Terpaksa Menikah Dengan Mantanku Saat Koma

Terpaksa Menikah Dengan Mantanku Saat Koma
Bab 67 Kecurigaan Ardian.


__ADS_3

Bertengkar lagi bertengkar lagi itu yang di lakukannya dengan Melody. Tidak ada hari tanpa pertengkaran. Ada saja yang menjadi masalah dan sekarang masalah. Pikiran Ardian juga kepada Melody mulai yang tidak-tidak berpikiran jika Melody sengaja melakukan hal itu. Karena hanya Melody membencinya.


Mau bertengkar atau tidak dengan istrinya. Ardian harus tetap kekantor untuk menjalankan kewajibannya seperti biasa untuk bekerja. Ardian melangkah mendekati mobilnya.


" Ardian!" panggil Raisa yang tiba-tiba datang membuat langkah Ardian terhenti.


" Ada apa?" tanya Ardian.


" Kamu tidak apa-apa?" tanya Raisa dengan memegang pipi Ardian dan Ardian langsung mengelak.


" Memang aku kenapa?" tanya Ardian heran.


" Apa tenggorokan kamu tidak sakit?" tanya Raisa.


" Maksud kamu apa?" tanya Ardian semakin heran.


" Sudahlah Ardian kamu jangan menutupi sesuatu lagi. Jelas-jelas aku tau kamu menutupi keburukkan wanita itu. Dengan kamu diam dan tidak bicara apa-apa saat makanan yang kamu makan asin," ucap Raisa Ardian kaget mendengar pernyataan Raisa.


" Makanan asin, maksud kamu?" tanya Ardian dengan menatap Raisa curiga.


" Aku tau kamu masih mencintaiku dan tidak ingin aku kenapa-kenapa. Makanya pas di meja makan tadi. Saat aku ingin memakan nasi goreng mu. Kamu melarangku. Karena kamu tidak ingin aku kenapa-kenapa," ucap Raisa lagi.


" Raisa dari mana kamu tau jika makanan yang aku makan asin?" tanya Ardian dengan rasa penuh curiga.


Raisa melotot saat menyadari dia sudah banyak berbicara sejak tadi dan Raisa sama sekali tidak menyadarinya.


" Sial. Raisa apa yang sudah kamu bicarakan dengan Ardian. Kamu sadar tidak dengan apa yang sudah kamu lakukan," batin Raisa sekarang kepanikan.


" Kenapa kamu diam Raisa,katakan dari mana kamu tau makanan yang aku makan asin?" tanya Ardian lagi.


" Hmmmm, itu_ itu_ aku_a_aku mendengar kamu dan Melody bertengkar. Iya aku mendengar kalian bertengkar dan memang dua sangat kurang ajar yang sengaja membuat kamu keasinan dan seharunya kamu tidak menutupi kesalahannya. Seharunya kamu mengatakan di depan semua orang. Supaya Melody jera yang begitu kurang ajar kepadamu," ucap Raisa yang mendapatkan jawabannya. Namun wajah Ardian menunjukkan jika begitu mengamati eksperesi wajah Raisa yang terlihat gugup.

__ADS_1


" Hmmm, sudahlah aku mau pergi dulu, aku mau kekamar dulu. Kalau kamu kenapa-napa. Kamu bilang sama aku ya," ucap Raisa yang langsung pergi dengan cepat yang takut jika Ardian akan bertanya banyak lagi dan mungkin akan mencurigainya lebih besar lagi.


" Apa yang di katakan Raisa. Dia tau makanan yang aku makan asin. Dan dia mengatakan. Karena mendengar pertengkaran ku dengan Melody. Tetapi dia sudah mengetahuinya saat di meja makan. Berati Raisa tau saat di meja makan dan bukan karena pertengkaran dengan Melody. Aneh sekali. Kenapa dia bisa tau," batin Ardian yang penuh curiga kepada Raisa.


**********


Melody kembali kekamarnya dan melihat di atas nakas. Roti yang tadi di bawakan ya untuk Ardian. Tetap saja masih berada di sana dan tidak ada di sentuh sama sekali oleh Ardian. Jika di tanya kecewa atau marah jelas Melody bertambah marah.


" Dia menuduhku ingin meracuninya. Walaupun dari dulu aku memang ingin membunuhnya. Tapi aku masih punya otak. Aku juga takut hukum. Apa gunanya coba aku membuat makanannya asin," ucap Melody yang kesal sendiri dengan Ardian yang menuduhnya yang tidak-tidak.


