Terpaksa Menikah Dengan Mantanku Saat Koma

Terpaksa Menikah Dengan Mantanku Saat Koma
Bab 276 ending.


__ADS_3

5 tahun kemudian.


Melody, Ardian, Lea, Alvin, Rasti, Evan, Raisa dan Axel dan ada beberapa anak kecil yang terlihat hampir seumuran yang sedang makan bersama mereka. Di Restaurant mewah. Restaurant milik Melody yang semakin besar yang di kelolah bersama dengan suaminya.


" Mama Danesh tidak ingin jagungnya," ucap anak kecil yang berusia 5 tahun itu yang mengasingkan jagung dari makan yang lain tercampur dalam piringnya.


" Baik sayang mama akan ambil," sahut Melody dengan tersenyum yang menyendokkan jagung itu dari piring putranya.


" Tante buat Jasmine saja," sahut Jasmine yang menawarkan diri.


" Baik Jasmine cantik," sahut Melody.


" Kamu ini ya Jasmine kalau melihat Danesh tidak memakan apa yang tidak dia mau. Kamu langsung mengambilnya," sahut Raisa.


" Kan sayang kalau di buang," sahut Jasmine membuat para orang tua di sana tersenyum.


" Benar sayang mama kamu ini memang aneh. Untung saja papa punya anak pintar seperti kamu," sahut Axel.


" Lagian Tante. Jasmine kan sangat suka jagung," sahut Eric.


" Iya anak papa yang paling tau apa yang di suka dan tidak di sukai temannya," sahut Alvin.


" Eza juga tau kalau Yasmine sangat menyukai jagung dan tidak suka dengan kacang," sahut Eza yang tidak mau ketinggalan.


" Eza kamu jangan ikut-ikutan sok tau dengan Jasmine. Jangan ikut-ikutan dengan Eric. Papa tidak mau kamu itu hampir sama dengannya nanti kalau sudah bedar.besar," sahut Evan yang selalu posesif.


" Apaan sih Evan. Emang kenapa kalau anak kamu sama anak aku itu saling tau. Kamu itu ingin beda sendiri," sahut Lea kesal.


" Tidak boleh. Kalian berdua harus banyak-banyak perbedaan. Jangan terus di sama-samain. Ini juga pakaian kenapa sama warnanya. Kalian itu bukan kembar dan bukan saudara. Kalian itu lain ayah dan ibu," ucap Evan dengan kehebohannya sendiri.


" Tepi mereka lahirnya sama," sahut para orang tua itu dengan serentak.


" Lalu kalau lahirnya sama. Mereka dia anggap kembar gitu," sahut Evan yang sepertinya akan protes terus masalah itu.


" Sayang sudahlah. Masalah itu terus yang di bahas. Kamu ini berlebihan," ucap Rasti kesal dengan suaminya itu.


"Tau nih Evan. Lagian Eric dan Eza itu selain lahir sama, mereka juga wajahnya hampir mirip. Terima kenyataan aja kenapa sih," sahut Ardian.


"Bagaimana tidak sama. Ngidamnya Lea dan Rasti sama. Jadi anak mereka juga hampir mirip," sahut Raisa dengan geleng-geleng.


"Tidak!" tegas Evan, " dengar Lea dan kamu Rasti. Kamu jangan pernah belanja sekali lagi sama dengan Lea. Kalian akan terus membeli baju yang sama dan orang-orang akan berpikir mereka kembar. Jadi kamu mulai sekarang harus menjaga semua itu," tegas Evan.


"Evan nggak usah berlebihan. Anakku lebih tampan di bandingkan mu. Jadi nggak ada juga mau menyamakan anakku dengan anakku," sahut Alvin.

__ADS_1


"Oh bagus kalau begitu," sahut Evan.


Para orang tua yang sudah menjadi ibu dan ayah itu selalu heboh sendiri kalau sudah bertemu. Bagaimana tidak yang akan menjadi permasalahan adalah dengan Eza dan Erik. Kedekatan Rasti dan Lea mampu membuat anak mereka mirip, lahir di tanggal, bulan, hari dan tahun yang sama. Belum lagi nama yang hampir mirip.


Rasti dan Lea tidak masalah dan sering membuat ke-2nya bocah kecil itu hampir mirip. Dengan cara berpakaian dan membeli pakaian yang sama, memiliki barang-barang yang sama. Ya namanya ibu-ibu pengen anaknya itu lucu. Namun tidak dengan Evan yang tidak setuju dan selalu heboh sendiri kalau sudah membahas masalah itu.


Sama seperti sekarang ini hal yang tidak jelas harus di bahas membuat yang lain geleng-geleng. Sementara anak-anak kecil itu hanya makan dengan santainya yang tidak tau apakah mengerti atau tidak dengan pembicaraan orang tuanya.


" Maaf kami terlambat!" tiba-tiba Gadis, Marsel Acha dan anak perempuan yang sebaya dengan anak-anak yang menikmati makanan itu.


" Mami!" Chaca langsung berlari memeluk Melody. Chaca sudah besar dan sangat modis dalam penampilan dengan usianya yang sudah 9 tahun.


" Chaca kenapa pulangnya lama sekali," ucap Melody merindukan putrinya itu.


" Benar Papi sangat merindukan Chaca," sahut Ardian dengan mengusap-usap rambut Chaca.


" Maaf mami dan Papi. Soalnya liburannya menyenangkan," sahut Chaca.


