Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Hadapi Taotie!


__ADS_3

Setelah mempertimbangkan keuntungan dan kerugian, akhirnya leluhur Yin memutuskan untuk membawa para penatua memeriksa apa yang terjadi. Walaupun ini akan melanggar kesepakatannya dengan Qing Yue'er, namun dia masih melakukannya.


Ketika mereka baru saja keluar dari ruangan, sejumlah murid langsung berdatangan untuk menanyakan apa yang sedang terjadi. Mereka merasa cemas karena tanah terus bergetar tanpa berhenti.


Namun sebelum mereka menanyakan lebih lanjut, Wang Tianji sudah mengangkat tangannya tidak mau mendengarkan pertanyaan. "Kembali ke asrama dan jangan bermain-main di luar. Kami akan memeriksa penyebabnya."


Murid-murid itu mendesah kecewa dan akhirnya hanya bisa pergi begitu saja.


Para penatua bergegas pergi ke puncak ke-8 dengan cara masing-masing. Ada yang terbang di udara, berjalan kaki, atau menaiki senjata dan binatang roh.


Ketika mereka semakin dekat, suhu udara di sekitar mereka menjadi semakin rendah. Hal ini membuat mereka semakin bertanya-tanya tentang apa yang sedang terjadi. Semakin memikirkannya, mereka menjadi tidak nyaman dan bergegas untuk mempercepat perjalanannya.


***


Sementara itu di dalam dimensi pusaran, Qing Yue'er sedang duduk di atas tubuh besar Blue Phoenix. Kali ini dia benar-benar menyaksikan pertempuran antara binatang iblis dengan binatang illahi.


Walaupun tubuh Taotie masih dibatasi oleh aray belenggu, kekuatannya benar-benar tidak boleh diremehkan. Selain kekuatan tarik dari mulutnya yang mengerikan, dia juga memiliki suara yang memekakkan telinga bahkan mungkin bisa menghancurkan tubuh manusia.


Jika bukan karena Ying Jun, mungkin Qing Yue'er sudah tidak bisa menahannya lagi. Dengan kekuatannya yang hanya berada di puncak alam bumi, dia hanya bisa mengamati pertempuran mereka.


Namun setelah dia mengamati pertarungan, dia menemukan kesimpulan yang cukup menakjubkan.


Kultivasi Ying Jun saat ini bukanlah pada tahap aslinya. Jika dia benar-benar berada di tahap roh perak, mungkin kekuatan mereka akan setara dengan Taotie yang tanpa belenggu. Pada intinya saat ini mereka berdua tidak dalam kondisi normal dan sama-sama dalam titik lemah.


Yang satu penurunan kultivasi dan satu lainnya terkurung belenggu. Walaupun begitu efek dari pertempuran mereka telah membuat Qing Yue'er bergidik ngeri.


"Tuan, saat aku mengirimkan serangan selanjutnya, kamu harus memasang aray pemandek jarak," ucap Ying Jun dalam benaknya.


Qing Yue'er mengangguk mengerti dan mulai membentuk aray dalam ukuran yang sangat besar. Tangannya terus bergerak dan cahaya biru mulai terbentuk dengan jarak yang tidak terlalu jauh darinya.


"B*jingan! Apa yang kalian rencanakan?!" Taotie berteriak marah. Dia sudah merasakan aray pemandek jarak yang dibentuk oleh bocah itu.


"Apa kalian berniat untuk melarikaan diri? Jangan pernah berharap!"


Taotie kembali membuka mulutnya lebar-lebar. Sebuah gelombang suara yang menghancurkan tersebar luas ke seluruh dimensi kosong ini.


Suara Taotie seperti suara seruling milik Qi Rong, hanya saja itu berkali-kali lebih kuat. Jika seseorang mendengarnya maka qi spiritual dalam tubuh akan bergejolak dan melukai tubuh bagian dalamnya. Itu seperti penyimpangan qi yang bisa membunuh seorang kultivator.


Qing Yue'er memejamkan matanya mencoba untuk tetap berkonsentrasi dengan kegiatannya sendiri. Walaupun qi spiritual Ying Jun telah melapisinya, namun tetap saja dia masih menerima dampaknya.

