
"Gimana sayang? Kamu sudah deal?" tanya Ryan semangat.
"Hmm belum tau mas rasanya kok ragu ya?" tanya Dinda bimbang.
"Why?" tanya Ryan heran.
"Masak iya temanmu setuju-setuju saja kalau kosmetiknya menggunakan label ku, dia kan ajakin nya kerja sama mas bukan tentang hak paten," ucap Dinda menimbang.
"Ya mungkin Selfi bicaranya ke arah sana cuma bingung merangkai katanya saja, ya aku sih ikut keputusanmu saja baiknya bagaimana," ucap Ryan berusaha bijak.
"Hmm oke deh aku coba dulu tapi ada jangka waktunya mas, kalau nanti dalam 2-3 bulan gak ada kemajuan yang signifikan ya terpaksa batal, jadi sebelum beneran deal lebih baik aku adain testimoni besar-besaran dulu ke customer," jawab Dinda yang disambut baik oleh Ryan. Tak butuh waktu lama Dinda langsung menghubungi Selfi untuk mengadakan pertemuan.
***
Pagi harinya di Star Kafe pukul 10.00 WIB Dinda juga Ryan sudah tiba di sana dan memesan beberapa menu karena kebetulan mereka berdua belum sempat sarapan. Tak butuh waktu lama kini Selfi sudah datang dengan mengendarai mobil mewah dan penampilannya sungguh elegan, Dinda dibuat takjub dengan penampilan Selfi hari ini.
"Kenapa outfitnya beda sama yang kemarin mas?" bisik Dinda.
"Ya inilah gaya dia sebenarnya," jawab Ryan lalu melambaikan tangan pada temannya itu.
"Hei maaf ya kalian sudah lama nunggu," sapa Selfi ramah lalu menjabat tangan keduanya.
"Gak papa mbak kami sekalian sarapan kok," jawab Dinda juga ramah.
"Oh gitu.. Habisnya kemarin mobilku masuk bengkel dan baru bisa diambil setengah sepuluh jadi ya terlambat deh," ucap Selfi dan Dinda hanya mengangguk saja.
"Dah sarapan belom?" tanya Ryan.
"Sudah dong.." jawab Selfi.
"Yasudah kalau gitu berarti inti pertemuan bisa segera dibahas ya," ucap Ryan dan dijawab anggukan oleh Selfi dan Dinda.
__ADS_1
"Jadi bagaimana mbak?" tanya Selfi memastikan.
"Ya setelah saya dan mas Ryan bahas tadi malam sepertinya saya setuju dengan kerjasama kita namun tidak langsung tanda tangan ya," ucap Dinda membuat Selfi bingung.
"Lalu maksudnya gimana mbak?" tanya Selfi.
"Jadi gini.. Aku mau coba selama beberapa bulan dulu ya kurang lebih 2-3 bulan lah buat uji pasar ke customer ku, kalau hasilnya positif dan semakin maju ya nantinya kita sepakat kerjasama tetapi kalau gak ada kemajuan ya maaf, kerjasama kita sampai disitu," ucap Dinda dengan tegas membuat Selfi kaget.
"Gila.. Istrinya Ryan kenapa tegas banget ya? Mau kerjasama harus uji pasar segala, memang bakat jadi pengusaha nih," batin Selfi.
"Oh begitu.. Nanti kita kebingungan dong mbak bagi hasilnya gimana," ucap Selfi.
"Masalah itu mah bisa di pikir belakangan, nanti waktu uji pasar saya langsung membeli produk mbak Selfi, jadinya gak ada pembagian hasil dalam fase uji pasar," ucap Dinda.
"Gitu?? Ya saya sih oke-oke saja mbak, nanti labelnya diberi nama apa?" tanya Selfi.
"Nah itu.. Saya dan mas Ryan lupa membahasnya," jawab Dinda nyengir begitupun dengan Ryan malah menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Ya sebenarnya ada tapi gak tau istri gue mau apa kagak," jawab Ryan memandang Dinda.
"Sejak kapan kamu udah siapin nama mas? Dari kemarin gak ada bilang tuh," tanya Dinda.
"Nah lo.. Sama istri jangan kucing-kucingan, ada usul ya ngomong," sindir Selfi tersenyum mengejek.
"Seneng ya lo liat gue diamuk istri gue," ucap Ryan geram.
