
Qing Yue'er mengamati herbal-herbal yang ada di halaman samping kediaman Han Qiong. Dia menjadi takjub ketika melihat jenis-jenis yang ditanam di sana. Tanaman yang begitu sulit ditemukan di benua Tongxuan Timur ternyata di sini ditanam dengan begitu banyak. Ini semakin mencerminkan kesenjangan sumber daya antara Dataran Tengah dengan Tongxuan Timur.
Dia mulai menyiangi tanaman, mencabuti rumput-rumput liar yang tumbuh di lahan tanaman herbal. Rumput liar jika dibiarkan maka akan menyerap kandungan dari tanaman herbal. Hal itu akan menyebabkan tanaman herbal itu kehilangan zatnya.
Itu sama sekali bukan pekerjaan yang sulit. Bahkan Qing Yue'er bisa semakin mengenal karakteristik tanaman-tanaman yang belum pernah dia jumpai. Jika dia tidak tahu nama tanaman itu maka dia akan bertanya pada Mo Jingtian. Pria itu sungguh mengetahui banyak hal di dunia ini.
Ketika hari sudah semakin sore, pintu rumah tiba-tiba dibuka. Han Qiong keluar dari kediamannya untuk melihat bagaimana keadaan lahan herbalnya. Dia mengangguk puas ketika melihat rumput-rumput liar sudah menjadi bersih. Namun dia tidak menemukan keberadaan ketiga gadis itu. Di manakah mereka?
Saat dia berniat untuk mencari keberadaan mereka, tiba-tiba dia mendengar suara-suara yang datang dari balik kelompok tanaman yang memiliki tinggi sekitar 1 meter. Han Qiong segera memeriksa dan ternyata menemukan kepala ketiga gadis yang menyembul dari balik tanaman. Mereka tidak menyadari kalau Han Qiong sedang mendekati mereka.
"Bagaimana ada yang seperti ini?" tanya Jing Ling. "Apakah ini beracun?"
Beberapa saat kemudian Qing Yue'er menjawab, "Sepertinya tidak beracun."
"Apa yang kalian lakukan?" Han Qiong bertanya hingga mengagetkan mereka semua.
Qing Yue'er mendongak, dia langsung berdiri dan tersenyum. "Old Han, aku pikir kau tidak akan mau menemui kami."
Han Qiong membelai dagunya. "Apa kalian bersenang-senang sekarang?"
"Lihat lihat, ini apa kau tahu apa ini?" Qing Yue'er bertanya sambil menunjukkan hewan yang menyerupai cacing tanah. Namun cacing itu berbeda karena memiliki ekor yang menyala-nyala dengan cahaya berwarna putih.
"Wah, kalian menemukannya? Itu adalah cacing spiritual. Bukankah begitu sulit untuk menangkapnya?" Han Qiong bertanya dengan heran. Cacing spiritual adalah hewan yang cukup langka. Hewan itu tercipta dari akumulasi energi spiritual tanaman-tanaman herbal selama beberapa tahun. Seseorang harus bisa menghitung dengan jari berapa cacing yang kira-kira berkeliaran di sini.
Cacing spiritual memiliki manfaat untuk meningkatkan energi spiritual dalam tubuh. Selain memiliki manfaat seperti itu, cacing spiritual ternyata sangat sulit untuk ditangkap. Itu karena hewan tersebut bisa bergerak dengan kecepatan gila. Namun gadis-gadis ini ternyata bisa menangkapnya?
"Kami tentu merasa sulit menangkapnya, bahkan hampir merusak tanamanmu," ucap Qing Yue'er dengan malu-malu.
__ADS_1
Han Qiong langsung memeriksa koleksi tanaman herbalnya. Apa yang dia lihat membuat hatinya sedikit masam. Beberapa tanaman sudah diinjak dan roboh, bahkan ada tanaman yang tercabut dari akarnya begitu saja.
"...."
Itu pasti ulah mereka. Han Qiong hanya bisa menghela napasnya dengan berat. Bahkan setelah merusak seperti ini, gadis itu hanya mengatakan hampir merusak? Bukankah itu sudah merusaknya? Aih, Sepertinya keputusan untuk menguji mereka adalah sesuatu yang salah.
Jing Ling hanya bisa terkekeh-kekeh sendiri. Dia juga merasa telah merusak tanaman tanpa disadari. Namun itu tidak bisa disalahkan bukan? Mereka terlalu tenggelam dalam menangkap cacing spiritual itu.
"Baiklah baiklah, kalian bisa menggunakan cacing itu untuk meningkatkan jumlah qi spiritual," ucap Han Qiong pada akhirnya.
Qing Yue'er merasa lega. Beruntung orang tua itu tidak marah karena perbuatan mereka. "Heheh, apa kau tidak menginginkannya?"
"Untuk orang sepertiku, cacing spiritual sudah tidak memiliki pengaruh apa pun. Aku pikir kamu juga sudah tidak memerlukannya. Jadi biarkan temanmu yang memanfaatkan cacing itu," ucap Han Qiong. Meskipun cacing spiritual sangat bagus untuk meningkatkan qi spiritual, tapi itu tidak akan berpengaruh pada ahli puncak alam langit ke atas.
