalo udah nganterin kamu, lagian kan sekarang aku udah pindah ke klinik yang di kota ini "
" kapan pindahnya Mas? kenapa aku baru tahu"
" ayo kita berangkat aja, nanti aku ceritain di mobil aja nanti ke jebak macet lagi?
" aku pindah ke klinik di kota ini karena diklinik sana udah ada sepupu aku yang handle, nah kebetulan di klinik ini kosong makanya aku pindah aja, lagian kan emang orang tua tinggal disini"
" Hm gitu, maaf ya aku sempet geer loh kirain aku kamu pindah kesini karena aku tapi ternyata engga hahaha" ucap Mba Mita asal
" ya itu juga sih faktor yang buat aku pindah kesini, makanya mulai sekarang aku yang bakal antar jemput kamu kalo mau ke butik ya, ini bukan izin tapi perintah " ucap Dokter Reza
" iya makasih ya Mas" ucap Mba Mita tersenyum walau sebenarnya gugupnya setengah mati.
__ADS_1
tidak lama kemudian mereka sampai di parkiran Butik.
" oh iya Kamu pulang jam berapa nanti ?"tanya Dokter Reza sebelum Mba Mita keluar
" biasanya sih jam 4/5 sore juga udah pulang tergantung nanti kline nya aja, biasanya kan suka ada kline yang minta ketemu di luar jam kerja" ucap Mba Mita
" yaudah kalo mau pulang kabarin aku ya, nanti aku jemput"
Setelah itu Mba Mita segera turun.
dan sampai akhirnya Dokter Reza slalu mengantar jemput Mba Mita, Bahkan sering kali Dokter Reza mengajak Mba Mita ke rumahnya mengenalkan kepada kedua orang tuanya.
sampai saat ini hubungan mereka mungkin masih dibilang teman Rasa Pacar atau Hubungab Tanpa status ya semacam itu lah, Dokter Reza sebenarnya sudah punya rencana untuk melamar Mba Mita hanya saja menunggu momen yang Pas.
Dan ketika Belva mengirimkan Sebuah Foto Mba Mita dengan seorang laki-laki duduk berdua membuat Dokter Reza ingin segera mempercepat rencana melamarnya, makanya itu karena kebetulam Dokter Reza sedang di rumah Ia langsung berbicara dengan kedua orangtuanya tentang Rencana melamar Mba Mita dan alhamdulillah Orang Tua nya sangat setuju.
#flashback OFF
Mas Reza memegang tangan Mba Mita yang tampak melamun.
" eh iya Mas " ucap Mba Mita yang tanla sadar membayangkan awal pertemuan mereka
" jadi gimana kamu mau ga nerima lamaran aku ?" tanya Mas Reza kembali
__ADS_1
" Bismillah, aku Terima lamaran kamu Mas"
" alhamdulillah, akhirnya " ucap Mas Reza