
Kelompok Ling Wuji tiba di istana kerajaan. Mereka segera masuk ke ruangan khusus yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang penting saja. Saat ini di sana hanya ada mereka berempat.
“Qi Rong, berapa lama kira-kira formasi itu bisa bertahan?” tanya Ling Wuji.
“Jika jumlah iblis-iblis itu tidak bertambah kurasa bisa bertahan hingga satu minggu,” balas Qi Rong. Dia menatap mereka dengan kening berkerut.
“Aku lebih penasaran dengan siapa yang memasang formasi itu. Bantuan ini terlalu berarti,” imbuhnya.
Ji Fan mengangguk setuju. Jika formasi itu tidak ada maka kerajaan Linxiang pasti sudah dilumuri dengan darah. Iblis-iblis mungkin sudah memorak-porandakan wilayah kerajaan.
“Kalau begitu apa yang harus kita lakukan? Kudengar Akademi Xinfeng memiliki formasi yang bagus ciptaan Penatua Zu,” ungkap Ji Fan. Penatua Zu yang dia maksud adalah Zu Tiankong, guru Qing Yue’er di masa lalu.
“Apa kau ingin kita memintanya memasang formasi itu di sini?” Qi Rong bertanya mengejek. “Percuma saja. Formasi misterius ini justru lebih kuat dari formasi Penatua Zu.”
Mereka terkejut mendengar ucapan Qi Rong. Formasi yang melindungi kerajaan Linxiang lebih kuat dari milik Zu Tiankong? Bukankah itu berarti penciptanya lebih kuat dari orang tua itu?
Zu Tiankong adalah seseorang yang sangat dihormati berkat kekuatan rohnya yang luar biasa. Dia orang yang dihargai di benua Tongxuan ini. Orang yang bisa menciptakan formasi lebih kuat darinya pasti sangat luar biasa.
“Apa mungkin itu seseorang dari Akademi Surgawi?” Ling Wuji mencoba menebak.
Namun, Qi Rong segera membantah. “Itu tidak mungkin. Sebenarnya aku kembali dari Akademi Surgawi juga untuk menyampaikan pesan dari kepala akademi,” katanya.
“Pesan apa?”
Qi Rong menjawab, “Seluruh bangunan akademi sangat besar dan masih baru. Kepala akademi bersedia menampung penduduk kerajaan Linxiang di sana apabila terjadi situasi yang buruk.”
Mereka kembali dibuat terkejut dengan penuturan Qi Rong. Penduduk kerajaan Linxiang tidak hanya terdiri dari seratus atau dua ratus orang. Bagaimana mungkin kepala Akademi Surgawi mau menampung manusia yang jumlahnya ada ribuan?
“Mereka sangat baik,” lirih Bai Fu’er. Meskipun dia tidak berguru di sana, tetapi ini bukan pertama kalinya dia mendapat kebaikan dari Akademi Surgawi.
__ADS_1
Bai Fu’er merasa senang sekaligus terharu. Ini pasti karena Qing Yue’er. Mereka pasti sangat menghargai gadis itu.
“Bagaimana menurut kalian?” tanya Ling Wuji. Dia ingin mendengar pendapat setiap orang.
Mereka terdiam sejenak. Ini keputusan yang sulit. Akademi Surgawi berada di Dataran Tengah, sedangkan kerajaan Linxiang berada di sudut timur benua Tongxuan. Jaraknya akan sangat jauh bagi rakyat biasa.
Selain itu tidak ada yang menjamin keselamatan mereka di perjalanan. Maksudnya, bagaimana jika ada serangan iblis di tengah perjalanan? Bukankah itu akan berisiko tinggi?
“Kalian tidak perlu memindahkan orang-orang ke Akademi Surgawi.” Tiba-tiba suara lain terdengar dari ujung ruangan.
Mereka langsung menoleh dan seketika terpaku melihat siapa yang baru saja muncul. Wanita itu …. Apa mereka salah lihat? Wajah semua orang berubah menjadi kosong penuh keterkejutan.
Qi Rong mengucek matanya beberapa kali. Dia takut salah melihat. Namun, tidak peduli berapa kali pun dia mengucek mata, wanita berpakaian putih polos itu masih tetap berdiri di sana sambil tersenyum manis.
“K—Kauu ….” Qi Rong terbata menunjuk pada sosok itu.
