
Braakk!!
Pintu yang tertutup rapat tiba-tiba dibuka dengan paksa dari luar. Dua sosok yang berbeda terlihat mematung saat menjumpai apa yang ada di dalam ruangan. Wajah tegang mereka langsung berubah menjadi begitu buruk.
Qing Yue'er melihat Bai Fu'er yang sedang terkulai lemas di lantai kotor. Tubuhnya terpampang sempurna tanpa sehelai benang yang menutupinya. Lalu beberapa luka lebam dan goresan kecil terlihat di beberapa bagian tubuhnya.
Amarahnya langsung bergejolak ketika menebak apa yang terjadi. Dia tidak pernah menduga ternyata dia datang selangkah lebih lambat. Bagaimana? Bagaimana dia harus menjelaskan ini pada ayah angkatnya?
Bukan hanya dia yang marah, bahkan Ji Fan lebih marah darinya. Lelaki itu berlari masuk tidak mempedulikan tatapan permusuhan dari pihak lain. Hanya dalam beberapa detik saja dia sampai di sisi Bai Fu'er.
Masih dengan amarah yang menggelegak, dia membabi buta untuk menyingkirkan orang yang memiliki jarak dekat dengan Bai Fu'er. Tidak boleh ada yang menyentuh gadis itu. Dia mungkin tidak berani mengungkapkannya, tapi dia harus mengakui jika perasaannya spesial terhadap Bai Fu'er.
Bai Fu'er merasa malu ketika melihat Ji Fan. Dia tidak bersalah, tapi hal seperti ini tidak pantas diperlihatkan kepada lelaki itu. Tubuhnya meringkuk mencoba menutup hal-hal pribadinya.
Ji Fan melepas jubahnya sendiri dan memakaikannya pada tubuh Bai Fu'er. Wajahnya tampak khawatir saat melihat gadis itu sedikit ketakutan. Dia mendekapnya kedalam pelukannya, ingin sedikit menenangkan.
"Apakah orang-orang ini yang melakukannya?" tanya dia dengan nada lirih yang hanya di dengar oleh Bai Fu'er. Lalu gadis itu mengangguk sebagai jawaban.
"Biarkan aku membalasnya!" teriaknya dengan marah, namun tangannya dipegang erat oleh Bai Fu'er. Gadis itu menggelengkan kepala untuk menghentikan tindakannya. "Kamu berbeda dengan Qing Yue'er. Dia akan melakukannya dengan baik."
Ji Fan tidak mau membiarkannya, tapi Bai Fu'er tetap menahannya. "Lalu biarkan aku menikahimu setelah ini selesai." Dia menatap Bai Fu'er dengan lekat. Ucapannya membuat gadis di depannya itu sedikit terkejut.
Bai Fu'er mengangkat kepalanya untuk menatap Ji Fan, mencari kebohongan dalam dirinya. Namun semuanya memang serius. Lelaki itu mengatakannya dengan sangat tulus. Walaupun ulah kekanakannya seringkali membuat jengkel, ternyata Ji Fan memiliki sisi lain yang lembut.
__ADS_1
"Jika semuanya tidak terjadi, apakah kamu juga akan menikahiku?" Bai Fu'er bertanya dengan ragu.
"Aku akan melakukannya, tapi mungkin tidak sekarang. Karena hal buruk ini terjadi maka aku akan menikahimu secepatnya," jawab Ji Fan dengan mantap.
Mendengar jawaban itu membuat Bai Fu'er tersenyum. Awalnya dia tidak memiliki kekuatan lagi untuk bertahan hidup. Saat ini dia terlalu kotor, siapa yang mau menerimanya? Tapi ternyata semuanya tidak sesulit itu. Dia memiliki orang yang menyayanginya. Semuanya akan baik-baik saja.
"Siapa? Siapa yang melakukannya?!" seru Qing Yue'er yang tidak tahu ditujukan untuk siapa. Berkali-kali dia menarik napas lalu mengembuskan dengan perlahan untuk meredakan amarahnya. Dia tidak mau kemarahan berlebihan akan membuat hal yang tidak diinginkan terjadi.
"Siapa kamu? Dimana bocah sialan yang telah melumpuhkan putriku?" Jiang Shu mengerutkan kening dengan heran. Orang yang melumpuhkan Jiang Yini adalah seorang remaja lelaki, kenapa yang datang malah seorang gadis cantik?
