
Kerajaan Linxiang, Tongxuan Timur. Kerajaan yang dulunya begitu terbelakang kini sudah terlihat berbeda. Istana kerajaan menjadi lebih besar dan luas. Itu merupakan hasil pimpinan raja yang sekarang, Ling Wuji.
Alun-alun kota yang menghilang kini dibuatkan sebuah tugu peringatan. Tugu itu bertuliskan sebuah kalimat, “Atas kebesaran gadis Qing kita.”
Jika Qing Yue'er melihat tulisan ini mungkin dia akan menggelengkan kepalanya. Mereka terlalu berlebihan.
Banyak lahan-lahan yang dulunya kosong dan terbengkalai kini sudah digantikan dengan pemandangan hijau. Sungai-sungai dijadikan sumber perairan yang baik. Rupanya sekarang tanah kerajaan Linxiang sudah dijadikan sebagai tanah subur yang menghasilkan.
Meskipun hari sudah malam, Qing Yue'er mampu melihat perubahan yang besar ini. Kerajaan yang dulunya bergantung pada kekuatan lain kini sudah berubah menjadi lebih mandiri dan maju. Siapa yang tidak senang melihatnya?
“Mereka melakukan semuanya dengan baik,” ucap Qing Yue'er. Sedangkan Mo Jingtian tidak berkomentar apa pun. Mereka berdua terus bergerak hingga tiba di depan sebuah bangunan yang begitu berarti.
Qing Yue'er menatap kediaman Bai dengan tatapan penuh arti. Sudah banyak waktu berlalu dan rumah itu masih sama seperti dulu. Tidak ada banyak yang berubah. Gerbangnya masih terbuat dari kayu dan semuanya sama.
Dengan langkah perlahan Qing Yue'er menghampiri penjaga gerbang yang sedang bertugas. Wajah mereka tampak asing, mungkin itu pekerja baru.
Ketika melihat kedatangan Qing Yue'er, penjaga-penjaga itu langsung menjadi siaga. Mereka menatap Qing Yue'er dengan penasaran. Hari sudah malam dan mereka tidak bisa melihat wajah Qing Yue'er dengan jelas. Jadi seseorang bertanya, “Apa yang Nona butuhkan?”
“Aku?” Qing Yue'er berdehem. “Aku ingin bertemu dengan Perdana Menteri Bai.”
“Ah, maaf, tuan kami tidak bisa diganggu di malam hari. Beberapa hari ini tubuhnya sedikit kurang sehat jadi membutuhkan lebih banyak istirahat,” ucap penjaga gerbang itu.
__ADS_1
“Sakit?” tanya Qing Yue'er. “Kalau begitu aku bahkan memiliki alasan lebih banyak untuk segera menemuinya.”
Penjaga-penjaga itu saling menatap. Kemudian penjaga yang sebelumnya itu kembali bertanya, “Bolehkah kami tahu siapa Nona ini? Dan untuk urusan apa Nona ingin bertemu dengan tuan?”
“Aku Qing Yue'er atau di masa laluorang lain lebih mengenalku sebagai Bai Yin Xue,” ucap Qing Yue'er. Dia mencoba memaklumi orang-orang ini. Mereka mungkin belum mengetahui banyak tentangnya.
Namun, setelah mendengar jawaban Qing Yue'er, mereka semua malah tertawa mengejek. Hampir semua orang di kerajaan Linxiang ini mengetahui tentang gadis bernama Bai Yin Xue atau Qing Yue'er. Gadis jenius yang sejak kecil dibesarkan di keluarga Bai.
Akan tetapi, kenyataan ini justru banyak membuat gadis-gadis urakan mengaku-ngaku sebagai Qing Yue'er. Itu memang benar, penjaga gerbang itu sudah berkali-kali menemukan seseorang yang mengaku atau menyamar menjadi Qing Yue'er. Namun, kenyataannya semua itu hanya trik untuk mendapatkan harta keluarga Bai. Itu terlalu menjijikkan.
Hal ini membuat penjaga gerbang menjadi lebih hati-hati dan tidak mudah mempercayai hal semacam itu. Mereka lebih banyak bersikap tegas dan teliti hingga akhirnya Qing Yue'er yang asli benar-benar kembali.
