
Xie Ying Fei menatap Pulau Langit yang berada tak jauh di depannya dengan tatapan rumit. Sebelum-sebelumnya tidak pernah sedikit pun terpikirkan olehnya kalau di masa depan dia akan menerobos masuk ke Pulau Langit itu.
Memang. Jika bukan karena keberadaan Qing Yue'er maka dia tidak akan pergi ke tempat berbahaya itu.
Sebelumnya, formasi pelindung Pulau Langit sudah dihancurkan oleh Ying Jun. Namun ajaibnya formasi itu kembali tersusun dengan baik. Semua tampak sama seperti sebelumnya.
Xie Ying Fei mengumpulkan kekuatannya. Kedua tangannya yang ramping diselimuti oleh cahaya putih yang samar. Kemudian sebuah bola cahaya muncul di hadapannya.
Dengan kecepatan kilat dia melemparkan bola cahaya itu hingga menabrak dinding formasi. Bunyi ledakan kuat seketika mengguncang wilayah Pulau Langit yang awalnya sangat sepi.
Meskipun begitu, formasi Pulau Langit itu masih belum hancur. Jadi Xie Ying Fei mengulangi gerakannya lagi. Dia menciptakan bola-bola cahaya yang kekuatannya semakin meningkat.
Tentu saja suara ledakan yang berulang kali langsung menarik perhatian beberapa orang yang memang sedang berada tidak jauh dari wilayah itu. Kali ini apa lagi yang terjadi? Akhir-akhir ini mereka lebih banyak menerima kejutan dari biasanya.
“Lihat! Apa wanita itu sudah gila?!”
“Bukankah itu Xie Ying Fei? Apa sekarang otaknya sudah tidak berfungsi lagi sejak kemenangan mereka dari klan Liu?”
Beberapa orang mulai berkumpul untuk melihat sumber keributan. Mereka terkejut melihat apa yang sedang dilakukan oleh Xie Ying Fei. Bagaimanapun juga wanita itu jarang melakukan sesuatu yang terlalu tidak masuk akal seperti sekarang.
“Haiz! Bagaimana dia bisa melakukan itu? Aku pikir gadis sebelumnya adalah orang keras kepala yang tidak masuk akal, tapi ternyata Xie Ying Fei juga tidak kalah tidak masuk akalnya,” gumam Gong Zhantian setelah menyaksikan perbuatan Xie Ying Fei.
“Gong Tua, maksudmu sebelumnya ada gadis yang mencoba masuk juga?”
“Itu benar.” Gong Zhantian mengangguk mengiyakan.
“Atau mungkin gadis itu adalah putri Xie Ying Fei yang datang dari alam bawah?” tebak orang itu.
Mendengar ini Gong Zhantian langsung terkejut. Jika gadis yang masuk itu memang putri Xie Ying Fei maka ini masuk akal. Pantas saja Xie Ying Fei memilih untuk menerobos Pulau Langit.
Namun ekspresi Gong Zhantian langsung berubah menjadi pucat. Kedua matanya memelotot dengan ngeri.
“Kakek, apa yang terjadi? Apa Kakek baik-baik saja?” Cucu Gong Zhantian menggoyang-goyangkan tubuh kakeknya dengan keras.
“Aku ... bagaimana aku bisa baik-baik saja?! Jika gadis itu adalah orang yang menghancurkan klan Liu, apa kamu pikir kakekmu ini akan baik-baik saja, hah?!” teriak Gong Zhantian dengan cemas.
Cucu Gong Zhantian hanya bisa meringis mendengar teriakan kakeknya. Lagi pula itu salah kakeknya sendiri kenapa tidak bersikap sopan di depan orang asing.
“Aku akan meminta maaf nanti jika gadis itu keluar dengan selamat,” gumam Gong Zhantian.
__ADS_1
Sementara itu keributan yang dihasilkan oleh Xie Ying Fei menjadi semakin besar. Banyak orang yang semakin berdatangan untuk melihat tindakan bodoh itu.
“Cih! Kita lihat saja apa wanita itu bisa menerobos masuk atau tidak,” gumam Hua Yan yang baru saja datang.
“Bukankah lebih baik jika dia bisa masuk? Setelah itu dia tidak akan bisa keluar lagi,” ucap Hua Tian yang berada di sebelah ayahnya.
“Hahaha ....” Hua Yan tertawa mendengar ucapan Hua Tian. “Kamu benar-benar pintar!”
Hua Tian tersenyum miring. Dia juga baru mendengar tentang Qing Yue'er. Katanya gadis itu masuk ke dalam Pulau Langit. Ah, kondisi ini benar-benar hal yang tidak pernah dia duga. Akan lebih baik jika Qing Yue'er tidak bisa keluar selamanya.
***
Xie Ying Fei menghela napas panjang. Dia sudah berusaha mengerahkan hampir seluruh kekuatannya. Namun formasi itu sangat sulit untuk diruntuhkan.
Dia merasa heran. Kenapa Qing Yue'er bisa masuk sedangkan dia tidak? Apa mungkin formasi ini sudah diperkuat? Dia tidak yakin. Lagi pula siapa yang bisa memperkuat formasi Pulau Langit ini?
Saat ini harimau putih miliknya tidak bisa memberikan bantuan. Setelah memerangi klan Liu, binatang itu memang sudah memilih untuk menjalani penutupan. Jika dia mengganggunya, itu mungkin akan memberikan pengaruh buruk.
Melihat kegelisahan Xie Ying Fei akhirnya Hua Yan tidak tahan untuk berdiam diri. Tawa keras yang sangat mengejek pun keluar dari mulut tuanya.
