
Mendekati waktu makan malam, Nayla dan Bayu juga Bianca datang ke Mansion Andre dan Jessica, untuk menjemput Sultan. Tak lupa Nayla membawa pesanan Jessica yaitu chicken katsu buatannya.
"Hai Jess, gimana kabar lo, masih hidup kan lo?" Sapa Nayla yang selalu tidak pernah ada sopannya.
Seolah sudah mengenal karakter Nayla yang gesrek, Jessica sama sekali tak mengambil hati setiap ucapan Nayla.
"Alhamdulillah masih bisa bernafas hingga detik ini, walaupun sedikit ngik-ngik-kan." Jawab Jessica dengan candaannya.
"Loh kok ngik-ngik-kan gak nguk-nguk-kan hahahaha...." Tawa Nayla menggelegar seisi Mansion calon besannya ini.
Hingga Bianca, putrinya yang hobby tidur terbangun sejenak lalu kembali memejamkan mata, tidur putri kecil Nayla dan Bayu ini selalu terusik dengan kegesrekkan Maminya.
Melihat putrinya lagi-lagi dibuat senam jantung oleh istrinya sendiri. Bayu yang begitu menyayangi putri kecilnya segera mengambil putrinya dari gendongan Nayla. Bukannya sedih putrinya di ambil suaminya. Nayla malah nampak bahagia.
"Akhirnya lega juga, lumayan loh Bianca tuh hobby susu dan tidur, makanya badannya udah kaya buntelan. Bikin tangan cepet keram gendong dia." Ucap Nayla pada Jessica yang tak luput dari tatapan tajam Bayu.
Begitulah Nayla, jika bicara selalu asal tampa di pikir dahulu, namun Bayu mana bisa marah berlebihan pada istrinya itu. Ia selalu berusaha bersabar menghadapi istri yang sangat langka untuk ditemui di dunia ini.
"Jess, gue tahu masalah lo sama kedua saudara lo. Lo seriusan gak mau berbaikan sama mereka?" Nayla mulai membuka topik mengenai Anna dan juga Endah.
"Ya, gue mau baika tapi nantilah, saat ini gue lagi gak mood sama mereka." Jawab Jessica yang terlihat jengah, ia menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan melipat kedua tangannya di depan dadanya.
__ADS_1
"Gue punya cerita, dan ini cerita tentang persaudaraan gue dengan Kak Hendra. Kakak gue satu-satunya yang paling nyebelin tapi selalu ngangenin itu. Hahaha... Terserah kalian mau dengar atau enggak yang pasti gue mau cerita." Ucap Nayla sembari menatap Jessica dan Andre bergantian.
"Seperti yang lo tahu ya. Mulut dan sikap Kak Hendra itu gak asyik. Pakai banget ya. Gue juga gak tahu kenapa, Amel bisa jatuh cinta sama macam Kakak gue itu. Jujur ikatan persaudaraan gue dan Kak Hendra itu gak pernah berjalan mulus dari dulu. Dan yang mau gue ceritain sama lo adalah kisah rumah tangga Kakak gue sebelum sama dengan Amel sahabat gue, yang berhubungan dengan gue dan rumah tangga gue."Nayla menghentikan ucapannya sejenak sembari menatap wajah suaminya, dengan tatapannya Nayla seolah meminta izin pada suaminya.
Bayu yang mengerti langsung menganggukan kepalanya. Dan Nayla kembali melanjutkan ceritanya.
"Waktu itu gue hampir merenggang nyawa karena di keroyok sama fans fanatik suami gue, gue dirawat dirumah sakit dan saat gue di rawat, sewaktu mereka nungguin gue ternyata Mbak Silvi, istri pertama kakak gue, mengetahui perasaan kakak gue sebenarnya sama Amel. Dia sakit dan akhirnya meninggal, saat itu Kak Hendra hilang dan gue pun marah sama dia. Lo tahu kenapa gue marah. Karena gue ini perempuan. Gue bisa paham bagaimana perasaan Mbak Silvi. Padahal yang ada hubungan darah dengan gue itu Kak Hendra bukan Mbak Silvi, tapi kenapa gue bisa semengerti itu, itu karena gue hanya berandai-andai. Cukup berandai-andai jika itu di alami sama gue. Sama halnya dengan kejadian Anna, seandainya itu terjadi sama lo. Tidak mungkin tidak, lo akan bersikap seperti Anna, bahkan lebih parah, melihat sikap lo seperti ini." Sambung Nayla.
