Janda Perawan

Janda Perawan
Eps.169


__ADS_3

Andra dan Belva sampai di Rumah Utama sekitar pukul 10 lewat, karena Silla merengek meminta bermain di Pasar Malam yang tidak sengaja mereka lewati ketika menuju Rumah Utama, alhasil karena keasyikan akhirnya mereka baru sampai .lalu mereka memutuskan langsung masuk ke kamar yang biasa mereka tempati.


Belva dan Silla selesai mengganti baju dan gosok gigi, mereka lalu segera merebahkan diri di Ranjang, karena kecapean tidak butuh waktu lama akhirnya Silla sudah terlelap sementara Belva masih menunggu Andra yang sedang di kamar mandi.


tidak lama kemudian Andra keluar kamar mandi, dan menghampiri Silla mencium keningnya sekilas dan mencium kening Belva


" Selamat tidur sayangku" ucap Andra berbisik di telingan Belva


Belva menganggun dan menarik pipi Andra dan menciumnya sedikit lama.


setelah itu Andra merebahkan dirinya di samping kanan Silla.


Setelah melihat Andra yang sudah ikutan berbaring, Belva lalu segera tidur karena pertama kali main di pasar malam dalam keadaan Hamil makanya membuat Belva kecapean.


\=\=\=\=\=\=\=


keesokan Harinya Belva, Silla dan Andra sudah Bangun dan sudah Rapi lalu mereka bertiga turun.


jam menunjukan jam 7 lewat seharusnya jam segini matahari sudah mulai terang tapi tidak untuk pagi ini terlihat dari awan yang mendung bersiap seperti akan hujan deras.


" kamu ga ke kantor hari Dad?" tanya Belva


" engga Sayang, Silla juga ga sekolah aku udah izin sama gurunya" ucap Andra duduk di hadapan Belva dan Silla


" Loh kalian kapan datangnya ?" ucap Nasya yang tiba-tiba datang


" tadi malem Kak" ucap Belva

__ADS_1


" ohh iya, haii Silla" ucap Nasya menghampiri Silla mengecup pipinya sekilas


" Hai tante Nanas"


" Kak Danielnya mana Kak ?" tanya Andra


" Masih di kamar sebentar lagi juga turun"


Andra mengangguk dan benar saja tidak lama kemudian Kak Daniel datang dengan setelan biasa jika di rumah


" baru dateng ya " ucap Kak Daniel


" engga kak, tadi malem kok kesininya kita main dulu di Pasar Malem deket jalan sana jadi pas nyampe sini udah malem" ucap Belva


" oh gitu, hai Silla"


" Om Niniel cepet duduk Silla laper pengen makan " ucap Silla polos membuat mereka tertawa


mereka lalu segera sarapan bersama, setelah sarapan Mereka belum beranjak.


" Hari ini Papa sama Mama kan pulang, gimana kalo kita kasih surprise kebetulan Kita juga belum ngerayain ulang tahun Papa yang beberapa waktu yang lalu " ucap Kak Daniel


" iya aku setuju Kak"ucap Belva


akhirnya mereka semua membagi tugas, Belva dan Andra pergi membeli Kue, Kak Daniel menjemput Papa dan Mama ke Bandara sementara Nasya dan Silla di rumah membantu Para pembantu memasak.makanan.


" Sayang kita kasih kado apa ya ?" tanya Belva saat mereka sedang di perjalanan

__ADS_1


" engga tau Yang, aku juga bingung "


" apa Ya yang Papa pengen"


" udah nanti kita liat aja dimall"


Andra dan Belva sudah sampai Di toko Langganan mereka, tidak butuh waktu lama karena sebelumnya Belva sudah memesan melalui telpon.


setelah itu mereka berlanjut pergi ke Mall.


\=\=\=\=


Semuanya sudah duduk di Ruang Tamu menunggu Papa dan Mama yang sebentar lagi sampai.


lima menit kemudian terdengar suara mesin mobil memasuki halam rumah.


lalu Andra membuka pintu dan muncullah Papa yang duduk di kursi roda dan Mama yang berdiri


" SURPRISE" teriak mereka, Belva sembari membawa Kue dengan Lilin yang sudah menyala


" Wahh Mama kirain kalian kemana " ucap Mama


" Ayo Pa tiup lilinya dulu " ucap Kak Daniel


Papa mengajak Mama meniup Lilin bersama.


" Horeee, selamat ulang tahun Papa"ucap Nasya

__ADS_1


" makasih ya semuanya" ucap Papa tersenyum, Belva yang sedari tadi menahan banyak pertanyaan di benaknya


" Papa kenapa duduk di kursi roda ? Papa sakit ? ada apa Sama Papa" dan banyak yang lainnya


__ADS_2