Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Iblis Penyamar


__ADS_3

“Siapa?! Siapa yang berani mencoba menghancurkan dimensiku?!” Tiba-tiba terdengar suara yang menggelegar dari jauh. Kemunculan suara itu diikuti oleh aura iblis yang sangat kuat.


Sebagai seorang pelaku, Qing Yue'er langsung merasa waspada. Dia menyipitkan matanya lalu melihat bayangan merah yang melesat menuju ke arahnya. Bayangan merah itu kemudian berhenti beberapa meter di depan sana.


Qing Yue'er terkejut setelah melihat seseorang yang berdiri tak jauh darinya. Mulutnya terbuka, tetapi tidak ada suara yang keluar. Bayangan itu sudah berubah menampilkan sesosok pria yang terlihat cukup ... aneh tetapi juga sedikit akrab.


Pria itu mengenakan jubah semerah darah. Rambutnya berwarna putih dan dia juga mengenakan topeng penutup wajah. Qing Yue'er menyilangkan tangannya di dada. Apa pria itu sedang meniru penampilan seseorang?


“Manusia kurang ajar! Bagaimana mungkin kau bisa begitu berani menghancurkan dimensi tuan ini?!” Pria itu menunjuk marah pada Qing Yue'er.


“Memangnya kau siapa?” tanya Qing Yue'er sambil memicingkan mata.


“Kau tidak tahu siapa aku?” tanya pria itu, lalu Qing Yue'er mengangguk tanpa ragu. “Gadis bodoh. Bagaimana mungkin kau tidak mengetahui siapa aku? Lihat aku baik-baik ....”


Pria berjubah merah itu kemudian mengangkat kepalanya tinggi-tinggi. Kedua tangannya beristirahat di belakang tubuhnya seperti seorang abadi yang kuat. “Apa kau melihat apa yang terpancar dari tubuhku?”


Dalam hati, Qing Yue'er sedikit mencemooh. Namun, dia menggeleng pura-pura tidak tahu. “Aku tidak merasakan apa-apa. Aku hanya melihat kesombonganmu.”


Kemudian pria itu menatap Qing Yue'er dengan marah. “Kamu pikir kenapa aku sombong?”


“Bagaimana aku bisa tahu?” Qing Yue'er mengangkat bahunya.


“Bodoh! Perhatikan baik-baik! Jubah merah ini, rambut putih ini dan topeng ini, bagaimana mungkin kau tidak mengenalinya?!” Pria itu melebarkan matanya. “Aku adalah Sang Dewa Kehancuran, Di Futian!”


“....”


Qing Yue'er hanya bisa menampilkan wajah datarnya. Setelah melihat seorang wanita yang pernah menyamar sebagai dirinya di kerajaan Linxiang, sekarang dia juga melihat ada sosok lain yang menyamar sebagai Mo Jingtian.

__ADS_1


Sungguh. Apa yang akan Mo Jingtian lakukan jika mengetahui ada yang sedang menggunakan identitasnya? Qing Yue'er menjadi heran, sudah sejak kapan pria di depannya ini menyamar? Sudah sangat jelas bahwa dia adalah iblis.


“Sangat berani,” komentar Qing Yue'er.


“Kenapa kau tidak membungkuk?! Cepat bersujud pada dewa!” seru pria itu. Perasaannya menjadi semakin marah lantaran tidak melihat adanya keterkejutan atau ketakutan di wajah Qing Yue'er. Ini bukan hal yang dia harapkan.


“Menipuku tidak akan semudah itu.” Qing Yue'er mendengkus dingin. “Kau mau menunjukkan identitas aslimu atau dimensi ini akan benar-benar hancur?!”


Pria itu mengerutkan keningnya tidak senang. “Siapa kau sebenarnya?! Manusia yang sudah masuk ke dimensi ini tidak akan bisa keluar lagi. Hahaha. Jika kau menghancurkan dimensi ini maka kau tidak akan bisa keluar selamanya!”


Saat itu juga beberapa iblis lain datang. Mereka adalah iblis kelas tinggi yang sudah bisa mengubah wujudnya menjadi manusia. Masing-masing membawa senjata yang berbeda-beda.


Qing Yue'er berdecih samar. Jika dia bisa membunuh kelompok iblis di pulau Laut Tulang Darah maka dengan segala hal yang dia miliki seharusnya dia bisa memusnahkan iblis-iblis ini.