" Lagian kenapa sih makanan itu bisa Tina asin seperti itu. Aku sudah mencobanya sebelumnya dan sama sekali rasanya enak. Kenapa bisa asin," batin Melody yang merasa aneh dengan makanan yang sudah di buatnya begitu sempurnanya.


" Aku harus membuktikan pada Ardian, jika makanan yang aku masak itu memang enak dan tidak asin. Aku tidak terima dia menuduhku sembarangan seperti ini," ucap Melody langsung keluar dari kamarnya.


************


Sore hari tiba, Melody terlihat menuruni anak tangga dan berpapasan dengan Rais yang ingin menaiki anak tangga. Namun Melody malas meladeni Raisa dan Melody langsung turun melewati Raisa.


" Apa maksudmu?" tanya Melody. Raisa menuruni anak tangga dan langsung melangkah mendekati Melody.


" Kamu istri durhaka yang membuat makanan untuk semua orang sangat sempurna. Tetapi kepada Ardian. Kau sengaja membuatnya asin dan membuat Ardian harus memakan makanan yang tidak bisa di makan itu," ucap Raisa dengan sinis.


" Apa maksudnya?" tanya Shandra yang tiba-tiba datang. Datang bersama Mila, Eyang dan juga Widia yang mereka mendengar pernyataan dari Raisa.


" Raisa apa yang kamu bicarakan tadi?" tanya Shandra lagi.


" Iya Tante. Jadi makanan yang di asingkan Melody tadi sangatlah asin dan terpaksa di makan Ardian, karena Ardian hanya tidak ingin ribut di rumah ini. Wanita ini sengaja ingin membunuh Ardian," sahut Raisa dengan sinis yang memojokkan Melody.


" Benar itu Melody?" tanya Eyang besar. Jelas itu tidak benar jika dia sengaja melakukannya. Tetapi memang makanan itu asin.


" Sebaiknya kita coba makanannya," sahut Novi yang datang tiba-tiba yang sudah membawa piring.

__ADS_1


" Ini sisa makanan Ardian tadi. Mari kita coba untuk memperjelasnya," sahut Novi yang langsung memberikan pada orang-orang di sana.


Melody menelan salivanya yang seakan dirinya di pojokkan dan Raisa di depannya hanya tersenyum mengejeknya. Melody juga seakan tidak bisa mengatakan apa-apa. Karena nyatanya makanan itu asin dan orang-orang sudah mencicipinya.


Uhuk uhuk uhuk uhuk uhuk. Eyang langsung terbatuk saat mencicipi makanan itu.


" Asin sekali ini," sahut Eyang. Dan eksperesi wajah yang lain pun begitu mengkerut dengan mencicipi makanan itu.


" Melody apa-apaan kamu ini. Kenapa makanan ini sangat asin," sahut Shandra yang tidak habis pikir.


" Dia sengaja melakukan itu untuk membuat Ardian mati perlahan," sahut Raisa.


" Cukup Raisa!" bentak Melody.


" Kenapa. Kamu malu niat busukmu terbongkar," sahut Raisa.


" Makanan itu baik-baik saja awalnya. Aku tidak rasanya akan seperti itu," sahut Melody membela dirinya.


" Basi alasan kamu Melody. Makanan itu sudah jelas asin dan itu semua karena perbuatanmu," sahut Novi.


" Lalu Dari mana kalian tau jika itu asin?" tanya Melody.


" Meski aku dan Ardian putus. Aku sudah mengatakan kepadamu. Putus itu hanya di depanmu. Tetapi di belakangmu sama sekali tidak. Aku tau makanan itu asin. Karena Ardian cerita kepadaku. Dia menceritakan semuanya kejahatan wanita yang di nikahinya itu dan dia juga yang menyuruhku untuk memberimu nasehat agar mengulangi kesalahanmu lagi," jawab Novi yang mengarang cerita dengan sesukanya.


Mendengar hal itu panas bagi Melody. Dia tidak percaya jika Ardian bisa-bisanya bercerita pada Raisa.


" Aku tidak mengatakan apapun Raisa kepadamu," terdengar suara lantang tiba-tiba yang membuat mata tertuju pada suara itu dan ternyata Ardian yang datang bersama Evan.


Betapa terkejutnya Raisa saat melihat kedatangan Ardian yang tiba-tiba. Mata Raisa yang membulat sempurna sampai ingin keluar karena melihat kedatangan Ardian.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2