Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Berkat Qing Yue'er


__ADS_3

Seperti yang sudah diduga oleh Qing Yue'er. Tak selang lama setelah dia pergi, beberapa kelompok orang mulai berdatangan. Mereka langsung mengarahkan pandangan pada tempat di mana seharusnya Pulau Langit milik klan Liu berada. Namun, semuanya sudah lenyap. Tidak ada apa-apa lagi, hanya udara kosong dan tiupan angin hampa.


Orang tua berjubah ungu yang bernama Gong Zhantian langsung bergetar melihat ini. Dia pikir dia hanya pergi memberi tahu kepala istana dalam waktu yang singkat. Namun, ternyata Taotie sudah terlebih dahulu pergi. Bukankah makhluk iblis itu terlalu cepat untuk bisa melahap Pulau Langit?


“Surga! Pulau itu benar-benar menghilang!” seru wakil kepala istana Meide. Dia benar-benar tidak menyangka akan ada hal seperti ini. Selama ini dia belum pernah mendengar ada Pulau Langit yang menghilang. Ini adalah pertama kalinya.


“Kalau begitu di mana Taotie yang kamu katakan?” Dia bertanya pada Gong Zhantian dengan heran. Kepala istana tidak bisa datang ke sini sekarang, jadi dialah yang mewakilinya.


“Aku ... bagaimana aku bisa tahu? Saat aku pergi Taotie sungguh-sungguh ada di sini dan sedang memakan pulau itu. Ternyata dia benar-benar sangat cepat,” ucap Gong Zhantian.


Wakil kepala istana yang bernama Gong Liufeng menerawang jauh. Seharusnya jika Taotie benar-benar datang ke tempat ini maka akan sulit baginya untuk bersembunyi. Maksudnya, kepalanya begitu besar, kecuali dia memiliki seseorang yang membantunya bersembunyi.


“Zhantian Tua, apa kamu yakin itu benar-benar Taotie?” tanya Gong Liufeng dengan ragu.


“Jika kamu tidak percaya padaku maka kamu tanyakan saja pada orang lain. Lihat, mereka juga mulai datang. Pasti ada orang lain juga yang melihatnya, bukan hanya aku saja,” balas Gong Zhantian dengan yakin.


Gong Liufeng menganggukkan kepalanya. Kemudian dia dan Gong Zhantian pergi untuk menemui kelompok lain. Semua orang merasakan hal yang sama, yaitu terkejut dan heran. Namun, ada beberapa juga yang merasa skeptis dengan keberadaan Taotie. Lagi pula makhluk itu sudah lama menghilang, kenapa tiba-tiba bisa muncul di sana?


“Kalian benar-benar melihatnya? Kenapa aku merasa ragu. Bisa jadi itu hanya hasil manipulasi orang lain agar bisa terlihat seperti Taotie,” ucap Yuan Shan, seseorang yang bersal dari istana Rongyao.


“Benar. Itu bukan hal yang mustahil. Siapa yang tahu dengan hal seperti ini,” timpal yang lainnya.


“Tapi ini benar-benar sangat nyata. Aku ragu ada orang yang bisa memanipulasi seperti itu. Lagi pula siapa yang bisa begitu hebat untuk menelan Pulau Langit sebesar itu?”


“Kudengar Taotie menghilang karena dihukum oleh Dewa. Bagaimana dia bisa melarikan diri dari penjagaan Dewa? Rasanya seperti mustahil. Kita bahkan tidak tahu apakah Dewa membiarkan Taotie hidup atau tidak,” ucap Gong Liufeng yang mulai meragukan keberadaan Taotie.


“Itu benar, aku pernah mendengarnya juga.”


“Kita tidak begitu bermasalah dengan menghilangnya Pulau Langit klan Liu. Namun, jika Taotie benar-benar muncul maka itu bukan hal yang sepele. Kita harus lebih berhati-hati,” ucap Yuan Shan.