"Benarkah! pantesan mami sampai di lupakan," sahut Melody.


" Danesh juga," sahut Danesh.


" Tidak. Siapa yang melupakan kalian. Justru Chaca sangat merindukan kalian," sahut Chaca dengan tersenyum lebar dan langsung memeluk adiknya yang tampan itu.


" Iya makasih," sahut Gadis.


"Kavya apa kabat?" tanya Lea melihat anak kecil yang rambutnya di kepang 2.


" Baik-baik aja Tante," sahut Kavya dengan suaranya yang menggemaskan.


"Sekarang mau makan apa?" tanya Melody.


Kavya yang sudah duduk melihat satu persatu makanan dari teman-teman sebayanya.


" Mau sama seperti Jazmine," sahut Kavya.


" Baik sayang biar Tante pesankan," sahut Melody yang langsung memanggil salah satu pelayan dan langsung memesan apa yang di inginkan keponakannya itu.


Mereka makan-makan sambil bercerita- cerita dengan penuh kebahagiaan. Dengan anak-anak yang lucu.


Marsel dan Gadis yang begitu lama menunggu buah hati mereka akhirnya di karuniai putri cantik yaitu Kavya Anindira.


Setelah itu Melody dan Ardian yang sudah memiliki 2 anak Chaca dan juga Danesh Mahesa Malik yang begitu tampan. Pasti beberapa bulan kehamilan Melody. Raisa juga melahirkan anak perempuan yang cantik bernama Jasmine Ariani putri.

__ADS_1


Hanya berjarak 2 bulan saja secara bersamaan Rasti dan Lea melahirkan dengan bayi laki-laki. Anak Rasti yang di beri nama Eza Gionino. Sementara anak Lea diberi nama Eric Alvino Chandra.


Jadi wajar anak-anak mereka semua usianya hampir sama karena kalau di flashback 5 tahun lalu. Mereka juga menikah dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Hanya Ardian dan Melody yang menikah lumayan lama jaraknya dengan Rasti dan Evan. Namun setelah itu mereka menikah dengan jarak yang dekat.


Anak-anak mereka juga sering bermain bersama, karena memang rumah mereka sama-sama tinggal di ibu kota. Meski para orang tua itu sibuk. Tetapi selalu anak-anak mereka sering bertemu dan pasti tempat pertemuannya di rumah besar Eyang yang di ubah menjadi taman kanak-kanak.


Bagaimana tidak banyak cicit dan cucu membuatnya selalu ingin menambah ini itu lagi untuk kesenangan para anak-anak yang membuatnya tertawa-tawa setiap hari dan membuatnya bahagia dan bahkan sangat awet muda.


**********


Kebetulan hari Minggu. Jadi anak-anak semua liburan di rumah Eyang besar. Di mana Widia, Shandra yang ikut menemani para anak-anak kecil itu. Sementara Eyang yang sudah tua duduk di kursi roda dengan anak-anak yang berlari-lari mengelilinginya.


Melody, Ardian, Rasti, Evan, Raisa, Axel, Alvin dan Lea punya dunia masing-masing yang mana mereka layaknya orang pacaran. Anak-anak mereka di urus yang lain. Merekapun juga sibuk sendiri.


Tidak hanya mereka saja. Mila dan Bayu suaminya juga duduk bersama dengan meneguk teh dan melihat pemandangan di mana keceriaan anak-anak. Di mana putra/putri mereka Aliya dan Dani yang sudah dewasa dan tugasnya sekarang mengawasi para sepuou-sepupu mereka yang masih belita.


Namun berbeda dengan pasangan suami istri Vivi dan juga Arya mereka memang terlihat libur bekerja dan ikut bergabung. Tetapi pasangan suami istri itu tetap sibuk dengan laptop masing-masing.


Memang ada-ada saja tingkah menantu di rumah itu. Namun itu membuat Eyang bahagia. Eyang melihat satu persatu cucunya yang menemukan kebahagiaan masing-masing membuat dia merasa bahagia.


" Terima kasih ya Allah atas semua keindahan ini. Semoga keluarga ini akan terus seperti ini," batin Eyang besar dengan tersenyum lebar.


" Nini!" teriak cicit-cicit yang sebaya itu menghampiri Eyang besar dan berlomba untuk memeluknya yang membuat Eyang besar begitu bahagianya. Nini adalah panggilan mereka.


...Ardian dan yang lainnya juga tersenyum terharu melihat kebahagian itu. Shandra dan Widia juga ikut memeluk cucu mereka tapi yang sudah besar-besar. Seperti Aliya, Dani, Chaca dan Arya. Karena yang masih kecil-kecil mau bersama Nini mereka....


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹 Tammat 🌹🌹🌹🌹🌹...


...Terima kasih banyak yang sudah mengikuti kisah kehidupan Ardian dan Melody dalam Novel Terpaksa Menikah Dengan Mantan ku Saat Koma....


Yang memberikan saran, dukungan, vote,like saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan maaf jika banyak sekali kata-kata yang salah dalam penulisan, tanda baca dan yang lainnya. Atau alurnya tidak tepat.


Kembali lagi manusia tidak luput dari kesalahan. Saya akan terus belajar dan belajar terus.


Follow Ig saya ya. Sudah lama off di Ig dan kembali aktif lagi.


Ainunharahap12


Mampir ke Novel yang lain ya. Terutama untuk Novel terbaru aku Istri Sholehah Milik Tuan Pemarah.



__ADS_1



__ADS_2