“Gadis, jangan membuat lelucon di malam hari seperti ini. Jangan bermain trik dengan kami.”
“Kenapa kalian berpikir aku sedang bermain trik?” tanya Qing Yue'er dengan pelan.
“Karena sudah banyak gadis lain yang sudah mengaku sebagai nona muda kedua. Kami tidak akan mudah untuk percaya lagi, apalagi sekarang nona muda kedua sudah pulang. Lebih baik kalian cepat pergi dari sini sebelum kami berbuat kasar pada kalian.”
Omong kosong. Bagaimana mungkin nona muda mereka akan pulang dengan tangan kosong seperti itu? Sebagai seorang jenius, nona muda mereka pasti pulang dengan cara yang lebih mewah. Misalnya, menaiki binatang roh yang sangat kuat seperti beberapa hari yang lalu. Tidak seperti gadis di depan mereka ini, begitu sederhana. Bukankah begitu?
Qing Yue'er mengerutkan keningnya. “Nona muda kedua sudah pulang? Maksud kalian adalah ....”
__ADS_1
“Benar. Nona Qing sudah kembali beberapa hari yang lalu. Jadi akan sia-sia jika kalian menyamar seperti sekarang.” Mereka semua tertawa mengejek. Menurut mereka, saat ini Qing Yue'er hanyalah lelucon yang gagal.
Qing Yue'er terkejut mendengar hal ini. Sepertinya benar-benar ada seseorang yang berhasil mengaku sebagai dirinya. Siapa orang itu? Siapa yang berhasil menipu semua orang di tanah kerajaan Linxiang?
“Jangan bersusah payah dengan orang-orang ini,” ucap Mo Jingtian dengan dingin. Dia ingin segera masuk dan melihat siapa orang yang berani menyamar sebagai Qing Yue'er.
Akhirnya Qing Yue'er mengangguk. Kemudian dia berjalan berdampingan dengan Mo Jingtian untuk menerobos penjagaan gerbang. Tentu saja sikapnya itu langsung disambut dengan permusuhan. Para penjaga itu langsung bergerak maju menghentikan langkah Qing Yue'er.
“Jadi kalian meminta kekerasan? Baik, kami akan menyambutnya dengan senang hati!” seru salah satu penjaga. Senjata mereka sudah diacungkan siap untuk menyerang siapa pun yang menerobos masuk.
Qing Yue'er mendecih. Dia melambaikan tangannya dan cahaya biru langsung berkilat menghantam mereka semua. Perbedaan kekuatan mereka terlalu jauh jadi serangan itu langsung menerbangkan semua penjaga gerbang.
“Jangan menghalangi langkahku,” ucap Qing Yue'er dengan dingin. Dia tidak mau repot-repot meyakinkan mereka bahwa dia adalah Qing Yue'er yang asli. Dia ingin melangkah lagi tapi seorang penjaga dengan beraninya menyerangnya lagi.
“Jangan berpikir untuk masuk ke dalam! Semuanya, cepat tahan gadis ini! Jangan biarkan nona kedua melihat penyamar lagi atau kita yang akan dihukum seperti kemarin!” teriak penjaga itu.
Dari sini Qing Yue'er dapat mengerti satu hal. Jadi orang yang mengaku menjadi dia adalah seseorang yang cukup ketat. Orang itu tidak membiarkan penjaga gerbang menjadi lengah dan memperkecil kemungkinan kalau Qing Yue'er yang asli akan pulang. Betapa konyolnya ini.
Perasaan Qing Yue'er menjadi jengkel. Jangan bilang kalau ayahnya yang sakit itu disebabkan oleh Qing Yue'er palsu? Ini tidak bisa dibiarkan. Orang itu bisa saja membunuh keluarga Bai. Apalagi orang-orang di sini pasti sangat menghargai keberadaan Qing Yue'er palsu. Itu akan mempermudah untuk menjalankan rencana busuk.
“Tidak ada waktu untuk melayani kalian,” ucap Qing Yue'er dengan sorot mata yang menggelap. Kemudian dengan cepat dia langsung memberikan serangan lain yang lebih serius. Kali ini penjaga-penjaga itu langsung diubah menjadi genangan darah.
__ADS_1
Qing Yue'er tidak memedulikan mereka lagi. Dia dan Mo Jingtian langsung bergerak memasuki kediaman Bai.