"Sudah sudah.. Apa namanya mas?" tanya Dinda merelai.
"FAGPH nah itu namanya," ucap Ryan membuat Dinda melongo.
"Itu artinya apa mas?" tanya Dinda penasaran.
__ADS_1
"F sama V dan G itu nama kedua anak kita sedangkan PH itu putra-putri Hadiningrat," jawab Ryan membuat Dinda tertawa terpingkal.
"Kok malah ketawa sih?" tanya Ryan heran.
"Habisnya aneh banget singkatannya, nanti orang-orang bingung bacanya gimana," jawab Dinda sembari tertawa.
"Iya nih ada-ada aja lo.. Oh iya mbak siapa nama lengkapnya?" tanya Selfi.
"Dinda Safitri," jawab Dinda.
"Nah gunain aja nama istrimu, DS Skincare," usul Selfi dan Dinda pun tertarik.
"Bagus juga tuh.. Simpel dan gampang diingat," jawab Dinda tertarik.
"Iya mbak? La gimana setuju? Nanti saya kirimkan contoh logonya," tanya Selfi.
"Oke setuju.. Nanti kirim by email ya," jawab Dinda dan Selfi mengacungkan jempol.
Akhirnya sesi pertemuan selesai juga, kini mereka berpisah dan kembali melanjutkan aktivitas masing-masing. Dinda pun suka dengan desain logo yang diberikan Selfi.
"Mulai besok akan ada produk baru.. Semoga saja skincare ini sangat laris melebihi ABC Skincare," batin Dinda penuh harap.
***
Esok harinya Dinda mengadakan rapat dadakan kepada seluruh karyawannya untuk menginformasikan tentang produk baru yang bekerja sama dengan perusahaannya. Dinda pun juga memberi tahu cara-caranya memberikan sampel kepada customer.
Siang hari produk dari Selfi sudah tiba dan banyak customer yang rela mengantri untuk mencoba produk baru dari DS skincare. Untuk hari pertama Dinda order 100 paket skincare dan dalam waktu kurang dari 30 menit produknya sudah ludes. Dinda sengaja memberikan harga yang lebih murah agar para customer tergiur oleh produk barunya.
"Halo semuanya.. Selamat siang, perkenalkan saya Dinda Safitri, saya owner disini.. Kehadiran saya di hadapan kalian semua ingin memperkenalkan produk baru hasil kolaborasi antara saya dengan dokter kecantikan yang cukup terkenal sepak terjangnya, dia adalah dokter Selfi Agatha.. Terima kasih kepada para customer yang sudah rela antre untuk mencoba produk baru kami semoga nanti hasilnya lebih bagus dan memuaskan ya.. Mengingat ini produk herbal jadi proses yang diperlukan cukup lama ya dan mengapa harganya lebih murah dari produk sebelumnya? Pasti kalian banyak yang bertanya-tanya kan?? Saya akan jelaskan secara detail. Jadi produk baru kami adalah produk kolaborasi yang komposisinya dari bahan herbal jadinya harga bahan bakunya pun terbilang lumayan murah, kandungan merkuri pun 0% makanya kami berani memberi garansi jika memakai produk DS Skincare dalam jangka panjang ada kendala kulit semakin tipis maka kami akan ganti rugi 5× lipat dengan bukti yang valid ya. Kami memproduksi sendiri skincare ini jadinya lebih memangkas pengeluaran juga lebih efisien waktu pengirimannya. Memang selisihnya hanya sedikit tapi perbedaan yang kalian rasakan nantinya akan jauh lebih terasa dengan produk baru kami.. Untuk 200 orang pertama yang membeli kami memberikan diskon sebesar 20% per paket, jadi kalau kalian membeli paket krim, handbody serta sabun maka diskon yang kalian dapatkan adalah 60%.. Wah lumayan banget kan? Dengan harga lebih murah ditambah dapat diskon besar pula, yakin kalian tidak tertarik?? Yuk segera miliki DS Skincare dan rasakan manfaatnya.. DS Skincare, more beauty and glowing," ucap Dinda bernarasi di depan banyak customernya.
Apa yang diucapkan oleh Dinda tadi rupanya membius banyak customernya untuk membeli lebih hingga mereka rela pre order apalagi ada diskon yang diberikan Dinda sungguh sangat gila, 60℅.. Siapa yang gak mau?
__ADS_1