
Tang Wuming membuka kedua tangannya dan gombang serangan qi spiritual langsung melonjak ke arah Qing Yue'er. Namun, Zu Ruochu segera melindunginya. Dia lebih kuat dari Qing Yue'er dan tidak akan membiarkan anak itu terluka begitu saja.
Tak terelakkan hal itu membuat Tang Wuming semakin marah. Keduanya pun langsung melakukan pertempuran yang menghancurkan. Gelombang kekuatan destruktif meratakan tanah di bawah kaki mereka.
Sedangkan Chu Zhen, dia juga pergi melawan Wang Lin. Mereka semua saling menyerang satu sama lain. Debu dan kilatan langsung melonjak di mana pun mereka mendarat.
Qing Yue'er dan kedua saudara Mu menangani sisa kelompok Tang Wuming yang kekuatannya tidak begitu tinggi. Pertempuran semua orang benar-benar terlalu menakjubkan. Namun, Qing Yue'er tidak memerlukan waktu lama untuk memenangkan pertempuran. Lawannya langsung dilemparkan menjadi genangan darah hanya dalam beberapa saat.
Dia menoleh dan mendapati Zu Ruochu yang telah didorong mundur oleh Tang Wuming berkali-kali. Ekspresinya menjadi dingin, apalagi ketika melihat serangan Tang Wuming mengarah pada hal-hal yang tidak sopan. Amarahnya langsung meledak.
"Kakak Ruochu, biarkan aku yang menghadapinya!" seru Qing Yue'er.
Zu Rouchu yang merasa lelah ingin memprotes, tapi ekspresi dingin di wajah Qing Yue'er membuat dia mengurungkan niatnya. Akhirnya dia pun minggir untuk membiarkan Qing Yue'er melawan Tang Wuming. Dia tidak tahu apakah keputusannya telah benar atau salah.
"Kamu benar-benar berani untuk berniat melawanku. Jangan menyesal!"
Qing Yue'er mendengus. Dia tidak akan bekerja menggunakan kekuatan spiritualnya melainkan dia akan melawan Tang Wuming dengan kekuatan rohnya.
Cahaya merah langsung melambung dari tangannya. Dia mulai melakukan penyerangan dengan begitu cepat. Kemunculan kekuatan roh tentunya membuat kelompok Tang Wuming merasa tercengang. Mereka tidak menyangka jika orang yang dilawan adalah seorang spiritualis dunia.
Qing Yue'er menatap Tang Wuming dengan dingin. Pria itu sekarang memiliki wajah yang pucat saat melihatnya. Sorot matanya melemah, berbeda dengan sebelumnya yang selalu menatapnya dengan tatapan merendahkan.
"Kamu membunuh seorang senior! Kamu ... kamu tidak akan selamat!" Tang Wuming berbicara dengan gugup. Dia baru menyadari ternyata orang lain sudah mati di tangan Qing Yue'er. Sedangkan Chu Zhen sudah semakin lemah di depan Wang Lin.
__ADS_1
Sekarang hatinya menjadi bergetar. Menghadapi seorang spiritualis dunia bukanlah hal yang mudah. Bahkan jika kultivasinya berada di bawahnya, tapi itu masih tetap sulit.
Qing Yue'er mengibaskan tangannya. Kemudian cahaya merah melesat menuju dantian Tang Wuming.
"Aahhhh!"
Tang Wuming tidak bisa menghindar. Dia menjerit kesakitan sambil memegangi perutnya. Sejumlah qi spiritual merembes keluar dari sana. Kali ini Tang Wuming benar-benar putus asa. Dantiannya baru saja dihancurkan oleh Qing Yue'er.
Bagi seorang kultivator, dantian adalah hal paling penting yang setara dengan nyawanya sendiri. Jika dantian dihancurkan, berarti dia telah berubah menjadi manusia biasa yang sangat lemah. Kultivasinya akan lumpuh untuk selamanya. Menghancurkan dantian sama saja dengan memberikan penghinaan pada kultivator.
"********! Jika kamu berani, maka bunuhlah aku!" Tang Wuming berteriak dengan tenaga yang tersisa.
Qing Yue'er mendengus. Kematian adalah hal yang mudah bagi setiap orang. Dia ingin membuat musuhnya lebih menderita dari pada kematian.
Dia mengangkat tangannya. Sebuah belati es muncul, kemudian dia menggunakannya untuk memotong lidah Tang Wuming. Setelah itu, dia berpindah untuk memotong kedua tangan dan kakinya. Darah segar mengalir dari setiap potongan anggota tubuhnya.
Melihat hal itu, semua orang hanya bisa menelan ludah. Qing Yue'er benar-benar memiliki metode sendiri untuk menyiksa musuh. Mereka bersumpah di dalam hatinya, bahkan jika mereka harus mati, mereka tidak akan berani untuk memusuhi Qing Yue'er.
"Ah, sepertinya kamu meniliki harta yang bagus. Aku akan mengambilnya darimu."
Dengan tidak tahu malu, Qing Yue'er mengambil tas yang ada di pinggang Tang Wuming. Dia meneliti isi di dalamnya, ternyata ada beberapa herbal spiritual dan beberapa batu roh.
"Wah, kamu cukup kaya untuk dapat memiliki batu roh. Aku dengan suka rela akan mengambilnya." Setelah mengatakan itu, Qing Yue'er berbalik pergi meninggalkan Tang Wuming yang sudah tergeletak tidak berdaya.
__ADS_1
Qing Yue'er mengalihkan pandangannya pada Wang Lin dan Chi Zhen yang sedang vertempur. Dia merasa tidak sabar dan segera melemparkan kekuatan roh ke dalam kepala Chu Zhen. Seketika pria itu langsung menjerit kesakitan dan jatuh ke tanah.
Kelompok orang yang tersisa menatap Qing Yue'er dengan ngeri. Jadi ternyata mereka selama ini telah meremehkan kekuatan Qing Yue'er. Anak itu benar-benar sesuatu yang sangat menakutkan.
Zu Ruochu hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan Qing Yue'er. Namun dia tidak mengatakan apapun.
Qing Yue'er membersihkan tangannya. Kemudian dia membuka tas yang berisi ratusan herbal spiritual. Itu benar-benar membuat orang lain ingin tersedak. Namun dengan loyalnya Qing Yue'er membagi semuanya dengan rata.
Setelah semua dibagi rata, dia pun mengajak orang lain untuk cepat kembali. "Mari kita kembali."
***
Kelompok Qing Yue'er tiba di luar puncak saat matahari sudah mulai tenggelam. Qing Yue'er menyerahkan token kepada tetua yang menjaga gerbang. Kemudian setelah itu mereka pun kembali ke asrama dengan cara masing-masing.
Saat Qing Yue'er melihat kamarnya dari luar, dia mengingat sosok lembut pria itu. Saat dia pergi mengikuti Perburuan Obat, Mo Jingtian telah berjanji untuk menunggunya di asrama.
Namun ketika dia membuka pintu kamar, tidak ada siapapun disana. Semuanya rapi seperti tidak pernah tersentuh. Apa pria itu pergi dan melupakan janjinya?
Qing Yue'er berbalik untuk menutup pintu. Matanya tiba-tiba menyusut saat menemukan seseorang berpakaian hitam berdiri tepat di belakangnya. Itu adalah seorang wanita yang dingin tanpa ekspresi.
"Siapa kamu?"
Qing Yue'er merasa waspada. Dia sama sekali tidak bisa merasakan aura ataupun kekuatan dari wanita itu.
__ADS_1