
Entah suatu kebetulan atau tidak Bastian yang merupakan suami dari Linda mantan istri Bayu adalah salah satu sanak saudara dari teman Leon yang cukup dekat yaitu Bono.
Belum lama ini Bono mendatangi Leon ia meminta bantuan pada teman yang bisa dikatakan teman baiknya saat duduk di bangku sekolah dasar pada waktu itu. Bono datang bersama Bastian dan juga seorang gadis kecil yang diketahui adalah anak Bastian dari pernikahannya dengan Linda.
Mereka mendatangi Leon dengan maksud meminta bantuan Leon untuk membebaskan Linda yang berada di dalam tahanan. Bono yakin dengan kekuasaan yang dimiliki Leon saat ini, dia dapat membebaskan Linda dari jeratan hukum, dan benar saja Linda pun bebas bersyarat dengan bantuan Leon.
Sebenarnya Bayu tidak mempersalahkan jika Leon membebaskan Linda. Karena Linda pun sudah jauh berubah dan menyesali semua perbuatannya selama ini terhadap Bayu dan juga putranya. Linda juga tidak memiliki keinginan untuk kembali rujuk dengan Bayu. Dia malah sudah kembali rujuk dengan Bastian saat ia masih berada di penjara.
Yang kini menjadi masalah adalah perasaan cemburu Bayu yang sangat besar, saat melihat cara Bastian menatap Nayla istrinya. Ia sadar betul jika Bastian menaruh hati ataupun kekaguman berlebihan pada sosok Nayla. Apalagi Putri Bastian dan Linda sangat menyukai Nayla. Sashi selalu ingin dekat dengan Nayla, seperti Sultan yang begitu dekat dengan Nayla yang merupakan ibu sambungnya.
Karena keinginan Shasi inilah yang membuat keluarga kecil Linda menjadi sering datang menyambangi mention Bayu. Alasan klasik keduanya untuk datang tak jauh dengan menengok Sultan ataupun Sahsi yang sangat merindukan Nayla.
Mungkin jika hanya Linda yang datang bersama Shasi. Bayu tak akan merasa cemburu, tapi Linda terkadang tidak datang dengan alasan menjaga perasaan Nayla yang sedang hamil. Dan malahan yang datang itu hanya Bastian dan juga Shasi. Waktu kedatangan mereka berdua yang selalu di saat Bayu tidak ada di mansion, membuat Bayu merasa curiga dan juga cemburu pada Bastian.
Bayu kerap kali menegur Bastian, namun Bastian sering kali tak menghiraukan teguran Bayu. Keinginan anaknyalah yang menjadi alasan untuknya mendatangi kediamannya. Sikap Bastian yang membantu akhirnya membuat Batu kehilangan kesabaran. Perkelahian pun tak terhindarkan. Bastian masuk rumah sakit karena pukulan Bayu yang bertubi-tubi pada dirinya. Karena hal ini pula Bayu harus berurusan dengan pihak berwajib.
Semua kejadian yang menimpa Bayu ini akhirnya membuat Bayu menyalahkan semua ini pada Leon. Ya pada Leonlah Bayu menyalahkan semua ini, karena memang dari Leon-lah semua masalah ini berakar. Andai saja Leon tak membantu Bastian dan tidak memberitahukan dimana ia tinggal, pasti Bayu tak akan berhubungan dengan pihak berwajib karena tindak penganiayaan.
Berbeda dengan Bayu yang membenci Leon karena kecemburuannya dengan Bastian. Jimmy membenci Leon karena Leon selalu menang melawan Andre. Hal ini menyebabkan dirinya harus kalah taruhan dengan Nayla, istri Bayu.
__ADS_1
Tak hanya karena masalah kalah taruhan, di dalam hubungan keluarga intinya, Leon selalu saja membully Jimmy, ia benar-benar menggunakan kekuasaan dan kekuatannya sebagai kakak tertua di keluarga Nico. Kerap kali Leon selalu memanfaatkan sifat emosional dan temperamen Endah untuk mengerjai Jimmy. Leon seakan memiliki kelainan dimana ia senang jika adik-adik iparnya terlihat menderita.