"Hmm!" Qing Yue'er mendengus. Ingatannya kembali pada saat-saat dia pernah mengalami konflik dengan seorang gadis. Dia memang melumpuhkannya dan kemungkinan besar tidak ada yang bisa menyembuhkannya kecuali dia sendiri.
"Katakan dimana bocah sialan itu jika kamu tidak ingin berakhir sama dengan dia," ancam Feng Ming sambil menunjuk pada Bai Fu'er.
"Siapa kamu? Berani mengancamku?" tanya Qing Yue'er dengan tidak senang.
Feng Ming merajut alisnya. Ternyata ada saja anak bodoh yang berani tidak sopan dengannya. Jika dia tidak menunjukkan posisinya dan mengajarkan pelajaran maka dia bukanlah kepala klan Feng!
"Bodoh! Aku adalah Feng Ming, kepala klan besar Feng di kerajaan Xirei!" serunya dengan penuh penekanan.
"Jadi apa? Apa aku harus takut?" Dia bertanya dengan santai lalu tatapannya berpindah ke Jiang Shu. "Apa kamu ingin menyembuhkan putrimu?"
Jiang Shu menaikkan alisnya. "Apa hubungannya denganmu?! Cepat katakan dimana bocah itu?!"
__ADS_1
"Tentu saja ada hubungannya karena aku adalah orang yang telah melumpuhkannya. Aku adalah Qing Yu dan Qing Yu adalah aku," jawab Qing Yue'er tanpa rasa takut.
Mata Jiang Shu dan Feng Ming langsung melotot. Mereka tidak percaya dengan apa yang mereka dengar. Tapi jika dilihat baik-baik ukuran tubuhnya memang hampir sama dengan Qing Yu dalam gambaran yang mereka lihat.
"Hahaha! Aku harus mengakui kamu sangat berani hanya membawa satu orang teman kecil ke tempat ini!" Feng Ming bertepuk tangan seperti sedang memuji perbuatan seseorang.
"Cih! Berhenti mengatakan omong kosong. Aku memiliki tawaran yang menarik untukmu, Jiang Tua." Qing Yue'er menatap Jiang Shu dengan senyum samar.
"Penawaran? Apa kamu pikir aku sangat bodoh sehingga melakukan tawar menawar denganmu?!" Jiang Shu mencemooh Qing Yue'er. Bagaimana mungkin dia akan melakukan tawar menawar dengan orang yang dia benci? Dia hanya ingin membuatnya menderita, bahkan melebihi apa yang dirasakan oleh putrinya.
"Yoo, itu akan tergantung padamu. Ingin dia tetap lumpuh atau sembuh dan kembali menjadi putri yang manja," ucap Qing Yue'er yang masih tetap tenang.
Hati Jiang Shu sedikit goyah. Tapi melihat Feng Ming yang menatapnya dengan tidak senang, dia menjadi ragu. "Aku tidak akan bermain denganmu seperti orang bodoh!"
Qing Yue'er terkekeh, dia tidak menunjukkan tanda-tanda amarah sama sekali. "Ingat, Jiang Tua. Aku adalah orang yang melumpuhkannya, maka untuk menyembuhkannya itu adalah sesuatu yang sangat mudah untukku."
Jiang Shu mengernyitkan dahinya dalam-dalam, mencoba memikirkan apa yang diucapkan oleh b*jingan kecil itu. Memang benar, mungkin hanya orang yang melumpuhkan Jiang Yini yang mampu menyembuhkannya. Tapi apakah anak itu bisa dipercaya?
"Jangan dengarkan omong kosongnya! Dia hanya akan menggunakan tawaran yang menarik untuk menjebakmu! Lihat saja, bahkan dokter terhebat tidak bisa menyembuhkan putrimu, lalu apakah bocah kecil sepertinya bisa melakukan hal yang mustahil?" Feng Ming berseru untuk menegur Jiang Shu yang mulai goyah.
Tujuan dia menjalin kesepakatan kemarin adalah untuk membalaskan dendam anaknya. Jika Jiang Shu menerima tawaran, dia pasti harus bertindak sendirian. Lagipula mereka juga tidak tahu hal apa yang akan diminta oleh Qing Yue'er untuk tawarannya.
"Aku tidak akan mengatakan banyak hal. Cukup bereskan Feng ... Feng apapun itu, lalu putrimu akan kembali sembuh." Bibir Qing Yue'er terangkat menjadi sebuah seringaian.
__ADS_1
***
Aku ingin mengatakan, sepertinya bab lalu banyak yang kontra, tapi itu tidak masalah. Aku akan tetap melanjutkan sesuai alur.