Jodoh Tak Diundang

Jodoh Tak Diundang
JTD Bab 53


__ADS_3

Beberapa Dokter spesialis sudah memeriksa kondisi Nayla, sesuai dengan rujukan Dokter Edo. Hasil dari pemeriksaan para tim Dokter spesialis, merujuk pada tidak adanya sesuatu yang sangat mengkhawatirkan pasca operasi yang telah dilakukan Nayla. Meskipun demikan mereka terus mencari tahu, penyebab apa yang membuat Nayla masih merasakan pusing yang tak terhingga hingga kini.


Bayu dan Keluarga Nayla pun menjadi bingung. Kenapa kondisi Nayla menjadi seperti ini, jika hasil pemeriksaan Nayla semuanya baik-baik saja dan tidak ada sesuatu yang harus di khawatirkan, mengapa ia terus mengeluh pusing dan tak nafsu makan yang berakibat pada tubuh Nayla yang makin bertambah kurus. Ia kehilangan cukup banyak bobot tubuhnya. Wajahnya begitu tirus dan pucat. Membuat Bayu dan kedua orang tuanya sedih dan khawatir.


Dari setiap Dokter specialis yang sudah memeriksa Nayla, beberapa Dokter meminta Dokter Edo untuk merujuk pasiennya ke Dokter spesialis obgyn, karena hanya Dokter spesialis inilah yang belum memeriksakan kondisi Nayla. Dokter Edo pun meminta persetujuan dari Bayu untuk mendatangkan Dokter spesialis tersebut unyuk memeriksa kondisi pasiennya. Bayu pun menyetujuinya namun dengan syarat yang sama seperti sebelumnya, yaitu ia kembali meminta Dokter Edo untuk mendatangkan Dokter wanita saja untuk memeriksakan istrinya. Dokter Edo mendengus kesal dengan permintaan keluarga pasiennya itu.


"Posesif sekali Tuan Bayu ini, ini benar-benar merepotkan. Jika saja Anda bukan teman baik Tuan Andre, mungkin aku tak akan mau menangani istrimu yang galak dan bawel itu. Istri Anda dan Anda adalah pasangan yang sangat menyebalkan, apalagi Anda Tuan. Karena permintaan Anda yang simple tapi menyebalkan, istri ku dirumah selalu menganggap aku mulai main gila dengan rekan kerja ku sendiri. Kedekatan ku dengan Dokter wanita untuk membahas kesehatan istri Anda, disalah artikan oleh istriku di rumah. Hidupku mulai tidak tenang sejak kehadiran Anda di hidup saya," batin Dokter Edo yang begitu kesal dengan Bayu.


Sementra Dokter Edo sibuk mencarikan Dokter spesialis Obgyn wanita. Bayu mulai disibukkan dengan pekerjaannya di perusahaan. Ia dengan berat hati harus meninggalkan Nayla sementara waktu, karena keluarga Angel tak terima dengan apa yang dilakukan Bayu terhadap putri mereka dan perusahaan mereka.


Bayu memenjarakan Angel, satu hari setelah kejadian, Angel di tangkap saat ia berada di kampus bersama teman-temannya yang ikut serta melakukan kekerasan pada Nayla. Tak hanya itu, pada hari itu juga Bayu yang di bantu asistennya berhasil menjatuhkan perusahaan keluarga Angel dan teman-temannya.


Tuan Marco yang merupakan orang tua dari Angel tak terima dengan apa yang dilakukan Bayu. Sebelumnya Tuan Marco mendatangi Nathan asissten Bayu, ia ingin menempuh jalan damai dengan Bayu. Namun Bayu menolaknya. Penolakan yang Bayu berikan pada Tuan Marco membuatnya menaruh dendam pada Bayu.


Tuan Marco yang masih memiliki kontrak kerja sama pembangunan dengan perusahaan Abraham Adijaya group, segera meminta bantuan pada Tuan Adams sahabat baiknya yang merupakan anak sulung dari Tuan Abraham Adijaya.

__ADS_1


Tuan Adams yang merasa tak enak hati dengan permintaan sahabatnya itu, langsung saja mengabulkan permintaannya untuk menjamin putrinya keluar dari penjara, ia juga meminta bantuan pada Tuan Adam untuk mengembalikan kondisi perusahaannya dan juga membalikkan keadaan, dimana ia meminta Tuan Adam menggoyahkan perusahaan Bayu yang cukup besar itu. Saat ini perusahaan Bayu berhasil dibuat goyah oleh Tuan Marco dengan bantuan Tuan Adam.


Bayu yang tak kehilangan akal dalam menyelesaikan masalahnya segera mendatangi Andre, sahabat baiknya di perusahaan Batara Group.