Gong Zhantian yang sudah melihat kemunculan Taotie merasa tidak bisa berkata-kata lagi. Meskipun dia yakin jika itu benar-benar Taotie, tapi dia tidak bisa bersikeras dengan pendapatnya. Benar, yang terpenting adalah mereka harus berhati-hati.


“Sepertinya klan Liu datang,” ucap seseorang yang melihat kabut abu-abu sedang bergerak cepat ke arah mereka.


“Aku rasa mereka akan marah melihat ini.”

__ADS_1


“Jangan katakan lagi,” ucap Gong Liufeng agar mereka tidak memancing situasi buruk.


Boom!


Udara kosong di mana Pulau Langit menghilang tiba-tiba meledak. Beberapa orang mulai muncul dengan wajah penuh amarah.


“Siapa! Siapa yang melakukan ini?!” teriak seorang pria paruh baya yang bernama Liu Junlai. Udara di sekitarnya langsung menjadi dingin ketika dia berteriak.


“Seperti yang dikatakan seorang bawahan, itu adalah Taotie.”


Liu Junlai menatap Liu Chen dengan kedua mata yang disipitkan. “Kamu pikir aku percaya dengan hal itu? Taotie yang tidak diketahui keberadaannya tiba-tiba muncul di sini? Omong kosong! Aku tidak akan percaya dengan berita itu,” ucap Liu Junlai dengan tegas.


“Kalau begitu siapa yang mungkin melakukannya? Apakah ada seseorang yang bisa menelan Pulau Langit sebesar itu?” tanya Liu Chen.


Liu Junlai mendengus dengan dingin. Matanya berkilat dengan kebencian. “Siapa lagi jika bukan klan Xie? Pasti mereka yang sudah merencanakan ini semua.”


Liu Chen langsung menjadi curiga juga. Seperti yang dikatakan oleh Liu Junlai, kemunculan Taotie sepertinya hanya sebuah tipuan. Lagi pula keberadaannya bahkan tidak bisa dipastikan, apakah masih hidup atau tidak.


Itu pasti klan Xie. Mereka mungkin memiliki sebuah formasi atau teknik tertentu yang bisa memanipulasi orang lain. Dan mereka menipu orang lain dengan kemunculan Taotie. Bukankah mereka terlalu licik? Untungnya dia tidak percaya begitu saja. Dia yakin, ini memang tindakan klan Xie.


“Hmm.” Liu Junlai mendengus. “Apanya yang tidak masuk akal? Apa yang aku katakan adalah kemungkinan paling besar.”


Yuan Shan tidak menyetujui pemikiran itu. Bukannya ingin membela siapa-siapa, dia hanya merasa jika Liu Junlai ini hanya mengandalkan kebencian untuk menilai hal-hal secara keseluruhan. Akhirnya dia pun berkata, “Jika itu klan Xie kenapa mereka memilih untuk menelan Pulau Langit bukannya langsung membuat kekacauan di klan Liu saja?”


Liu Junlai tidak senang mendengar ucapan Yuan Shan. “Apa maksudmu hal yang seharusnya ditelan adalah istana Shenghuo kami?!”


Yuan Shan menjadi tidak bisa berkata-kata. Dia berdehem sebentar. “Aku hanya ingin kalian berpikir secara jernih. Sebelum ada bukti kita tidak bisa langsung mengambil asumsi begitu saja bukan?”


Liu Chen menatap Yuan Shan tidak senang. Kelihatannya Yuan Shan ini lebih memihak pada klan Xie. Sedangkan orang lain hanya diam, mereka pasti tidak berani mengusulkan pendapat.


“Tidak peduli apa, siapa pun yang sudah melakukan ini harus segera menerima balasannya. Tunggu saja sampai kepala klan Liu menemukan kebenarannya,” ucap Liu Chen dengan dingin.


Yuan Shan tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia berada pada pihak yang netral. Namun, jika dia diminta untuk memilih salah satu dari mereka, maka dia akan memihak klan Xie. Dia tahu apa yang sebenarnya terjadi, mungkin istana lainnya juga tahu kelicikan klan Liu. Hanya saja klan Liu ini bukan klan yang bisa sembarangan disinggung.


