Jodoh Tak Diundang

Jodoh Tak Diundang
JTD Bab 185


__ADS_3

Pada hari Minggu siang kelima wanita cantik ini pun pergi bersama ke kota B, dengan pengawalan yang cukup ketat dari para bodyguard mereka, tentunya Angel dan Bowo turut serta dalam perjalanan mereka ini.


Saat melakukan transaksi jual beli dengan tuan tanah di kota tersebut sama sekali tidak ada masalah. Tuan tanah tersebut malah terlihat senang dan bahagia karena tanah yang selama ini ia jual di daerah yang dipilih oleh Amel dan Nayla sulit laku selama ini.


Tidak ada peminat untuk membeli tanah tersebut karena tanah yang dipilih Amil dan Nayla sebagai ganti tanah milik mereka berada terlalu di dalam pelosok desa. Meski berada di dalam pelosok. Kendaraan roda empat masih bisa masuk ke dalamnya.


Amel dan Nayla memilih tanah tersebut setelah berbicara dengan warga sekitar yang dituakan. Alasan warga sekitar menyarankan tanah tersebut, selain lebih subur dari lahan tanah yang dimiliki Nayla dan Amel, mereka juga berpikir tidak mungkin ada pengusaha yang akan berminat dengan tanah tersebut yang berada di dalam pelosok.


Kelima wanita ini pulang ke kota j dengan membawa sertifikat tanah yang baru mereka beli, Jessica menukar lahan tanah kosong tiga puluh hektar milik Amel dan Nayla dengan lahan tanah kosong serupa yang luasnya tiga kali lipat dari yang mereka miliki.


Menurut Andre barter tersebut masih terlalu menguntungkan pihak Andre, pasalnya lahan tanah milik Amel dan Nayla sudah banyak yang mengincar karena ketaknya begitu strategis dan kisaran harganya per meternya sudah mencapai tiga ratus juta.


Andre yang tidak mau mengambil keuntungan dari istri teman baiknya, akhirnya memberikan selisih harga jual beli tanah tersebut dengan uang tunai yang sudah ditransfer ke rekening Nayla dan juga Amel.


Tak hanya itu Amel dan Nayla diberikan tiket untuk jalan-jalan ke Eropa oleh Andre. Andre mengatakan anggaplah semua itu adalah hadiah bulan madu untuk Amel, dan Nayla boleh ikut serta, seperti saat pernikahannya dahulu saat melaksanakan bulan madu, baik Endah dan Anna ikut serta dalam perjalanan bulan madu mereka.


Rupanya Endah yang mengetahui jika Amel dan Nayla mendapatkan tiket gratis jalan-jalan ke Eropa, membuatnya iri dan juga meminta diberikan tiket serupa, karena dia merasa sangat berjasa dalam hal ini. Berkat ide cemerlang dia-lah kedua teman baiknya itu mau melepaskan lahan kosong yang diincar oleh adik iparnya ini.


Dengan terpaksa Andre pun memberikan apa yang Endah mau dan ternyata Anna pun demikian tidak mau kalah dengan Endah. Akhirnya demi kenyamanan dan ketentraman bersama kelima pasangan suami istri ini pergi jalan-jalan ke Eropa menemani Amel yang tengah berbulan madu dengan Hendra.


Namun siapa sangka ketika pulang dari luar negeri masalah bermunculan karena lahan tanah kosong tersebut yang mulai diratakan dengan tanah.

__ADS_1


Rupanya tanpa sepengetahuan Amel dan Nayla selama ini ada tikus-tikus yang menguasai tanah lahan kosong tersebut yang ditanami dengan jutaan pohon pisang.


Tikus tikus kampung yang baru mengetahui jika lahan tersebut sudah dibeli dan akan dibangun sebuah mall dan apartemen itu membuat mereka marah. Pasalnya selama ini mereka selalu memanen pisang-pisang tersebut sebelum warga memanen pisang-pisang yang ada di sana.


Saking banyaknya pisang yang ada di lahan tersebut warga pun selama ini juga tidak menyadari jika banyak pencuri yang suka mengambil pisang-pisang mereka demi keuntungan mereka sendiri.