"Ada apa kau datang ke sini Pak Dosen? Apa ada yang bisa aku bantu hum?" Tanya Andre dari balik meja kerjanya, ia menatap wajah kusut Bayu yang tak pernah ia lihat sebelumnya.


"Aku sedang dalam masalah besar, perusahaan ku sedang goyah, nilai saham perusahaanku turun drastis dalam semalam, beberapa investor akan menarik sahamnya dari perusahaan ku, Ndre," jawab Bayu dengan wajah lesunya.


"Hanya itu Pak Dosen, itu hal yang sangat mudah. Aku akan menaikkan nilai saham perusahaan mu hanya dalam satu kedipan mata. Kamu tak perlu khawatir, mereka tak akan menarik sahamnya di perusahaan mu atau akan aku pastikan mereka akan gulung tikar jika masih melakukan hal itu." Ucap Andre yang meyakinkan Bayu.


"Aku sudah tahu, Paman Adams bukan?" Jawab Andre dengan santainya.


"Ya kau benar, dia berada dibelakang Tuan Marco. Aku sedang ada masalah dengan Tuan Marco. Putrinya sudah menyelakai istriku."


"Ya aku sudah tahu, tak perlu kau buang waktu untuk menceritakan semuanya pada ku, Pak Dosen."

__ADS_1


"Ya kau memang maha tahu, seperti tangan Tuhan saja dirimu ini Ndre, sekarang bagaimana apa kau masih mau menolong ku, jika kamu berhadapan dengan keluarga istri mu sendiri. Aku jadi tak yakin kau akan membela ku," tukas Bayu yang merasa ragu dengan Andre.


"Hahahaha... jangan meragukan diriku ini Pak Dosen, saat aku mengetahui nilai saham mu turun, tanpa kau pinta, aku sudah mencari tahu dan berusaha menyelesaikan permasalahan sahabat baikku ini. Asal kau tahu saja, aku sudah menghubungi Paman istriku. Beliau tak mengetahui jika kau adalah sahabat ku. Beliau membantu Tuan Marco karena merasa tak enak hati. Beliau juga mengatakan pada ku, beliau tak akan ikut campur dengan masalah ini jika aku sudah turun tangan." Pungkas Andre dengan wajah seriusnya menatap Bayu yang lesu.


"Baiklah ku serahkan semuanya pada mu Ndre, aku terima beres saja, aku hanya ingin putri Tuan Marco mendekam di penjara dalam waktu yang cukup lama, karena dirinya, istriku sampai saat ini kondisinya sangat memprihatinkan," ujar Bayu masih dengan wajah lesunya.


"Separah itukah kondisi istri mu, Pak Dosen? Apa peralatan dan Dokter spesialis di rumah sakit ku tidak bisa menunjang kesembuhan istri mu?" Tanya Andre yang ikut mengkhawatirkan keadaan Nayla.


"Aku tidak tahu Ndre, aku sudah tak bisa berkata-kata lagi, ini semua salah ku. Aku terlalu mudah terhasut guru putraku yang mengatakan Nayla tak mendukung kemajuan Sultan di sekolah, dengan mengajukan penghentian pendidikan Sultan di sekolah itu tanpa seizin diri ku,"


"Hah, hal bodoh apa yang kau lakukan ini Pak Dosen, apa kau marah padanya sebelum kejadian ini terjadi? Kau sungguh dalam masalah besar. Pasti kau marah tak bertanya dulu kebenarannya pada istri mu itu bukan?" Tebak Andre yang dijawab anggukan kepala oleh Bayu.


"Hahaha... siap-siaplah dengan neraka yang kau ciptakan sendiri Pak Dosen, aku rasa pembalasanya akan lebih menyakitkan dari pada apa yang kau telah kau perbuat padanya sebelumnya." Tebak Andre lagi yang kembali dijawab anggukan kepala oleh Bayu.


"Hahaha... sepertinya kau harus berjuang keras menyembuhkan luka hatinya karena perbuatan mu, Pak Dosen. Kau tahu mempertahankan lebih sulit dari pada kita mendapatkannya. Makanya gunakan akal sehat mu sebelum kau mempercayai perkataan orang mengenai istrimu. Ingatlah satu hal Pak Dosen, aku tahu kau sangat menyayangi putra mu, tapi kau tak bisa mengabaikan perasaan istrimu hanya karena kepentingan putra mu. Karena apa? Karena saat kau tua nanti, hanya istrimu lah yang akan menjadi teman setia mu dalam suka dan duka. Sedang putra mu akan pergi dengan kehidupan yang baru bersama keluarga kecilnya. Aku harap kau bisa mengerti dari perkataan ku tadi pada mu, ini semua demi kebaikan mu," ucap Andre menasehati Bayu.

__ADS_1


Seketika Bayu terdiam, memikirkan dan meresapi setiap ucapan Andre padanya barusan.


__ADS_2