“Yue’er, apa itu kau?” Bai Fu’er bertanya dengan suara lirih. Daripada para pria yang hanya terbengong, dia adalah seseorang yang lebih cepat tanggap.
“Surga! Ini benar-benar Yue’er?” Qi Rong mengguncang pundak Qing Yue’er beberapa kali. Dia benar-benar tidak percaya akan melihat gadis itu di sini.
“Lepaskan tanganmu, bodoh! Jelas-jelas ini aku.” Qing Yue’er menepis tangan Qi Rong.
“Ini benar-benar Yue’er!” Qi Rong berseru dengan heboh. Hanya Qing Yue’er dan teman-temannya yang berani mengoloknya dengan panggilan bodoh seperti itu.
Sekarang dia percaya, perempuan cantik di depannya memang Qing Yue’er.
Qing Yue’er menggelengkan kepala tidak habis pikir. Ternyata meskipun Qi Rong sudah menjadi pria dewasa yang tampan, sifatnya masih tidak berubah sama sekali.
“Ini memang aku,” ucap Qing Yue’er.
__ADS_1
“Cepat lepaskan Yue’er, Qi Rong!” Bai Fu’er berseru.
Dia mendorong Qi Rong agar menyingkir. Setelah itu dia langsung memeluk Qing Yue’er dengan erat. Tanpa sadar sudut matanya mulai basah. Dia benar-benar merindukan gadis itu.
Qing Yue’er mengusap punggung Bai Fu’er dengan lembut. Hatinya merasa hangat. Sudah lama mereka tidak bertemu dan dia juga merindukan wanita itu.
Melihat dua wanita yang sedang berpelukan membuat Ji Fan tersenyum tipis. Mungkin malam ini dia merasa khawatir dengan kedatangan para iblis. Namun, kekhawatirannya langsung lenyap setelah melihat Qing Yue’er kembali.
“Selamat datang kembali ke kerajaan Linxiang.” Ling Wuji akhirnya membuka suara. Dia tersenyum melihat sosok Qing Yue’er yang sudah lama dia kagumi.
Qing Yue’er segera melepaskan pelukannya. Dia beralih menatap Ling Wuji. Ada perasaan bangga ketika melihat pria dewasa yang tampak mengenakan mahkota.
Bagaimanapun juga Qing Yue’er adalah orang yang secara tidak langsung sudah membuka jalan bagi Ling Wuji untuk menjadi raja. Jadi dia merasa ada andilnya di sana.
“Terima kasih,” ucap Qing Yue’er. Melihat interaksi teman-temannya dengan Ling Wuji membuat dia bisa menyimpulkan, sepertinya Ling Wuji adalah seorang raja yang baik.
“Apa orang yang menciptakan formasi itu adalah kau?” tanya Ji Fan.
Qing Yue’er terkekeh. “Sebenarnya itu formasi yang kutanam sejak lama. Dan berkat itu juga aku bisa merasakan bahaya yang menimpa kerajaan Linxiang,” ucapnya dengan jujur.
Mereka langsung terkejut. Tidak ada yang tahu ternyata Qing Yue’er sangat memedulikan keselamatan orang-orang di kerajaan Linxiang. Bahkan perempuan itu sudah mempersiapkan segalanya jauh-jauh hari.
“Jadi itu alasan kenapa kau datang ke sini?” Qi Rong bertanya yang kemudian diangguki oleh Qing Yue’er.
Qi Rong pun tertawa keras. “Haruskah aku berterima kasih karena ada iblis yang menyerang? Jika tidak ada mereka pasti kau tidak akan datang.”
Qing Yue’er ingin sekali menendang Qi Rong. Namun, saat ini dia tidak ingin terlalu banyak bercanda. Ada hal penting yang harus mereka lakukan.
“Jadi bagaimana?” tanya Ling Wuji. Dia menatap Qing Yue'er untuk meminta saran.
__ADS_1
“Poin utamanya adalah para iblis. Percuma saja melarikan diri jika mereka tidak dihancurkan. Apa kau akan menyerahkan tanah ini pada pasukan iblis?” tanya Qing Yue’er.
Dia menggeleng dan melanjutkan, “Tidak perlu pergi ke mana-mana. Kita akan menghancuran iblis itu bersama-sama. Dan mengirim mereka kembali ke neraka.”