Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Tiba di Akademi Surgawi


__ADS_3

“Yue’er, apa kau yakin akan pergi ke Akademi Surgawi sendiri?” Zu Tiankong bertanya ketika Qing Yue’er sedang bersiap untuk melakukan perjalanan. Dia ingin menemani gadis itu. Bagaimanapun juga, situasi di Benua Tongxuan sedang kacau dan berbahaya.


Kekuatan Qing Yue’er mungkin sudah lebih kuat. Bahkan jauh lebih kuat darinya. Namun, dia tetap mengkhawatirkannya. Bisa memastikan keselamatannya secara langsung akan lebih baik daripada hanya mendoakannya dari jauh.


“Guru Zu benar. Biarkan dia mengantarmu ke sana,” kata Bai Su dengan serius. Iblis-iblis di Tongxuan Timur sudah dihancurkan. Namun, bagaimana dengan Dataran Tengah? Mereka masih belum tahu situasinya.


Qing Yue’er tersenyum pada mereka yang begitu peduli padanya. “Jangan khawatir, Ayah. Guru Zu masih harus menjaga Akademi Xinfeng. Aku akan baik-baik saja.”


Mereka yang mendengar itu hanya bisa menghela napas. Tidak ada yang memaksa lagi. Lagi pula, mereka sudah tahu bagaimana karakter Qing Yue’er. Keputusan gadis itu tidak akan mudah digoyahkan.


Setelah itu, Qing Yue’er berpamitan pada semua orang. Dia tidak bisa tinggal atau bersantai karena masih ada banyak hal yang menunggunya. Jadi, dia segera meninggalkan Kerajaan Linxiang dan bergerak menuju Dataran Tengah.


Kali ini dia tidak akan melakukan perjalanan dengan rendah hati. Tidak dengan menaiki kuda apalagi berjalan kaki. Sosoknya berubah menjadi cahaya yang meluncur cepat di langit. Orang yang melihat itu hanya akan berpikir itu adalah bintang jatuh di siang hari.


Di sepanjang perjalanan itu, Qing Yue’er mengawasi wilayah Tongxuan Timur dan Dataran Tengah dengan saksama. Tidak ada sesuatu yang penting yang dia temukan. Di siang hari ini tidak ada tanda-tanda keberadaan iblis.


Dia sampai di atas Akademi Surgawi hanya dalam waktu yang singkat. Namun, dia tidak langsung turun, melainkan mengamati bangunan besar itu dengan perasaan yang rumit. Di masa lalu ada banyak hal yang terjadi di sana. Termasuk bagaimana tanpa sengaja dia menghancurkan dan meruntuhkan bangunan itu setelah bertempur melawan Liu Teng.


Sekarang, Akademi Surgawi sudah sepenuhnya berjalan normal. Bangunan barunya menjadi lebih modern dan elegan. Murid-murid tampak sibuk berkeliaran dengan aktifitas masing-masing.


Qing Yue’er tidak akan masuk melalui pintu gerbang. Itu akan terlalu mencuri perhatian. Lebih baik dia langsung pergi menemui orang yang ingin dia temui.


Sosoknya kembali berubah menjadi cahaya yang kemudian menembus formasi pelindung akademi. Beberapa saat kemudian, dia sudah muncul di depan halaman kediaman yang cukup sepi dan terasing. Ada kebun herbal di samping kediaman itu.


Senyum tipis muncul di bibirnya. “Kediaman Han Qiong tidak banyak berubah,” gumamnya sambil mengamati rumah itu. Dia melangkah mendekati pintu masuk dan mengetuknya beberapa kali.


“Siapa yang ingin menggangguku?! Sudah kubilang aku sedang sibuk!” Suara marah pria tua terdengar dari dalam.

__ADS_1


Qing Yue’er mengangkat salah satu sudut alisnya. Itu adalah suara Han Qiong. Namun, pria tua itu terdengar kesal dan tidak ingin diganggu. Apa yang sedang dia lakukan di dalam sehingga tidak ingin menemui tamu?


Dia terkekeh, lalu bertanya, “Guru, apa kau yakin tidak ingin bertemu denganku?”


Han Qiong yang saat ini sedang sibuk mengaduk-aduk kualinya tiba-tiba tersentak. “Suara itu …. Apa kau merasa akrab?” dia bertanya pada remaja laki-laki yang sedang membantunya membuat ramuan.


“Memang sedikit akrab,” kata Xiao Mo sambil mengerutkan kening. Dia tiba-tiba menatap Han Qiong, dan pria tua itu juga menatapnya.


“Itu murid kesayanganku!” seru Han Qiong sambil memelotot. Dia segera menyerahkan tongkat pengaduk ramuannya pada Xiao Mo. “Lanjutkan pekerjaanmu!”


