Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.170


__ADS_3

Mereka lanjut berkumpul di Ruang Keluarga.


" hai Cucu Grandma, kangen bangett" ucap Mama jihan memeluk Silla.


" Oh jadi ke Belva ga kangen Ma?" tanya Belva pura-pura ngambek


" Ke Daniel juga engga Ma?" tambah Kak Daniel yang engga mau kalah


dasar emang Kakak Beradik punya sifat yang sama , Andra dan Nasya hanya menggeleng saja, memahami sikapnya karena mereka juga akan seperti itu jika sudah manja dengan orangtua sendiri.


" Ya ampun kalian ini ya pasti kangen lahh, ga malu apa udah nikah juga masih manja aja " ucap Mama jihan membuat semuanya tersenyum


" eh iya Papa kenapa duduk di kursi roda ?" akhirnya Belva bertanya juga


hening seketika, mereka saling tatap satu sama lain seperti memberikan sebuah kode.


" Biasa Bel Papa kan udah berumur jadi perjalanan jauh aja gampang lelah jadi ya Papa mending duduk di kursi roda aja " ucap Papa tersenyum


" Kirain aku Papa sakit, sampe-sampe harus duduk di kursi roda" ucap Belva


" udah ngobrolnya mending kita makan yuk, Mama laper nih" ucap Mama jihan mengalihkan pembicaraan


" nah iya ayooo" ajak Kak Daniel


lalu mereka pergi makan siang bersama.


" wah banyak banget makannnya, siapa yang masak nih ?" ucap Papa


" Silla pa " ucap Nasya

__ADS_1


"wah benarkah Cucu Grandpa Masak semuanya "


" No Grandpa yang masak semuannya Tante Nanas, Silla cuma Bantu doa aja " ucap Silla polos


" Makasih yaa sayang nanti Grandpa Kasih hadiah " ucap Papa


" asyikk"


setelah Makan siang mereka melanjutkan solat dzuhur berjama'ah dan Andra yang menjadi Imam.


selesai Solat mereka pergi ke kamar masing-masing.


Andra duduk di sofa dekat Balkon menikmati Secangkir kopi sembari menunggu Belva .


tidak lama kemudian Belva masuk ke kamar melihat Andra duduk di dekat balkon langsung menghampirinya dan duduk di sebelahnya.


" Silla mana Sayang ?" tanya Andra


Andra mengangguk paham lalu tangannya mengusap perut buncit Belva


" Hallo Anak Daddy" ucap Andra


" haii Daddy" ucap Belva


Andra menundukan wajahnya ke perut Belva menciumnya dan mengusapnya.


" Udah ah Geli, eh sayang lihat deh ini hasil Foto Studio yang waktu itu " ucap Belva menunjukan beberapa Foto.


__ADS_1


" bagus-bagus Sayang, apalagi kamu Cantik banget difoto ini " ucap Andra


" Kamu juga ganteng banget Sayang"


" nanti kapan-kapan kita foto bertiga sama Silla terus kalo Kamu udah lahiran kita foto lagi berempat" ucap Andra


" iya sayang, udah yu aku ngantuk banget pengen tidur" ucap Belva yang sudah menahan kantuknya


" Iya sayang ayo"


\=\=\=\=


Malam harinya semuanya berkumpul di ruang keluarga setelah makan malam.


" Eh iya Ma Pa mumpung lagi kumpul nih Belva mau ngasih tau , Mba Mita kan sebentar lagi mau nikah, katanya boleh ga kalo Mama sama Papa jadi walinya Mba Mita " ucap Belva


" Wah kok Kak Daniel ga tau kalo Mba Mita mau nikah , sama siapa nikahnya Bel?"


" Kakak pasti ga nyangka banget deh, aku juga awalnya kahet banget, Mba Mita itu nikahnya sama Dokter Reza"


" alhamdulillah akhirnya, Mama sama Papa mau kok Bel, Mitha kan udah Mama anggap seperti Anak Mama juga iya kan Pa?"


" Iya Bel, Papa siap Kok"


" Alhamdulillah nanti aku kasih tau ke Mba Mita"


" Suruh kesini aja Bel, kita kumpul"


" Iya Ma"

__ADS_1


mereka lalu melanjutkan berbincang dan T


tidak lupa juga acara buka kado dan oleh-oleh


__ADS_2