__ADS_1


Wajahnya menjadi pucat setelah sekian lama menahan serangan gelombang suara dari Taotie. Jantungnya berdenyut dengan tidak nyaman. Rasanya dia ingin segera mengakhiri hal-hal ini.


Ying Jun menyadari tubuh Qing Yue'er yang menjadi lemah. Sepertinya dia tidak bisa menahan lebih lama lagi. Amarahnya meledak dan dia mulai melakukan serangan terakhir.


Tubuhnya berputar. Saat sayapnya terbuka, serangan gelombang qi spiritual yang sangat kuat menabrak Taotie hingga posisi gunung kepalanya tergeser.


Taotie menggeram marah. Namun saat dia akan meluncurkan serangan lagi, qi spiritual kuat lainnya menabrak kepalanya dan mendorongnya masuk ke dalam aray pemandek jarak yang telah dibuat oleh Qing Yue'er.


Taotie terkejut. Awalnya dia berpikir jika Qing Yue'er menciptakan aray untuk jalan pelariannya, tapi ternyata dugaannya salah. Aray itu digunakan untuk mengirimnya ke tempat yang dia tidak pernah tahu.


Perasaannya menjadi panik. Dia takut tempat yang akan dia datangi lebih menakutkan dari dimensi hitam ini. Taotie mencoba untuk melarikan diri dari aray tapi tidak berhasil. Walaupun bocah manusia itu sangat lemah namun ternyata dia bisa menciptakan aray yang kuat seperti itu.


"Taotie, lupakan untuk melarikan diri dari aray. Disana ada kejutan yang menyenangkan. Aku pikir kamu akan menyukainya."


Tawa Ying Jun bergema di udara kosong. Dia sangat senang melihat binatang iblis itu ketakutan. Kapan lagi dia bisa mengejek Taotie si tukang makan? Ini adalah kesempatan yang langka.


Taotie menjadi semakin panik. Makhluk illahi selalu memusuhi binatang iblis. Apa yang dikatakan Phoenix itu pasti memiliki fakta yang sebaliknya. Itu hanya berarti bahwa kejutan yang dibicarakan adalah hal yang tidak menyenangkan.


Qing Yue'er merasa tidak sabar. Dia melambaikan tangannya untuk segera menutup aray yang dia buat. Namun suara teriakan Taotie segera menghentikan aksinya.


"Tidak! Biarkan aku tetap di sini! Aku tidak mau menjelajahi tempat lain lagi!"


Mungkin orang lain akan berpikir dia sangat menakutkan. Namun dia sebenarnya juga memikirkan nasibnya dengan sedih. Dia dihukum di tempat ini selama bertahun-tahun.


Seperti yang Ying Jun katakan. Dia tidak bisa bertemu rekan-rekannya, tidak bisa melihat terangnya cahaya matahari, tidak bisa menikmati makanan walaupun hanya sedikit.


Hanya dia yang tahu bagaimana rasanya kegelapan. Bagaimana rasanya diasingkan dari kejamnya dunia. Semakin waktu berjalan dia menjadi semakin mengerti. Ternyata selama ini dia memang telah salah.


Jika dia masih terus meneruskan sifat serakahnya, keseimbangan dunia tidak akan ada lagi. Inilah alasan kenapa mereka menghukumnya di tempat ini. Mungkin mereka ingin membuatnya menyadari cara dunia bekerja.


"Huaaaa!!! Aku tidak mau pergi! Aku tidak mau pergi! Aku tidak akan melakukannya lagi!" Air matanya mengalir jatuh dengan suara tangis yang keras.


Qing Yue'er menjatuhkan rahangnya saat melihat perubahan sikap Taotie. Dia terkejut tanpa bisa berkata-kata. Apa-apaan ini?! Binatang iblis yang menakutkan ini sebenarnya mampu menjadi pengecut?


Ying Jun yang melihat hal ini juga merasa heran. Dia tentu saja sangat tahu kekejaman Taotie. Monster itu bahkan pernah membuat gempar di wilayah lain. Mungkinkah pengurungannya di sini telah membuahkan hasil?


"Aih, berhenti menangis!" Ying Jun berteriak dengan keras


Dia menatap Qing Yue'er dengan mata yang berbinar. Ternyata rencana ini benar-benar berhasil. Gadis itu yang telah menyiapkan skema ini untuk menaklukkan Taotie. Dia tidak pernah membayangkan bahwa Taotie akan mudah untuk ditipu.