Jimmy yang mengetahui jika Bayu menaruh rasa kesal dan marah pada Leon pun mengajak Bayu untuk bersekutu, mereka berniat untuk membalas semua kelakuan tak menyenangkan Leon pada mereka. Bagi Jimmy bersekutu dengan Bayu adalah kunci kemenangannya, karena apa, jika ia bersekutu dengan Andre. Andre terlalu lemah saat ia dihadapkan dengan Jessica. Rasa sayang Jessica yang berlebihan pada Leon dan Endah menjadi kunci kelemahan Andre. Meski kesal sebal dan benci pada Leon. Andre tak bisa melakukan apa-apa.
"Berpura-puralah kita bertengkar terus, dia pasti akan membumbui pertikaian kita," cicit Jimmy memberi ide pada Bayu.
"Baiklah, izinkan aku memukul mu dan kau tak boleh membalas ku." Sahut Bayu yang mengambil kesempatam dalam kesempitan.
"Hem, pukulah tapi jangan berlebihan. Kau tahu jika kau berlebihan kau akan berhadapan dengan singa betina ku." Balas Jimmy mengingatkan.
"Hahaha... jika kau punya singa betina aku punya si kancil yang cerdik." Sahut Bayu tak mau kalah dengan senyum mengejeknya.
"Arghh... sakit b0d0h!" Pekik Jimmy yang kesal, Bayu memukulnya sekuat tenaga dan lebih parahnya ia belum siap mendapat pukulan dari calon besannya di masa depannya ini.
"Owhhh... kau belum siap ya? Aku kira sudah. Bukankah seorang Mafia harus selalu siap siaga." Sahut Bayu pura-pura bodoh.
"Cih, seorang Mafia juga manusia biasa. Arghh sakit sekali." Keluh Jimmy yang memegangi rahangnya yang terasa bergeser.
"Apa kalian berdua sudah jatuh bangkrut hanya karena permasalahan mobil saja, sampai baku hantam seperti ini heh? Kalau kalian tidak mampu menggantinya, biar aku saja." Tegur Leon dengan sombongnya.
__ADS_1
Usai mengatakan hal ini Leon malah pergi berlalu bersama Anna, melewati Bayu dan juga Jimmy begitu saja.
"Makin sombong saja dia," gerutu Jimmy saat melihat Leon sudah berlalu dari hadapan mereka.
"Kita memang harus memberikan pelajaran pada dia, agar dia tidak sesombong ini. Tapi jika kita yang memberikannya, kita akan dikeroyok oleh kedua saudari ipar mu dan juga istrimu. Jujur istrimu lebih menakutkan kejam dan bar-bar Jim."
"Ya benar, sepertinya rencana balas dendam kita tidak bisa kita lakukan secara langsung Bay. Harus dari tangan orang lain yang tak mungkin tersentuh oleh kedua saudari iparku dan juga istriku."
"Kau pasti akan bilang dari tangan istriku. Kau tahu sendiri istriku itu banyak maunya. Apa kau sanggup meladeni kemauannya? Jika kau sanggup lakukanlah. Aku akan bantu kau untuk bicara pada istriku nanti. Tapi jangan sekarang ya, karena aku sedang menghukum kesalahannya. Tunggulah sampai dia melahirkan nanti."
"Ok deal. Aku setuju. Apapun mau istrimu akan aku kabulkan selagi masih dibatas wajar dan berhubungan dengan uang dan barang-barang yang dia mau. Selain itu aku angkat kaki... hahahaha..." pungkas Jimmy yang menyetujui apa yang dikatakan Bayu.
Keduanya pun berjabat tangan sebagai tanda kesepakatan. Mereka berdua pun berjalan kembali ke paviliun ruang rawat Nayla. Seaampainya di sana Jimmy yang berjalan sambil berbincang dengan Bayu, tiba-tiba saja terkejut mendapatkan bogem mentah dari Hendra.
Bughh.... [Tubuh Jimmy tak hanya terhuyung tapi jatuh tersungkur di lantai].
"Tak bisakah kau hati-hati membawa kendaraan, lihatlah kening calon istriku. Memar seperti ini. Kenapa ada manusia ceroboh seperti mu Jim!" Cerocos Hendra yang baru tahu luka lebam di kening Amel karena tragedi di lobby yang terulang kembali.
"Arghhh...si4l dua kali aku mendapat tinjuan nyasar hari ini." Cicit Jimmy sembari meringis kesakitan.
__ADS_1