Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Penyelesaian


__ADS_3

Qing Yue'er mengeluarkan sitar dari dimensinya. Sitar itu dibalut denga qi spiritualnya sehingga mengeluarkan pendar cahaya biru lembut. Kemudian dia langsung melemparkannya ke udara.


Boomm!


Saat itu juga sitar pun meledak menghasilkan bunyi yang memekakkan telinga. Dalam ledakan itu ada banyak partikel-partikel kecil yang tersebar ke segala arah. Partikel kecil itu adalah potongan kekuatan jiwa yang terbebas dari pengekangan sitar.


Kelompok Raja Song hanya bisa tersenyum masam. Mereka benar-benar tidak berdaya di hadapan Qing Yue'er. Bahkan Guru Besar Heng Yuan tidak dapat berkutik di depannya. Gadis itu terlalu menakutkan.


Qing Yue'er melihat partikel kekuatan jiwa yang melayang ke berbagai arah sebelum akhirnya melebur dengan kegelapan malam. Kekuatan jiwa itu akhirnya kembali ke jiwa pemiliknya.


Senyum samar muncul di bibir Qing Yue'er. Dia merasa lega, akhirnya dia telah menepati janjinya pada Xiao Hai.


Dia mengalihkan pandangannya dan menatap kelompok Raja Song dengan tatapan menyipit. Sekarang dia masih belum bisa tenang. Masih banyak cara lain bagi orang-orang ini jika memang mereka masih menginginkan untuk membuka tanah terlarang. Jadi dia harus memastikan orang-orang ini merasa jera.


"Seorang raja adalah panutan untuk rakyatnya. Dia memiliki kewajiban untuk melindungi mereka, bukan untuk semena-mena mencelakainya." Qing Yue'er berbicara dengan tenang. Dia menatap Raja Song yang saat ini merasa risih karena diperhatikan olehnya.


"Apa kamu masih ingin membuka tanah terlarang?" tanya Qing Yue'er. Pertanyaannya terdengar tenang, tetapi ada perasaan dingin bagi siapa pun yang mendengarnya.


Raja Song langsung menggelengkan kepalanya. Meskipun begitu tidak ada yang tahu apakah itu adalah sebuah kejujuran atau kebohongan.


Qing Yue'er tidak mengindahkan jawaban Raja Song. Dia menatap ke kejauhan pada tempat dengan aura paling beku. Itu adalah tempat di mana tanah terlarang berada. "Ying Jun, apa kamu memiliki formasi yang bisa menyegel tanah terlarang sampai batas waktu yang tidak diketahui?"


Ying Jun tidak menjawab. Sebenarnya dia memiliki formasi yang begitu kuat. Itu adalah formasi yang digunakan untuk menyegel sesuatu yang ada di dasar kolam Yin Yang. Namun sepertinya dia tidak bisa menggunakannya untuk menyegel tanah terlarang.


"Tidak ada. Taotie mungkin memilikinya," ucap Ying Jun.

__ADS_1


Akhirnya Qing Yue'er menanyakan hal yang sama pada Taotie. Benar saja iblis itu ternyata memilikinya. Akhirnya dia mengeluarkan Taotie yang akhir-akhir ini selalu mengubah wujudnya menjadi manusia.


Iblis yang memiliki wajah tampan itu muncul dari udara kosong. Semua orang langsung terkejut ketika melihat kedatangan orang itu yang terlalu tiba-tiba. Namun mereka juga tidak melakukan apa pun, hanya diam penasaran dengan identitasnya.


Kedua mata Taotie atau pememiliki nama Wu Hei'an itu melirik Mei Yiran dan Mei Xin. Sepertinya dia tertarik pada kedua wanita cantik itu.


"Wu Hei'an, lakukan sekarang," ucap Qing Yue'er yang mengetahui apa yang ada di pikiran Taotie. Memang iblis itu memiliki sifat yang bertolak belakang dengan Ying Jun.


"Baik." Taotie yang berniat untuk menggoda kedua wanita itu pun mengurungkan niatnya. Dia berbalik dan mulai menulis formasi dengan kecepatan yang menakjubkan.


Hanya dalam beberapa saat dua buah formasi berwarna hitam itu sudah selesai. Dia langsung mendorong salah satu formasi ke arah tanah terlarang. Formasi itu melesat jauh dan langsung mendarat di sana. Semua orang bisa merasakan getaran samar di bawah kaki mereka. Namun itu hanya sesaat sebelum menghilang begitu saja.