__ADS_1


Sebenarnya tidak ada aray pemandek jarak di sana. Itu hanyalah segel yang dibuat dengan tipuan khusus agar terlihat seperti aray pemandek jarak. Dia tidak menduga jika hasilnya akan terlihat sangat sempurna.


Awalnya dia tidak menyetujui rencana ini karena akan memiliki resiko yang tidak terduga. Jika Taotie menemukan bahwa dia sedang di tipu maka dia pasti akan terbang dengan kemarahan. Namun kemampuan akting Qing Yue'er memang tidak bisa diremehkan. Dia benar-benar terlihat sangat alami.


"Uhuk!"


Qing Yue'er terbatuk. Dia menatap Taotie dengan mata yang menyipit. "Baiklah, aku tidak akan mengirimkanmu ke tempat lain, tapi manfaat apa yang akan kamu berikan?"


Taotie langsung menghentikan tangisannya dan menatap Qing Yue'er dengan mata yang berbinar. Sungguh dia terlihat sangat aneh. Jika dia adalah makhluk dengan wajah yang imut mungkin tingkahnya akan terlihat menggemaskan.


Namun dengan mulut lebar dan hidung yang bengkok sepertinya, itu benar-benar tidak bisa dideskripsikan. Antara terlihat menakutkan dan konyol yang disatukan.


"Aku ... aku bisa membantumu memakan musuh-musuhmu. Aku juga bisa membuatmu menjadi penguasa di wilayahmu," jawab Taotie dengan semangat.


Qing Yue'er mengangkat alisnya. Sepertinya itu tawaran yang cukup menarik. Tapi dia tidak bisa langsung percaya begitu saja. Siapa yang tahu jika Taotie akan jujur atau tidak.


"Kalau begitu kita harus melakukan kontrak darah," ucap Qing Yue'er dengan senyum manis.


Kontrak darah seperti yang telah dia lakukan dengan Ying Jun adalah hal paling bisa dipercaya. Binatang yang terkontrak tidak akan bisa menghianati tuannya atau akan berakibat buruk untuk dirinya sendiri.


Ying Jun meliriknya tidak senang. Bagaimana bisa tuannya berminat untuk melakukan kontrak dengan binatang iblis? Lalu bukankah dia dan Taotie harus berbagi tuan yang sama?


Dia menatap Taotie dengan permusuhan, namun lain halnya dengan Taotie. Dia menatap Ying Jun dengan senyum penuh kemenangan seolah mengerti apa yang sedang dipikirkan olehnya. Hal ini membuat Ying Jun semakin tidak senang.


"Tuan, kamu tidak boleh gegabah. Bagaimana mungkin kamu bisa membiarkan monster besar ini terhubung dengan kita?" Ying Jun mengutarakan ketidaksetujuannya.


"Dan ...." Kata-katanya terhenti di tengah jalan. Dia tidak yakin akan membahas masalah tentang orang-orang yang telah menghukum Taotie.


"Apa?" Qing Yue'er menatapnya dengan penasaran.


"Em, bukan apa-apa." Ying Jun menggelengkan kepalanya. Sepertinya dia harus merelakan tuannya melakukan kontrak dengan Taotie.


"Kalau begitu, kita bisa melakukan kontrak sekarang!" Taotie segera berseru. Dia tidak pernah berharap akan datang hari dimana dia melakukan kontrak dengan seorang manusia kecil yang hanya berumur 15 tahun.


Tapi sepertinya itu bukan hal yang buruk. Siapa tahu dia bisa pergi dari tempat ini dan melakukan perjalanan dengannya. Saat itu mungkin dia akan menemukan banyak makanan untuk memuaskan nafsunya.


Qing Yue'er segera berjalan mendekati Taotie. Langkah kakinya tidak ragu sama sekali. Dia memang telah menginginkan hal yang menguntungkan ini.


*woosshh

__ADS_1


Namun, tiba-tiba sebuah dinding transparan datang menghalangi langkahnya. Dia menjadi cemberut dan segera mencari tahu siapa yang telah mencampuri urusannya.


__ADS_2