Jessica sedikit menundukkan pandangannya, ia menyadari dirinya terlalu egois, langsung menarik diri dari kedua saudaranya.
"Dan untuk masalah lo dengan Endah, lo tahu gak, kenapa dia semarah itu dan menampar lo. Itu karena dia merasa terasingkan, ga dianggap sama lo dan Bang Leon. Kenapa hanya lo yang tahu sedang dia gak? Bukankah adik Bang Leon tidak hanya lo aja Jes, tapi juga dia? Sudah cukup selama ini dia tidak mendapatkan ketidak adilan. Dia masih bisa survive dengan ketidak adilan yang ia dapatkan dari keluarga angkatnya, tapi dia tidak mungkin bisa survive jika mendapatkan ketidak adilan lagi dengan keluarga kandungnya sendiri," ucap Nayla lagi yang berhasil membuat perasaan Jessica luluh lantah karena sadar akan keegoisannya.
Melihat istrinya menangis Andre segera memeluk istrinya dan memberikan tatapan setajam silet pada Nayla.
"Kau benar Naylul. Aku terlalu mencintai istriku dan tak mau ia terluka, hingga aku melupakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang salah dan mana yang benar." Sahut Andre menanggapi penuturan Nayla.
"Jadi?" Tanya Nayla yang tak dimengerti oleh Jessica dan Andre.
"Jadi apa maksud mu?" Tanya Andre dengan tatapan bingunnya.
"Hah, kaku sekali hidup kalian, sepertinya kita perlu berlibur. Bagaimana kalau kita mulai memperbaiki semuanya dengan makan malam bersama? Chicken katsu yang ku buat ini masih cukup untuk makan kita bersama malam ini." Ajak Nayla yang tanpa persetujuan Andre dan Jessica langsung mengundang Keluarga Endah dan Anna.
__ADS_1
Keempat keluarga kecil ini akhirnya makan malam bersama meskipun dengan suasana yang sedikit canggung. Ketika para suami sibuk mengobrol sambil menyesap rokok di halaman belakang, keempat hot mama ini menghabiskan waktu mengobrol di ruang televisi sembari menonton drama Korea kesukaan mereka.
"Lo tahu gak kenapa seorang suami bisa selingkuh dari kita?" Tiba-tiba Nayla bicara di kala ketiga saudara ini lebih banyak diam dari biasanya.
Ketiganya kompak menggeleng tidak tahu karena tidak memiliki pengalaman itu.
"Kebanyakan dari mereka jenuh dengan hidup mereka. Pikiran mereka stress dengan tuntutan pekerjaan dan hidup mereka monoton kerja-keluarga kerja-keluarga, membosankan bagi sebagian orang,hidup mereka kaya kurang tertantang dan saat ada yang baru, dia merasa dirinya tertantang. percaya nggak percaya itu yang banyak terjadi."
"Terus solusinya gimana?" Tanya Endah antusias.
"Solusinya adalah sebagai istri kita harus punya gebrakan membuat hidup suami kita berwarna, dia udah capek cari uang untuk kita dan saatnya kita kasih pelayanan buat dia,"
"Pelayanan gimana maksud lo Nay? Gue selama ini udah ngelayanin suami gue dengan baik kok." Tambah Anna yang ikut bertanya pada Nayla.
"Itu kan menurut lo, tapi menurut suami lo belum tentu lo udah kasih pelayanan yang baik untuk dia, lo tahu gak service suami luar dalam itu penting, supaya dia bersemangat untuk pulang kerumah. Kejadian Bang Leon yang hampir tergoda cinta lamanya harusnya bisa jadi pelajaran buat kita para istri." Jawab Nayla.
"Gue gak ngerti harus apa, ajarin!" Timpal Jessica yang langsung mengeluarkan kartu ATM di atas meja. Ia tahu tak ada yang gratis bagi calon besannya ini.
"Ok... Besok siap-siap, lo liat cara gue buat hidup suami gue lebih berwarna dan bergairah." Sahut Nayla yang memasukkan ATM itu ke dalam tas susu putrinya.
...mampir ke sini juga ya...
__ADS_1