“Pastikan semuanya berhati-hati. Saya Yuan Shan akan undur diri,” ucap Yuan Shan pada semua orang.

__ADS_1


Gong Zhantian dan Gong Liufeng pun melakukan hal yang sama. Mereka pergi untuk memeriksa Pulau Langit milik istana Meide. Tentu saja mereka berdua tidak ingin ikut campur pada masalah klan Liu.


Orang-orang mulai pergi, menyisakan orang-orang klan Liu yang hanya ada beberapa. Saat ini mereka dipenuhi amarah dan kebencian. Bagaimanapun juga Pulau Langit mereka memiliki hal-hal yang penting di dalamnya. Banyak persediaan senjata dan harta-harta lainnya. Bukan hal mudah untuk kehilangan itu semua.


“Kita harus menyelidiki klan Xie. Aku sangat yakin ini semua pasti perbuatan mereka,” ucap Liu Junlai dengan keyakinan tinggi.


“Aku juga berpikir seperti itu. Kalau begitu berdiskusilah dengan kepala klan, pikirkan rencana pembalasan yang bagus. Kita tidak bisa membiarkan klan Xie hidup dengan tenang,” kata Liu Chen yang disetujui oleh yang lainnya.


Sementara itu, di sisi klan Xie, suasana terasa lebih tegang. Xie Yang dan beberapa orang lainnya datang menemui Xie Song setelah mendengar kabar tentang menghilangnya Pulau Langit klan Liu. Meskipun mereka merasa cukup senang tetapi tidak dipungkiri mereka juga merasa cemas.


“Bagaimana ini? Apakah itu benar-benar Taotie yang melakukannya?” tanya Xie Yang yang merasa resah.


“Aku tidak yakin. Tidak ada bukti yang kuat, jika itu memang Taotie.”


Xie Yang mengembuskan napas gusar. “Aku pikir mereka pasti akan berpikir kita yang melakukan ini semua.”


“Aku juga berpikir seperti itu. Mereka adalah orang-orang yang akan berpikir atas dasar kebencian. Meskipun orang-orang berpikir itu adalah perbuatan Taotie tapi mereka pasti tidak akan percaya,” ucap Xie Mao setuju dengan pendapat Xie Yang.


Xie Song melihat pembicaraan ini dengan napas terhela. Kemudian dia berkata, “Kenapa kita tidak berbahagia saja dengan kejadian ini? Entah mereka curiga pada kita atau tidak, semua itu tidak akan menghilangkan fakta bahwa mereka ingin menjatuhkan klan Xie kita.”


“....”


Semua orang langsung terdiam. Benar juga apa yang dikatakan Xie Song. Bahkan, jika hari ini tidak ada kejadian seperti ini, klan Liu masih akan tetap menghancurkan klan Xie. Ini adalah fakta yang tidak bisa disangkal.


“Jadi kenapa kita tidak bersenang-senang saja? Tidak peduli apa, mereka masih akan merencakana hal-hal buruk.”


“Ini benar. Aku akan berterima kasih jika bertemu dengan Taotie atau siapa pun itu yang sudah menelan Pulau Langit klan Liu! Berkat dia klan Liu akhinya merasakan amarah juga.”


“Hahaha ....”


Ruangan yang awalnya tegang kini berubah menjadi penuh dengan kegembiraan. Mereka justru merasa senang setelah menyadari sisi positifnya.


Qing Yue'er yang sudah kembali ke dalam kediaman tentu saja memikirkan hal yang seperti itu juga. Makanya dia tidak ragu untuk memerintahkan Taotie menelan pulau itu. Pada dasarnya dia sudah memikirkan tindakannya baik-baik.


Dia menyunggingkan senyum tipis. Ini baru kekacauan pertama untuk klan Liu. Dia pasti akan menciptakan kekacauan-kekacauan lain yang membuat mereka kewalahan. Tentunya dia harus membuat mereka menelan kepahitan yang lebih dari apa yang selama ini telah klan Xie rasakan.

__ADS_1


__ADS_2