
Zu Ruochu hanya bisa tersenyum tak berdaya. Ini adalah kali pertama baginya melihat Wang Lin melakukan hal seperti ini. Namun, tidak bisa dipungkiri kalau Wang Lin cukup berbeda dari orang lain. Ya, itu bahkan berbeda dari senior terdekat dari Wang Lin.
"Apa aku bisa bergabung dengan kalian?" tanya Wang Lin. Permintaannya sungguh membuat Zu Ruochu terkejut. Namun, dia tidak bisa menolaknya dan hanya bisa menganggukkan kepala.
"Iya, kamu bisa ikut, tapi kenapa kamu tidak bersama dengan senior Wang Xun?" tanya Zu Ruochu yang masih heran. Dua saudara Wang biasanya selalu kompak.
"Tidak apa-apa. Dia sudah membawa banyak rekan dan aku tidak menyukai yang seperti itu. Nanti herbal spiritual yang diperoleh akan banyak dibagi, bukankah itu akan menyebabkan kita hanya bisa mendapat sedikit bagian saja?" Wang Lin menjawab dengan begitu tenang.
Qing Yue'er hanya bisa berkedut. Ada orang pelit di dunia ini?
"Baiklah, ayo pergi. Kita harus cepat-cepat mendapatkan herbal spiritual," ucap Wang Lin ketika menyadari berbagai ekspresi dari orang lain.
__ADS_1
Mereka pun akhirnya kembali melanjutkan perjalanan. Ketika memasuki kedalaman hutan, energi spiritual menjadi lebih meningkat. Pada saat itulah banyak herbal spiritual yang mulai bermunculan. Mereka memiliki bentuk yang bermacam-macam, tapi pada intinya itu masih tetap sebuah herbal.
Udara yang padat energi spiritual ada kemungkinan disebabkan oleh herbal yang tumbuh di sini. Mereka menghasilkan energi spiritual yang memengaruhi udara di sekitarnya.
Kelompok Qing Yue’er menjadi sangat senang. Mereka semua bergegas untuk memetik herbal-herbal itu.
Qing Yue'er mencoba memetik salah satu herbal, tapi setelah herbal berpindah ke tangannya tiba-tiba herbal itu langsung layu dan kehilangan esensi spiritualnya.
Qing Yue'er menjadi bingung. Kenapa herbal itu menjadi layu begitu saja? Dia menoleh ke orang lain untuk bertanya. Beruntung saat itu Zu Ruochu sedang memperhatikannya dengan tawa yang tertahan.
"Apa ini pertama kalinya kamu memetik herbal spiritual?" tanya Zu Ruochu.
__ADS_1
Ditanya seperti itu tentu saja mengharuskan Qing Yue'er untuk mengangguk. Ini benar-benar pertama kalinya dia memetik herbal spiritual. Jangankan memetik, bahkan melihat pun adalah sesuatu yang belum pernah dia lakukan.
"Pantas saja kamu tidak tahu," ucap Zu Ruochu. Kemudian dia pun akhirnya menjelaskan, "Begini, Qing Yu. Herbal spiritual cukup rentan dengan tangan manusia. Jadi ketika memetiknya kamu harus melapisi tanganmu menggunakan qi spiritual. Atau itu akan menjadi layu dan busuk."
Qing Yue'er akhirnya memahaminya. Kemudian dia pun mencoba mempraktikkan apa yang Zu Ruochu ajarkan. Dia melapisi tangannya menggunakan qi spiritual sebelum akhirnya dia pun memetiknya. Kali ini ternyata tidak ada efek apa pun. Sepertinya memang ini adalah cara yang sebenarnya.
Akhirnya Qing Yue'er melanjutkan dengan cara seperti itu. Dia memetik herbal yang ada di sana dalam jumlah yang banyak. Namun, hal itu juga memiliki sebuah kerugian. Energi spiritualnya menjadi cepat terkuras karena terus-terusan dikeluarkan.
"Apa kalian sudah lelah?" tanya Zu Ruochu pada anggotanya. Yang lain langsung mengangguk. Beberapa memiliki wajah yang sudah memucat.
Qing Yue'er juga merasa energi spiritualnya menjadi habis, tapi tidak separah itu. Dia masih memiliki kekuatan yang tersimpan di dalam dantiannya.
__ADS_1
Zu Ruochu dan yang lainnya menjadi cukup heran. Hasil yang diperoleh oleh Qing Yue'er setara dengan mereka semua, tapi kenapa anak itu tidak terlihat kelelahan? Apa mungkin dia memiliki cadangan energi spiritual yang banyak?
Qing Yue'er menyadari tatapan mereka. Dia hanya tersenyum kecil dan akhirnya berjalan untuk beristirahat mengikuti yang lainnya. Dia tidak mungkin membuat orang lain berpikir hal yang macam-macam tentangnya.