Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Pertempuran II


__ADS_3

Pertempuran masih terus berlanjut. Qing Yue'er mengusap keringat di dahinya. Kaki dan tangannya tidak pernah berhenti bergerak. Sepertinya mengalahkan iblis memang sedikit lebih sulit.


Kali ini iblis dengan bentuk seperti Qilin datang menyerangnya. Jika orang lain bertemu iblis itu di tempat lain mungkin mereka akan berpikir kalau iblis tersebut adalah Qilin asli. Bentuknya memang terlalu mirip.


"Oh, jadi kau sangat ingin berubah menjadi makhluk suci seperti Qilin?" Qing Yue'er tertawa mengejek. "Bahkan jika wujudmu sangat sempurna, iblis tetaplah iblis!"


Iblis itu mungkin hanya iblis kelas rendah yang tidak dapat berbicara, tapi sedikit demi sedikit dia bisa memahami bahasa manusia. Dan mendengar ejekan Qing Yue'er tentu saja membuat dia merasa marah. Bagaimana ada manusia begitu berani di jurang ini?


"Ggrrr!"


Dia mengambil ancang-ancang. Dalam sekali kedipan mata, dia sudah melompat meninggalkan tempatnya. Tubuhnya mendarat di depan Qing Yue'er. Seketika tanah pun bergetar karena berat badannya.


Qing Yue'er mengembil pendekatan ini untuk melakukan serangannya. Kakinya berputar cepat untuk mengitari makhluk besar itu berkali-kali. Sedangkan iblis itu mengawasi pergerakannya dengan baik.


Wosshh!


Tiba-tiba Qing Yue'er mengubah arah yang membuat iblis itu kebingungan. Memanfaatkan keadaan itu Qing Yue'er melompat dengan gesit dan melayangkan serangan telapak tangan tepat di dahi iblis itu.


Boomm!


Suara ledakan terdengar ketika serangan Qing Yue'er mendarat dengan sempurna. Iblis itu langsung terlempar jauh ke belakang. Napasnya menjadi terputus-putus dengan mulut yang menyemburkan api. Namun tak lama kemudian api itu lenyap dan napasnya pun berhenti.


Qing Yue'er tersenyum puas. Dia sudah mendengar banyak legenda tentang Qilin. Tubuh Qilin dipenuhi oleh sisik yang sangat sulit untuk ditembus. Jika iblis ini mengikuti bentuk tubuh Qilin maka sisik yang melindungi tubuhnya pun akan sulit di tembus.


Itulah kenapa dia tidak menggunakan pedangnya, melainkan menggunakan serangan qi spiritual di dahi iblis itu. Dia pikir kelemahan kebanyakan makhluk hidup berada di kepalanya. Ternyata pilihannya tepat.


Qing Yue'er melihat iblis yang sudah bergelimpangan di tanah. Kini tinggal dua iblis yang masih berdiri mengamatinya. Tiba-tiba kedua iblis itu berteriak dengan suara yang tinggi dan memekakkan telinga.


Dari kejauhan Qing Yue'er bisa mendengar suara sahutan lainnya. Wajahnya langsung menggelap. Sial, ternyata mereka memanggil kawan-kawan iblis lainnya!

__ADS_1


"Pergi! Cepat pergi bersembunyi!" teriak Ying Jun dengan khawatir.


Dia sendiri tidak tinggal diam, melainkan terbang keluar untuk mencari Taotie. Seharusnya makhluk itu bisa membantu Qing Yue'er. Sayangnya ketika melihat Taotie, orang itu hanya melihatnya dengan acuh tak acuh.


"Bodoh, bukankah kau bisa membantunya? Kenapa masih diam di sini?" Ying Jun berkata dengan marah.


"Ibumu yang bodoh! Kamu seharusnya tahu apa tujuan Xie Ying Fei. Dia ingin putrinya menjadi kuat, bukan dengan mengandalkan orang lain," ucap Taotie dengan sarkas.


Ying Yun terdiam. Apa yang Taotie ucapkan memang benar. Sebagai keturunan dari orang-orang alam Celestial, mau tidak mau Qing Yue'er harus melewati lebih banyak rasa sakit.


"Masuk akal juga," gumam Ying Jun.


Qing Yue'er tidak tahu apa yang sedang dibicarakan oleh Ying Jun dan Taotie. Sekarang dia hanya memandang ke kejauhan dengan hati yang bergetar.


