
Saran yang diberikan oleh Angel untuk Nayla sama sekali tidak disetujui oleh Endah yang memiliki dendam tersendiri pada Tuan Charles.
"Dia urusan gue, Kalian tidak usah ikut campur." Ucap Endah dengan tatapan mata nyalangnya yang terfokus pada Tuan Charles.
"Tuan Charles yang terhormat, seharusnya kedatanganmu ke sini bertanya terlebih dahulu padaku, di mana putra kesayanganmu sekarang berada. Bukannya menanyakan take and give pada sahabatku Nayla. Sungguh kasihan putramu Andersen, selalu tidak pernah menjadi prioritas kedua orang tuanya yang sangat gila dengan harta kekayaan tahta dan jabatan." Endah berkata sembari memajukan langkah kakinya.
Endah mendekat ke sebuah tubuh pria di masa lalunya yang terbujur lemah tak berdaya namun masih tetap bernyawa, setelah Nayla menyuntikkan sesuatu ke dalam tubuhnya.
Dengan satu tangannya Endah mengangkat kepala Anderson. Menunjukkan wajah babak belur putra tunggal Tuan Charles yang sudah hampir tak dikenali lagi.
Deg!
Jantung Tuan Charles terpompa dengan irama yang sangat cepat. Meski wajah putranya babak belur. Namun sebagai seorang ayah. Tuan Charles tetap dapat mengenali putranya yang nafasnya sudah tersengal-sengal.
"Apa yang kalian lakukan pada putraku?" Tanya Tuan Charles yang terlihat marah, terbakar api amarah.
"Aku tidak melakukan apapun, tapi dia yang melakukan sesuatu padaku hingga ia menjadi seperti ini di tangan suamiku." Jawab Endah.
"Travis, segera bawa putraku ke rumah sakit!" Pekik Tuan Charles pada kaki tangannya.
Hari ini pertempuran mereka berakhir dengan keterkejutan Tuan Charles dengan kondisi buruk sang putra.
"Lo suntik obat yang mana Nay?" Tanya Amel pada Nayla.
"Lumpuh," jawab Nayla yang tak lepas memandangi Tuan Charles yang terus menatap Endah dengan rasa penuh dendam.
__ADS_1
Liburan di puncak bukit ini pun akhirnya berakhir dengan tragedi tak menyenangkan. Keempat wanita ini tetap berada di lokasi sebelum tim sapu bersih datang.
Di saat mereka menunggu, Nayla mulai menggali masa lalu seorang Endah.
"Ndah, sambil nungguin mereka datang, lo kira-kira mau gak ceritain lagi kehidupan lo, sebelum lo ditemuin sama keluarga kandung lo?" Ucap Nayla dengan berhati-hati karena takut menyinggung perasaan Endah.
"Ya. Gue akan ceritain masa lalu gue yang kelam ini hanya pada kalian." Jawab Endah, sembari menatap hamparan hijau perkebunan teh di hadapan mereka.
Sebelum memulai cerita Endah menghela nafas panjang.
Pov Endah.
Menurut cerita dari Kakek Abraham, gue ditukar saat gue baru dilahirkan di dunia ini. Seorang wanita di masa lalu Ayah gue adalah orang yang telah dengan tega menukar diri gue dengan anak kandungnya sendiri. Melani namanya.
Dia adalah mantan calon istri Bokap gue. Bokap gue melarikan diri disaat hari pernikahannya bersama dengan Melani.
Di saat pelariannya bokap gue menikah dengan nyokap gue. Bokap gue memutuskan tinggal di kota J bersama nyokap gue dengan kehidupan sederhana tanpa bantuan ataupun nama belakang Adijaya.
*Jujur kata kakek Abraham, Melani melakukan hal ini bukan karena mutlak keinginannya sendiri, tapi keinginan dari tantenya yang bernama Suci, sahabat baik nenek gue. Suci ini ternyata memiliki dendam tersendiri pada Nenek dan Kakek gue. *
Saat gue baru dilahirkan gue dititipkan di sebuah panti asuhan oleh Melani dan Suci. Tapi setelah gue diadopsi oleh kedua orang tua angkat gue, yang males sekali gue sebutkan namanya itu.