“Taotie, apa kau mau makan sekarang?” tanya Qing Yue'er. Sayangnya hingga beberapa saat dia tak kunjung mendapat balasan apa pun. Ini membuat perasaannya terkejut. Baru disadari, ternyata di tempat ini seseorang tidak bisa berkomunikasi dengan ruang lain.


“Bukankah aku menyuruhmu untuk menunjukkan identitas aslimu?!”


“Beraninya kau berbicara seperti itu pada tuan ini!”


Qing Yue'er menyipitkan matanya. Rasanya sangat menjengkelkan melihat ada seseorang yang mencoba menyamakan penampilannya dengan Mo Jingtian.


“Kau bahkan tidak mirip dia sama sekali. Biar kutebak, kau pasti mengidamkan penampilan itu sehingga memutuskan untuk menirunya. Iblis bodoh! Tidak ada seorang pun yang bisa meniru Mo Jingtian!”


Pria itu menggertakkan gigi dengan marah. Selama ini bawahan-bawahannya selalu menyanjung karena penampilannya yang sudah terlihat mirip dengan gambaran umum Di Futian. Namun, gadis itu berani mencelanya.


“Kau berbicara seolah-olah sudah pernah melihatnya!”

__ADS_1


Qing Yue'er langsung tertawa mengejek. Bukan hanya melihatnya, dia bahkan sudah sering memeluknya. Kemudian dia mengambil senjata dan menggenggamnya dengan erat. “Kau akan menyesal jika pria itu berhasil menemukanku di sini.”


Whoossh!


Tubuhnya melesat ke depan dengan kecepatan kilat. Pria itu langsung menjadi waspada. Hanya dalam sekejap Qing Yue'er sudah muncul tepat di hadapannya dan mengayunkan trisula ke depan.


Dia segera mundur menjauh. Harus diakui ternyata perempuan muda itu memiliki kekuatan yang tidak terduga. Ini membuatnya tidak bisa meremehkan lagi. “Semuanya, segera bunuh gadis itu! Jangan biarkan dia melarikan diri!” perintahnya.


Iblis-iblis itu mulai bergerak menyerang Qing Yue'er. Meskipun mereka tidak memiliki tingkat kultivasi, tetapi kekuatan tubuhnya memang sangat kuat. Apalagi ditambah dengan senjata. Itu bukan hal yang bisa dianggap enteng.


Whoossh, whoossh.


Boommm!


Ledakan mulai tercipta ketika serangan Qing Yue'er bertabrakan dengan serangan iblis. Tubuh rampingnya bergerak dengan lincah, menghindar dan menyerang dengan gesit.


Qing Yue'er menggunakan cara yang efisien. Dia langsung menyerang pada titik-titik tubuh yang kritis. Jika iblis-iblis itu memiliki refleks yang bagus maka mereka bisa menghindar dengan tepat. Namun, jika tidak maka nyawa mereka akan langsung melayang.


Sementara tubuhnya sibuk bergerak, otak Qing Yue'er tidak hanya diam. Kekuatan roh yang tak terbatas mulai keluar dan menyebar melingkupi area pertempuran.


Kemudian dengan menggunakan kekuatan roh, Qing Yue'er mulai menurunkan suhu sedikit demi sedikit sampai udara terasa dingin menusuk. Perubahan suhu itu membuat tubuh iblis menjadi kaku dan itu menyebabkan mereka kesulitan bergerak.


Qing Yue'er mengambil kesempatan ini untuk melancarkan serangan. Tubuhnya bergerak semakin cepat dan trisulanya mulai menusuk tubuh para iblis di bagian yang krusial.


Iblis-iblis yang menerima tusukan trisula Qing Yue'er bisa dipastikan mati. Melihat bawahannya yang jatuh satu persatu membuat pemimpin iblis yang meniru Mo Jingtian itu merasa geram.


“Aku tidak akan membiarkanmu membunuh iblis lagi!” Sebuah pedang berukuran raksasa tiba-tiba muncul di tangannya. Ukurannya 10 kali lipat lebih besar dari pedang pada umumnya. Ketika pedang itu muncul, awan gelap langsung turun menyelimuti.

__ADS_1


Qing Yue'er menyipitkan mata agar bisa melihat lebih jelas. Keningnya berkerut dalam. Sepertinya itu bukan senjata biasa.


__ADS_2