Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Bayi Beruang


__ADS_3

Qing Yue'er membawa Beruang Ying Yang pergi dari tempat itu. Kelompok manusia yang sebelumnya menghalanginya kini hanya bisa diam membiarkan Qing Yue'er melakukan semaunya. Yang terpenting sekarang adalah keselamatan masing-masing.


Beruang Ying Yang merasa puas. Semuanya berjalan sesuai prediksinya. Sekarang dia memberikan arahan ke mana mereka akan pergi. Dia sama sekali tidak takut kalau-kalau Qing Yue'er akan membunuhnya di tengah jalan. Nalurinya mengatakan bahwa gadis itu bisa dipercaya.


Setelah melalui banyak semak-semak dan jalan yang sulit akhirnya Qing Yue'er telah tiba di sebuah gua kecil. Gua itu memiliki banyak semak yang membuat jalan masuknya begitu tersembunyi. Selain itu suasana di sana juga sangat senyap, tidak ada suara binatang lain.


Beruang Ying Yang mengajak Qing Yue'er untuk masuk. Dia ingin menunjukkan sesuatu pada gadis itu. Dengan langkah yang terseok-seok dia pun masuk ke dalam.


Qing Yue'er mengikutinya dari belakang. Diam-diam dia mengedarkan kekuatan rohnya untuk memeriksa kemungkinan adanya bahaya. Namun dia tidak menemukan sesuatu yang mengancam. Mungkin Beruang Ying Yang itu tidak memiliki niatan buruk.


Gua itu terasa lembab dan dingin. Setelah masuk beberapa meter Qing Yue'er melihat dua makhluk kecil berbulu yang saling bergelayut, di atas rerumputan kering yang digunakan sebagai alas.


Ketika melihat bayi beruang itu, Qing Yue'er benar-benar merasa tertarik. Mereka begitu menggemaskan terutama karena bentuknya yang masih begitu mungil. Selain itu mereka terlihat begitu rentan, siapa pun yang melihatnya pasti berpikir untuk mendekap mereka dalam gendongan.


Beruang betina langsung berjalan mendekati bayi-bayinya. Namun langkahnya kini terlihat semakin gemetar, sepertinya luka di tubuhnya benar-benar membuatnya kesulitan.


"Aku bisa membantu menyembuhkan lukamu," ucap Qing Yue'er. Dia merasa iba saat melihatnya.


"Tidak perlu. Aku lebih tahu kondisi tubuhku sendiri. Itu hanya akan sia-sia," ucap beruang itu melalui transmisi suara.


Qing Yue'er hanya bisa terdiam. Dia tidak ingin memaksa juga, jika orang lain tidak menginginkan bantuannya. Mereka memiliki pilihan masing-masing.


"Aku terluka dan aku tahu hidupku tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi. Aku membawamu ke sini tak lain untuk meminta pertolonganmu," ucap berung itu lagi.


Kedua alis Qing Yue'er terangkat. Dia tidak tahu ke mana arah pembicaraan beruang betina itu. Akhirnya dia pun bertanya, "Apa yang mungkin bisa kulakukan?"

__ADS_1


Beruang betina mengambil kedua anaknya ke dalam gendongan. Setelah membisikkan sesuatu yang tidak dimengerti, dia menyerahkan bayi itu pada Qing Yue'er.


"Hidupku tidak akan lama lagi. Lukaku tidak mungkin bisa disembuhkan. Jadi bisakah aku menitipkan bayi-bayiku kepadamu?"


Qing Yue'er terkejut setelah mendengar ucapan beruang itu. Dia tidak menyangka jika beruang itu akan menyerahkan anaknya begitu saja. Semua orang harus tahu kalau Beruang Ying Yang adalah salah satu binatang roh yang paling menyayangi kerabatnya. Mereka tidak akan menyerahkan begitu saja pada orang asing.


Sekarang akhirnya Qing Yue'er menganggap ini serius. Sepertinya beruang betina itu benar-benar sudah sampai di ambang batas hidupnya.


Dia merasa ragu, tetapi melihat sorot permohonan di mata beruang membuat dia luluh juga. Tangannya bergerak untuk menerima bayi berbulu yang begitu menggemaskan.


"Aku percaya padamu. Tolong jaga mereka dengan baik, mungkin akan memiliki kegunaan di masa depan," ucap beruang betina dengan sendu.