“Ying Fei, kenapa kamu tidak menyerah saja? Itu akan berbahaya di dalam sana. Bagaimana jika kamu mati? Klan Xie pasti akan sangat terpukul,” ucap Hua Yan yang diakhiri dengan kekehan.
“Benar. Tidak ada orang yang berani masuk ke dalam, bahkan orang bodoh sekalipun. Kenapa kamu harus melakukan hal berbahaya seperti ini?”
Xie Ying Fei yang mendengar itu menjadi semakin tidak senang. Tindakannya adalah sesuatu yang hanya akan ditanggung oleh dirinya sendiri. Kenapa orang lain sibuk mengomentarinya?
Mereka semua tidak tahu jika saat ini dia sedang mencemaskan Qing Yue'er. Bagaimanapun juga gadis itu adalah putri satu-satunya. Bagaimana dia bisa berdiam diri menunggu sampai anak itu keluar?
Terlepas dari keegoisannya, dia tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada Qing Yue'er.
“Kenapa kalian begitu yakin kalau aku tidak bisa masuk ke dalam?” tanya Xie Ying Fei dengan nada yang dingin.
“Bukankah ini adalah kebenaran? Buktinya sekarang formasi itu masih sangat kokoh,” ejek Hua Yan. Dia mengistirahatkan tangannya di belakang. Tatapannya terlihat begitu mengejek.
Xie Ying Fei balas tersenyum mengejek. Dia adalah orang yang paling tahu tentang dirinya sendiri. Siapa yang bilang dia tidak akan bisa menghancurkan formasi itu?
Di bawah tatapan penantian semua orang, Xie Ying Fei menguatkan hatinya. Tidak peduli apa dia harus menemukan keberadaan Qing Yue'er.
Dia memutar tubuhnya hingga mengahadap lurus ke Pulau Langit. Kedua matanya ditutup, lalu dia mengambil napas dalam-dalam.
__ADS_1
Tangannya terangkat lurus ke arah langit. Kemudian pusaran angin berwarna putih tampak menyelimuti tangannya.
Tiba-tiba suara petir terdengar bersahutan di langit yang masih sangat biru. Orang-orang yang melihat ini menjadi heran. Namun kedatangan energi kuat yang tiba-tiba terpancar dari Xie Ying Fei membuat mereka semakin heran.
“Apa yang terjadi?”
Di saat mereka masih bertanya-tanya, tiba-tiba energi kuat itu berubah menjadi tekanan yang sangat kuat. Tekanan tersebut membuat semua orang bersusah payah untuk menjaga keseimbangan di udara.
“Apa yang sedang dia lakukan?” tanya Hua Tian dengan tubuh yang sedikit menggigil.
Hua Yan tidak bisa membalas pertanyaan putranya. Dia sendiri tidak tahu apa yang sedang dilakukan Xie Ying Fei. Dia merasa ada sesuatu yang sangat kuat yang akan muncul.
Pada saat semua orang kebingungan, sebuah benda berwarna putih muncul di tangan Xie Ying Fei. Lingkaran angin mengelilingi benda itu dengan cara yang sangat sakral.
“Aku tidak percaya kalau aku tidak bisa menghancurkan formasi ini,” gumam Xie Ying Fei dengan mata menyipit.
Tangannya memegang benda di tangannya dengan erat. “Maaf jika aku impulsif," gumamnya sebelum akhirnya dia mengayunkan tangannya dengan kecepatan kilat.
Whoossh!
Kilatan cahaya yang menyilaukan tercipta dari benda yang diayunkan Xie Ying Fei. Semua orang langy menutup mata untuk menghindari cahaya yang bisa membutakan mata.
Boomm!
Ledakan dahsyat benar-benar terjadi berkali-kali lipat lebih kuat dari sebelumnya. Aura sakral dan kehancuran melebur menjadi satu sebelum akhirnya menyebar ke segala Celestial benar-benar dibuat terguncang oleh satu ledakan tersebut.
Mata yang sebelumnya tertutup rapat kini mulai terbuka. Kesadaran yang dipendam jauh-jauh hari kini mulai ditarik dengan sempurna.
Kejadian ini tidak hanya menarik perhatian orang-orang Celestial saja. Bahkan Qing Yue'er dan Mo Jingtian yang berada di dimensi berbeda pun merasakan sesuatu yang berbeda.
“Tidak ada yang terjadi. Kamu harus fokus,” ucap Mo Jingtian dengan perlahan. Dia bisa merasakan jika Qing Yue'er terpengaruh oleh ledakan itu dan dia harus membuat gadis itu tetap fokus pada kultivasinya.
Qing Yue'er yang merasa terkejut akhirnya tetap mendengarkan Mo Jingtian. Dia mencoba kembali fokus agar tidak menerima serangan balik dari energi spiritual yang bergejolak.
Mo Jingtian menghela napas panjang. Dalam hati dia benar-benar mengutuk tindakan Xie Ying Fei. Bodoh! Wanita itu pasti akan menarik orang-orang yang tidak diinginkan.
***
Sementara itu di tempat yang sangat jauh dan gelap, seseorang bangkit dari tidur panjangnya. Rambut hitam panjangnya terurai di seluruh punggungnya yang rapuh.
__ADS_1
Kedua matanya berkilat dengan cahaya tertentu. Aura kemisteriusan yang sangat kuat langsung keluar dari tubuhnya.
“Kipas Sheng Feng akhirnya keluar. Hahaha .... Aku akan menunggu hari kebebasanku!”