Panti asuhan tempat gue dititipkan langsung saja di bumi hanguskan oleh Melani dan juga suci. Mereka lakukan itu semua untuk menghilangkan jejak di mana keberadaan gue.
Gue hidup dengan kedua orang tua angkat gue yang saat itu belum memiliki keturunan. Sejak awal gue tumbuh besar. Gue merasa kurang kasih sayang, gue dirawat dan dibesarkan oleh pembantu rumah tangga yang mereka bayar dengan bayaran yang cukup tinggi.
__ADS_1
Setelah waktu bergulir mereka akhirnya memiliki seorang putra dari pernikahan mereka. Mereka makin tidak memperdulikan diri gue. Sejak kecil gue sudah berteman dan bersahabat dengan Anna. Karena bokap angkat gue adalah adik dari ibu kandung Anna.
Kedua orang tua angkat gue memang tidak pernah berlaku buruk sama gue, tapi mereka selalu mengacuhkan gue, menganggap diri gue selalu tidak ada di antara mereka. Kendati demikian saldo tabungan gue selalu mereka transfer dengan jumlah yang cukup banyak. Untuk gue bertahan hidup dengan gaya hidup gue yang borju.
Dimulai saat gua masuk kuliah, gue ketemu dengan adik gue, Jessica. Dia anak yang pandai dan pekerja keras. Persahabatan kita dimulai dari dia yang selalu ringan tangan dalam membantu mengerjakan tugas gue dan Anna.
Ternyata kehidupan gue dan adik gue tidak jauh berbeda. Anak yang menggantikan posisi gue di keluarga gue ternyata membuat adik gue tersisih.
Jessica harus hidup dengan kerja keras, sedangkan anak yang menggantikan gue yang bernama Chintya, hidup dengan enak dan penuh kasih sayang dari bokap gue.
*Sementara Bang Leon, menjadi pria yang pekerja keras hingga melupakan tentang kehidupan pribadinya yang juga mengalami hal yang tak mudah seperti Jessica. *
Dan semuanya terbongkar ketika Cynthia perempuan yang menggantikan posisi gue itu hamil diluar nikah. Karena sikap iri dengkinya terhadap adik gue. Cynthia mengaku hamil anak dari Diego, yang merupakan kekasih dari adik gue.
*Semuanya serba berkaitan dan bersamaan. Saat adik gue harus putus dengan Diego, begitu pula juga dengan kisah gue dengan Anderson. *
Gue harus putus dengan Anderson karena Restu tak juga kunjung datang kepada gue dan juga Anderson.
Kedua orang tua Anderson sudah menolak mentah-mentah kehadiran diri gue di keluarganya. Hanya karena gue adalah anak pungut dan tidak dianggap sama bokap angkat gue. Dimata mereka gue sama sekali tidak bernilai.
Anderson sama sekali tidak pernah bisa berkutik di depan orang tuanya. Dia pernah mencoba berontak dengan oergi dari zona nyamannya bersamanl orang tuanya, namun semua terasa sia-sia. Orang-orang Tuan Charles Darwin seakan berada di mana-mana dan daoat menemukannya.
Disaat dia berontak, pergi dari rumah. Orang-orang Tuan Charles terus membuntuti gue dan mengancam akan menghabisi nyawa gue.
Semua itu diperparah dengan Tuan Charles yang mencampuri urusan bisnis bokap angkat gue. Gue di siksa habis-habisan bukan dipukul tapi dicaci dan dimaki dengan kalimat-kalimat yang menyayat hati, yang untuk menceritakannya saja gue sudah gak sanggup.
__ADS_1
Akhirnya, dengan berat hati gue memutuskan untuk pergi dari kehidupan dia dan melupakan segalanya tentang dia. Butuh waktu cukup lama buat gue menata diri ketika gue putus sama dia. Karena saat itu dia adalah satu-satunya tempat untuk gue bersandar dan mencurahkan kasih sayang.
Di awal kita berpisah, dia masih terus memperhatikan gue dari jauh dan gue tahu itu. Di saat itu gue berharap orang tuanya akan berubah pikiran untuk menerima gue, namun nyatanya gak. Gue malah dengar kabar jika dia di kirim ke luar negeri, agar bisa melupakan gue dan gue lost contacts sama dia.