Sosok pria tua itu lalu meluncur ke pintu masuk hanya dalam kedipan mata. Dia segera membuka pintu kayu itu lalu melihat seorang wanita muda yang sangat cantik. Jantungnya berdebar-debar dengan cepat. “Xinyu! Surga, apakah ini nyata?”


Qing Yue’er tersenyum lalu mengangguk. “Guru, ini aku.”


Dia hendak membungkuk hormat, tapi Han Qiong segera menghentikan tindakannya. “Tidak perlu melakukan itu. Tidak perlu,” ucap pria tua itu sambil menepuk pundaknya.


“Masuklah. Lebih baik kita bicara di dalam.”


Han Qiong memimpin Qing Yue’er masuk. Dia langsung dipertemukan dengan remaja laki-laki yang sedang mengaduk ramuan dalam kuali besar. Seketika itu juga, dia langsung tersenyum lebar. “Xiao Mo, kau sudah bukan anak-anak lagi ya?”


Xiao Mo sedikit terkejut, lalu menggaruk tengkuknya dengan malu. Selama tinggal bersama Han Qiong, dia tidak banyak berinteraksi dengan perempuan. Jadi, dia merasa sedikit canggung ketika berhadapan dengan wanita secantik Qing Yue’er.


“Kakak Xinyu, kau sudah kembali,” ucapnya.


Qing Yue’er terkekeh mendengar panggilan itu. Dulu Xiao Mo tidak pernah memanggilnya kakak. Namun, sekarang dia melakukannya. Itu terdengar menyenangkan di telinga.


“Apa yang sedang kalian buat?” Dia mengintip kuali besar itu. Di sana ada ramuan hitam yang menggelegak. Baunya sungguh memuakkan.

__ADS_1


“Aku sedang membuat ramuan untuk melawan iblis-iblis yang merajalela. Keberadaan mereka menjadi semakin tidak terkendali,” kata Han Qiong dengan serius. “Jika tidak segera dihentikan, benua ini benar-benar akan kacau.”


“Ini memang sudah kacau,” sahut Qing Yue’er. Seandainya mereka tahu bagaimana situasi yang sebenarnya, mereka mungkin tidak akan bisa tidur lagi. Masalah ini bukan hanya ada di benua Tongxuan, tapi di Pengadilan Surgawi juga kacau.


“Pagi ini Qi Rong ingin menemuiku. Mungkin dia datang untuk memberitahu tentang kepulanganmu. Sayang sekali aku masih sibuk dengan ramuan-ramuan ini,” ucap Han Qiong dengan sedikit menyesal.


“Itu bukan apa-apa.”


Han Qiong menghela napas panjang. Dia menatap muridnya itu dengan rumit. “Apakah masalahnya benar-benar serius? Kau bahkan sampai meninggalkan Celestial.”


Qing Yue’er ragu-ragu sebentar. Apakah akan baik-baik saja jika dia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi? Dia hanya khawatir pria itu tidak akan bisa tenang.


“Xinyu, apakah ini menyangkut orang-orang di alam atas?” Han Qiong kembali bertanya. Beberapa kali dia mendapatkan penglihatan dari Xiao Mo. Anak itu kadang-kadang bisa menerawang dengan sangat baik.


“Guru, ini memang bukan masalah yang sederhana. Masalah ini melibatkan orang-orang di alam atas. Kalian tidak akan bisa menyelesaikan masalah iblis-iblis ini jika tidak ada seorang pun dari alam atas yang membantu,” ucap Qing Yue’er dengan serius.


“Tapi jangan khawatir. Aku pasti akan membantu sebisaku,” lanjutnya sambil tersenyum.


Han Qiong tidak tahu harus mengatakan apa. Hati dan pikirannya menjadi kalut. Karena ini melibatkan orang-orang di alam atas, maka ini pasti benar-benar serius.


“Apa yang harus kami lakukan?” Dia menatap muridnya itu dengan rumit. Beberapa saat kemudian dia menunduk.


“Xinyu, silakan beri kami petunjuk,” pintanya dengan rendah hati. Dia tidak tahu seberapa tinggi tingkat kekuatan Qing Yue’er. Namun, dia yakin itu sudah bukan sesuatu yang bisa dia capai.


Qing Yue’er tersenyum lembut. “Guru, jangan memohon seperti itu. Apakah kepala akademi ada di sini? Aku perlu berdiskusi dengannya.”


“Dia ada di sini. Aku bisa mengantarmu untuk menemuinya,” kata pria tua itu.

__ADS_1


“Terima kasih.”


__ADS_2