Bukannya tak melihat pohon pisang yang sudah tidak ada pisangnya, tapi selama ini mereka berpikir mungkin warga lain mengambilnya, untuk mereka makan sendiri bukan untuk dijual seperti yang dilakukan para tikus-tikus kampung tersebut.


Para tikus-tikus kampung tersebut dengan kemarahannya mencoba mengganggu para pekerja yang tengah meratakan pohon-pohon pisang yang telah dipanen secara massal oleh pihak perusahaan Batara group.


Banyak alat-alat berat yang ditinggalkan para pekerja di sana, semula alat-alat berat tersebut ditinggalkan dalam keadaan baik-baik saja, namun saat ingin digunakan kembali alat-alat berat tersebut dalam kondisi rusak parah.


Kejadian ini langsung dilaporkan pada Jimmy yang baru bisa dihubungi ketika dirinya sudah sampai kembali di negara ini.


"Masalah apa yang tengah kalian hadapi, hingga dirimu menghubungiku?" Tanya Jimmy dengan nada intonasi yang begitu serius kepada sang mandor.


"Sudah dua kali alat berat kami dihancurkan oleh orang tak dikenal, sepertinya ada pihak yang tidak menyukai kami meratakan lahan ini." Jawab sang mandor yang membuat Jimmy merasa terkejut.


Pasalnya tidak mungkin rival bisnis mereka berani melakukan hal ini mengingat bagaimana kejamnya dirinya jika sampai mereka melakukan hal tersebut pada perusahaan Andre.


"Benarkah itu. Baiklah untuk sementara waktu tunda dulu pekerjaan kalian, biar orang-orang ku menyelidiki terlebih dahulu apa yang terjadi." Perintah Jimmy pada sang mandor.

__ADS_1


Namun belum sempat sang mandor menutup panggilan teleponnya dengan Jimmy, tiba-tiba saja sang mandor berteriak meminta tolong.


"Tolong....!" Pekik sang mandor yang kemudian terdengar suara hening sesaat dan kemudian terdengar suara riuh banyak orang yang mengatakan bawa mereka ke markas.


Rupanya mandor yang bekerja dengan Jimmy diculik oleh orang yang tak dikenal saat ia belum sempat mengakhiri panggilan teleponnya. Jimmy yang mengetahui langsung akan hal ini. Kemudian langsung menghubungi Septian dan juga Borni agar bersiap untuk bertindak dengan penculikan ini.


Entah apa yang diinginkan oleh tikus-tikus kampung tersebut, yang pasti tikus-tikus kampung itu telah mencari masalah dengan orang yang salah.


"Borni, segera berangkatlah ke kota B, mandor kita Dadan di culik orang yang tak di kenal. Pergilah bersama Septian aku akan segera menyusul." Perintah Jimmy pada Borni.


Endah yang baru saja selesai membersihkan diri di kamar mandi mendengar apa yang dibicarakan oleh sang suami pada lawan bicaranya ditelepon.


"Ada apa Pah? Apa ada masalah?" Tanya Endah yang mengusap-ngusap rambutnya yang basah dengan handuk.


"Sepertinya ada masalah kecil Mah. Mandor kita diculik oleh orang tak dikenal saat melakukan panggilan telepon bersama Papa." Jawab Jimmy yang kembali mengenakan pakaiannya yang baru saja ia lepaskan.


"Kamu mau ke mana Pah? Nggak mandi dulu?" Tanya Endah yang mengejar langkah Jimmy sampai di ambang pintu.


"Papa mau segera ke kota B. Tidak ada waktu untuk mandi. Papa khawatir dengan kondisi para pekerja yang ada disana. Mama baik-baik di rumah jangan nyusul Papa. Ok?" Jawab Jimmy yang memberi pesan pada istrinya agar tak menyusul dirinya ke kota B.


Jimmy segera berlari ke ruang bawah tanah mengambil senjata yang ia perlukan sebagai jaga-jaga. Sembari mengenakan rompi anti peluru, Jimmy menghubungi Bowo dan juga Angel.

__ADS_1


Kedua anak buahnya itu pun langsung merapat ke kediaman Jimmy. Kebetulan kekasih Angel sedang berada di sini, Ferdy. Ia pun ikut serta ke kota B bersama sang kekasih.


__ADS_2