Taotie mengangkat satu formasi yang tersisa. "Apa kalian tahu untuk apa formasi ini?"


Semua orang hanya menggeleng. Mereka tidak berani berbicara terlalu banyak. Apalagi pria yang satu ini memiliki aura yang tak kalah tajam dari Qing Yue'er.


"Formasi ini adalah satu kesatuan. Jika kalian dengan paksa menghancurkan segel yang terpasang di tanah terlarang, maka formasi yang telah kuletakkan di tanah ini akan menghancurkan seluruh tanah kerajaan Xirei,' ucap Taotie dengan tajam.


Setelah mengatakan itu dia pun tertawa dengan keras sebelum akhirnya sosoknya menghilang ke dalam kekosongan.


Meskipun sosoknya sudah menghilang, suara tawanya masih bergema di udara. Orang-orang dibuat menggigil dengan tawa yang keluar dari mulut Taotie. Memang iblis yang sebenarnya tidak akan bisa memanipulasi udaranya.


Jing Ling dan Qi Rong saling menatap. Mereka heran dengan kedatangan Taotie. Meskipun Jing Ling pernah satu kali bertemu Taotie, tapi dia tidak mengetahui tingkat kekuatannya. Sekarang setelah melihat ini dia memang harus mengakui kehebatannya.


Sedangkan Qi Rong malah tidak tahu apa-apa. Ini baru kali pertama dia melihat Taotie. Diam-diam rasa hormatnya semakin tinggi pada Qing Yue'er. Gadis itu bahkan mampu menaklukkan orang sehebat itu?

__ADS_1


Qing Yue'er mengamati wajah setiap orang. Dia mungkin akan meninggalkan tempat ini. Namun dia ingin mengingat setiap orang-orang yang pernah berurusan dengannya. Entah itu hal baik atau buruk, dia ingin mengingatnya agar dia bisa menentukan bagaimana dia bersikap jika sewaktu-waktu mereka bertemu di masa depan.


"Mei Yiran, kamu adalah wanita yang berbakat. Berhenti memijat tengkukmu sebelum tidur, itu hanya akan sia-sia," ucap Qing Yue'er.


Mei Yiran langsung melebarkan matanya. Dia benar-benar terkejut dengan apa yang keluar dari mulut Qing Yue'er. Hanya dia yang tahu jika sebelum tidur dia akan memijat tengkuknya karena dia selalu merasa kesakitan setiap malam. Bagaimana gadis itu mengetahui rahasianya?


"Bagaimana kamu bisa tahu?" tanya Mei Yiran yang merasa tidak percaya.


"Itu tidak penting."


"Lalu ... apa yang harus aku lakukan?" Mei Yiran bertanya dengan ragu. Dia merasa sedikit malu, tapi dia segera menyingkirkan gengsinya untuk bertanya.


"Kamu hanya perlu meminum air rebusan Rumput Ekor Kuda yang sudah dikeringkan," ucap Qing Yue'er.


"Terima kasih," tanpa ragu Mei Yiran langsung mengucapkan terima kasih. Dia bahkan ingin berlutut, tapi melihat Mei Xin menatapnya dengan jengkel. Akhirnya niatnya diurungkan.


Hanya dia yang tahu bagaimana menderitanya dia setiap malam. Menerima solusi dari Qing Yue'er tentu saja membuat dia merasa cukup dihargai. Dia tidak menyangka kalau gadis itu mau memberinya saran pengobatan.


Qing Yue'er hanya berdehem. Sebenarnya dia bisa melihat keadaan Mei Yiran dengan kekuatan rohnya. Dia dapat merasakan bagaimana wanita itu begitu kehilangan sitar yang dari awal sudah menjadi miliknya. Jadi untuk sedikit menebusnya dia memberikan saran pengobatan yang sederhana.


Setelah itu Qing Yue'er menatap Jing Ling dan Qi Rong. Lalu mengajak mereka untuk segera pergi dari istana kerjaaan.


"Ayo pergi."


Jing Ling dan Qi Rong mengangguk. Akhirnya mereka bertiga pergi tanpa mengatakan sepatah kata perpisahan.

__ADS_1


Raja Song dan Heng Yuan hanya terdiam. Mereka merasa usaha yang telah dilakukan selama ini hanya berakhir menjadi sia-sia. Mungkin apa kata raja terdahulu adalah sebuah kebenaran. Tanah terlarang tidak bisa dibuka untuk selamanya.


__ADS_2