Dia memang enggan memberikan anaknya pada manusia asing. Namun dia benar-benar tidak memiliki banyak waktu lagi. Luka yang didapat dari manusia-manusia serakah itu telah mengantarnya pada titik yang mematikan.


Kebetulan dia melihat Qing Yue'er. Bakat gadis itu benar-benar tidak seperti manusia pada umunya. Umurnya belum dewasa tapi kekuatannya sudah begitu tinggi, siapa yang bisa memprediksi masa depannya? Jika anak-anaknya ikut dengan gadis itu maka mereka bisa menjadi binatang roh yang kuat juga.


"Aku akan memastikan mereka hidup dengan baik," ucap Qing Yue'er. Dia memeluk bayi-bayi beruang dengan senang.


Beruang Ying Yang menghela napasnya lega. Setelah itu dia duduk di tanah sambil memejamkan mata. Tangannya menakan dadanya sendiri hingga sesuatu yang berwarna ungu terang keluar dari sana.


Dia mengambilnya dan menatapnya dengan tatapan sendu. Setelah beberapa saat dia bangkit dan memberikannya pada Qing Yue'er.


"Ini adalah apa yang aku janjikan sebelumnya. Terimalah, itu hanya akan berakhir sia-sia jika aku tetap menyimpannya," ucap beruang betina itu.


Qing Yue'et tertegun. Ini adalah hal yang sudah keluar dari dugaannya. Dia tidak perlu melakukan usaha apa pun dan inti yang banyak diminati oleh orang lain benar-benar tiba di depan matanya. Bukankah ini sesuatu yang begitu tak terduga?

__ADS_1


Qing Yue'er mengambilnya. Benar apa yang beruang itu katakan. Inti itu akan sia-sia jika dibawa mati oleh pemiliknya.


Setelah merasa semuanya selesai, Beruang Ying Yang pun sedikit menunduk untuk menghormati Qing Yue'er. Kemudian dia berlari keluar dari gua. Tidak tahu tujuan mana yang akan dia ambil.


Kedua mata Qing Yue'er hanya mengamati kepergian beruang itu. Dia tidak menghentikannya. Beruang itu sudah memutuskan jalan yang dipilih.


Qing Yue'er memandang pada bayi-bayi beruang yang saat ini sudah terlelap. Pikirannya melayang. Saat ini mungkin dia masih bisa merawatnya, tapi apakah di masa depan dia juga masih bisa menjaganya?


Ah, itu masalah nanti. Yang terpenting sekarang adalah inti yang saat ini ada di tangannya. Inti binatang roh memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan kultivasi. Ini benar-benar keberuntungan.


Dia meletakkan bayi beruang kembali ke rerumputan kering yang dijadikan alas. Kemudian dia mulai bermeditasi untuk menyerap energi yang terkandung dalam inti spiritual.


Namun, entah itu karena dia belum lama ini mengalami terobosan atau karena energi spiritualnya yang terlalu kurang sehingga sekarang dia tidak dapat melakukan terobosan lagi. Qi spiritual dari inti beruang hanya bisa memenuhi dantiannya, tapi tidak bisa membantu melakukan terobosan.


Meskipun begitu Qing Yue'er tidak menyesal. Setidaknya sekarang dia memiliki bayi beruang yang bisa menjadi cikal bakal binatang roh yang kuat.


Qing Yue'er memindahkan bayi beruang ke dalam dimensinya. Dia juga membuatkan sarang kecil di sana agar bayi beruang lebih nyaman. Dalam dimensi akan lebih aman karena ada Ying Jun juga yang bisa menjaganya.


"Heheh, kamu harus menjaga bayi-bayi ini," ucap Qing Yue'er pada Ying Jun.


Sedangkan Ying Jun hanya bisa tersenyum miris. Tempat yang awalnya didominasi olehnya sekarang sudah menjadi seperti peternakan. Semakin hari semakin ada saja makhluk yang tinggal di sana.


Aih, mungkin dia harus mulai bisa mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu ada makhluk lain juga yang tinggal di sana. Pada saat itu mereka akan bersatu dan menjadi pasukan tersembunyi Qing Yue'er. Haha, bukankah itu keren?


***

__ADS_1


Halo, ada yang mau author tanyain, nih. Jadi menurut kalian adegan atau part mana sih yang paling kalian suka dari bab satu sampai sekarang?


Boleh dijawab dong ya ^_^


__ADS_2