Akhirnya Qing Yue'er membiarkan Jing Ling dan Ming Yuxia untuk memanfaatkan cacing spiritual sebaik mungkin. Dia juga ingin membuat kedua gadis itu cepat meningkatkan kekuatan, agar mereka tidak memiliki begitu banyak selisih.
Setelah itu Jing Ling dan Ming Yuxia pun dengan senang hati menerima cacing tersebut. Mereka berdua langsung menyempurnakan cacing spiritual secara bersmaan. Hingga beberapa saat mereka pun merasa dantian mereka penuh, tetapi itu tidak cukup untuk melakukan terobosan. Namun itu bukan sesuatu yang disayangkan. Mungkin jika malam ini mereka melakukan pelatihan, mereka akan segera melakukan terobosan.
Qing Yue'er segera menjawab, "Kami sebenarnya ingin belajar di tempat ini. Sayangnya pendaftaran masih menunggu tiga bulan lagi."
Han Qiong membelai jenggotnya. "Aku bisa membantu kalian, tapi itu pasti tidak akan mudah."
Dia mungkin merupakan guru yang berpengaruh di akademi ini, tetapi dia juga harus memiliki izin agar bisa memasukkan murid baru pada waktu yang tidak ditentukan. Jika dia diketahui memasukkan murid tanpa izin, maka bukan hanya dia yang terkena masalah, murid itu juga akan dikenai hukuman.
"Bukan masalah, sesulit apa pun kita akan tetap melakukannya," ucap Qing Yue'er yang dibalas dengan anggukan oleh Jing Ling dan Ming Yuxia.
"Kalau begitu, kalian ikutlah denganku." Han Qiong mengajak mereka pergi ke tempat lain. Mereka mengikutinya selama beberapa saat hingga tiba di sebuah ruangan yang sangat besar. Di ruangan itu ada banyak buku-buku dan gulungan-gulungan yang ditata di rak-rak kayu. Sudah dipastikan itu adalah sebuah perpustakaan.
__ADS_1
Han Qiong membawa mereka hingga bertemu dengan seorang pria tua yang sedang sibuk dengan catatannya. Beruntung saat ini hari sudah mulai gelap sehingga perpustakaan tidak begitu ramai. Hal ini menyebabkan mereka lebih leluasa untuk berbicara.
"Peng Tua, apa kau begitu sibuk sekarang?" tanya Han Qiong pada Peng Liang.
Tanpa mengangkat kepalanya, Peng Liang pun menjawab, "Ada apa seorang Guru Han menggangguku di tempat seperti ini?"
"Heheh, aku ingin memasukkan tiga murid baru ke dalam akademi," ucap Han Qiong.
Sontak Peng Liang langsung mendongakkan kepalanya. Dia memeriksa Qing Yue'er dan yang lainnya dengan teliti. Setelah beberapa saat dia menatap Han Qiong dengan antusias. "Han Tua, dari mana kamu menemukan bibit unggul seperti mereka?"
Han Qiong menguap malas. "Tentu saja itu berkat teh-teh yang kau remehkan. Hari itu akhirnya aku bertemu dengan mereka. Jadi bagaimana?"
Peng Ling sedikit tidak percaya dengan omongan Han Qiong, tapi dia tidak mengatakannya. "Hmm, sekarang ada aturan baru dari kepala sekolah."
"Apa itu?"
"Murid yang masuk lewat pintu belakang harus tetap mengikuti ujian seperti pendaftaran normal," ucap Peng Liang.
"Tidak masalah, ini adalah sesuatu yang adil. Lagipula gadis-gadis ini pasti bisa melewati ujian masuk itu." Han Qiong berkata dengan percaya diri.
"Kalau begitu malam ini juga ujian masuk akan diadakan. Aku akan meminta seseorang untuk mempersiapkannya."
Han Qiong hanya mengangguk menyetujui. Kemudian dia berbalik untuk memeriksa keadaan Qing Yue'er dan lainnya. "Kalian harus mengikuti ujian dulu, dan ini bukan sesuatu yang mudah. Kalian tidak takut 'kan?"
"Kenapa kita harus takut?"
Han Qiong terkekeh. "Aku rasa ujian untuk kalian akan lebih sulit dari pendaftaran normal."
__ADS_1
Biasanya para peserta pendaftaran akan diuji dengan memasuki ruangan yang diisi dengan boneka-boneka kelas menengah. Mereka harus bisa mengambil item tertentu yang ada di dalam ruangan tersebut. Jika berhasil maka mereka akan diterima sebagai murid baru, dan jika gagal mereka akan dieliminasi begitu saja.
Namun untuk kali ini dia tidak bisa yakin apakah ujiannya akan sama. Mengingat kekuatan Qing Yue'er yang banyak melampui murid-murid senior, ada kemungkinan kalau ujian untuknya akan jauh lebih sulit dari yang lainnya.