"Tidak bisa pergi. Ini sudah terlambat," gumam Qing Yue'er. Suaranya menjadi lebih dingin. Dia melihat langit hitam di kejauhan yang bersilkulasi menjadi gelombang tak beraturan.


Gerombolan iblis dengan berbagai bentuk bisa terlihat sedang bergerak menuju ke arahnya. Mereka semua memiliki penampilan yang menakutkan. Dari auranya yang lebih padat, mungkin mereka memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari sebelumnya.


Qing Yue'er tidak bisa menjadi tenang. Menghadapi lima iblis saja sudah membuatnya kelelahan, bagaimana dia harus menghadapi iblis yang jumlahnya lebih dari 100 ini?


***


Sementara itu di ujung lain Danau Kunpeng, Jing Ling membuka matanya dengan cepat. Tubuhnya yang kini masih berada di dalam air mengeluarkan pendar cahaya yang terlihat begitu lembut. Jika tidak diperhatikan dengan baik mungkin orang lain tidak akan melihatnya.


Jing Ling melihat kedua tangannya dengan tatapan rumit. Barusan dia telah mendobrak dinding penghalang yang menghalangi aliran qi spiritual. Dia tidak tahu bagaimana bisa ada penghalang karena sebelumnya tidak pernah ada hal seperti itu yang terjadi.


Setelah berusaha keras untuk mendobrak penghalang tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang lain dari tubuhnya. Kekuatan yang terasa begitu asing seperti baru saja dibangkitkan.


Sayangnya dia tidak tahu kekuatan apa itu dan apa manfaatnya. Selain itu dia masih merasa itu belum dibangkitkan dengan sempurna. Entahlah, mungkin nanti dia akan mencari tahu.

__ADS_1


Jing Ling mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok Qing Yue'er. Ternyata gadis itu masih menutup matanya untuk berkultivasi. Karena tidak mau mengganggu akhirnya Jing Ling bergerak untuk keluar dari air danau.


Dia sudah mendapatkan terobosan, tekanan air danau juga semakin terasa kuat. Dia tidak bisa bertahan di sana lebih lama lagi.


Namun sebelum dia benar-benar pergi meninggalkan air, tiba-tiba dia merasakan serangan yang datang dari arah belakang. Dengan secepat kilat Jing Ling menghindar ke samping.


Setelah melihat siapa yang menyerang, Jing Ling menjadi heran. "Xinyu, apa kau sudah selesai?"


'Xinyu' tidak mengatakan apa-apa. Sebagai gantinya dia kembali menyerang Jing Ling dengan lebih intens. Beban serangan itu pun terasa lebih kuat.


"Hey! Apa kau sudah mencapai terobosan jadi ingin mencoba bertarung denganku?" tanya Jing Ling.


'Xinyu' hanya merespon dengan senyum kecil. Hal itu membuat Jing Ling berpikir bahwa tebakannya benar. Akhirnya dia meretakkan buku-buku jarinya dan berkata dengan senang, "Baiklah, aku akan melayanimu."


Jing Ling mulai menyiapkan kuda-kuda. Dia tidak dapat mendeteksi tingkat kultivasi 'Xinyu', namun mengingat kalau sebelumnya gadis itu lebih kuat darinya, pasti sekarang dia juga telah menjadi lebih kuat.


Sinar cahaya perak keluar dari telapak tangannya. Dia berlari di permukaan air dengan cepat, anehnya 'Xinyu' hanya terdiam tanpa mempersiapkan untuk menerima serangan itu. Apa gadis itu meremehkannya?


Sayangnya semuanya tidak seperti yang Jing Ling pikirkan. Bahkan sebelum dia bisa mengeluarkan serangan, sebuah gelombang air yang begitu kuat menghantam tubuhnya.


Tanpa bisa dicegah, Jing Ling langsung diterbangkan ke belakang. Rasa sakit menghantam dadanya hingga terasa sesak.


Dia menatap 'Xinyu' dengan tidak mengerti. Kenapa gadis itu terlihat sangat berbeda setelah membuka matanya?


***


Harap dimaklumi jika ada typo.


Jangan lupa terus vote, like dan komen ya.

__ADS_1


Xiexie ^_^


__ADS_2