
Banyak orang yang sudah berkumpul. Mereka semua adalah penggemar kecepatan pedang terbang. Bukan hanya dari wilayah Tongxuan Utara saja karena ada banyak orang yang bahkan datang dari Tongxuan Selatan dan wilayah lainnya.
Sebenarnya Zi Xian juga bukan berasal dari belahan utara ini. Lebih tepatnya dia adalah putri dari salah satu penguasa kota di Tongxuan Barat. Kebetulan ayahnya adalah sahabat Yang You. Jadi mereka memiliki hubungan yang cukup dekat.
Saat ini Zi Xian akhirnya melihat orang yang dia cari. Dia segera menghampirinya. Mungkin karena dia terlalu eksentrik dan sudah banyak membuat masalah jadi tindakan apa pun yang dia lakukan selalu berhasil menarik perhatian orang lain.
Ketika dia mendekati Qing Yue'er akhirnya orang-orang mulai bertanya-tanya. Mereka menjadi penasaran tentang Qing Yue'er, kenapa dia bisa menarik perhatian Zi Xian.
Orang-orang sekte Angin Utara mungkin sudah mengetahui tentang identitasnya. Selama sisa hari juga mereka memperlakukan Qing Yue'er dengan baik. Namun, bagi pendatang baru kebanyakan masih belum mengetahuinya. Jadi mereka mulai memperhatikan kedua sosok itu.
“Ayo, kemarilah. Aku akan mengajakmu menuju garis awal,” ucap Zi Xian sambil mengulurkan tangannya pada Qing Yue'er.
Kepala Sekte Yang You menggelengkan kapalanya. “Zi Xian, jangan membuat pertunjukan di sini.”
“Aku sedang berbaik hati untuk mengajak Xinyu. Bagaimana ini disebut pertunjukan?” Zi Xian mengeluh. Namun, dia juga tidak begitu berani untuk membuat masalah tepat di hadapan Yang You. Jadi, dia mengurungkan niatnya.
“Kompetisi akan segera dimulai. Ayo, pergi sekarang,” ajak Zi Xian dengan benar.
Akhirnya Qing Yue'er mengangguk. Dia segera pergi bersama dengan Zi Xian menuju ke tempat yang seharusnya. Setelah itu dia segera menyiapkan pedangnya. Dia menatap ke samping dan melihat Zi Xian yang terlihat tenang dan santai. Sepertinya wanita itu sudah mempersiapkan diri dengan baik.
Pada saat itu seorang penatua tampak berseru untuk mulai membuka acara. Dia memberikan beberapa patah kata sebelum akhirnya membiarkan Kepala Sekte Yang You memberikan sambutan.
Kepala Sekte Yang You hanya memberikan sambutan yang singkat. Mungkin dia juga tidak ingin semua orang menunggu lebih lama. Setelah itu akhirnya kompetisi yang dinanti-nanti pun segera dimulai.
Qing Yue'er berdiri pada barisan peserta. Karena kompetisi dilakukan di udara jadi jangkauannya sangat luas. Semuanya akan dilakukan dalam sekaligus, tidak ada gelombang satu ataupun dua.
Kebetulan Qing Yue'er melihat pria yang dia temui di gerbang kota Xijing. Pria itu terlihat lebih segar dengan pedang yang sudah berada di bawah kakinya. Dia tampak tersenyum ramah pada Qing Yue'er. Mereka benar-benar bertemu lagi.
“Zi Xian, kali ini aku harap kamu tidak melakukan pelanggaran. Jika kamu melakukannya maka namamu akan tercoret selama sepuluh tahun ke depan dalam kompetisi ini,” ucap seseorang panitia kompetisi untuk memperingatkan.
__ADS_1
Tentu saja Zi Xian langsung memprotes. “Kalian benar-benar berlebihan.”
Qing Yue'er menggelengkan kepala saat melihat sikap Zi Xian. Kemudian dia naik ke atas pedang dan mulai membuat ancang-ancang. Pada saat itu hitungan mundur akhirnya dimulai. Tepat pada hitungan terakhir semua peserta mulai meluncur dengan kecepatan yang bervariasi.
Ada beberapa yang memilih untuk santai di awal tetapi semakin lama kecepatan akan bertambah. Ada juga yang dari awal sudah memasang kecepatan tinggi sampai di garis akhir.
Untuk Qing Yue'er, dia lebih memilih cara pertama. Awalnya dia memang rata-rata dan santai. Namun, semakin lama kecepatannya menjadi semakin tinggi.
Semua orang tampak melesat cepat di atas pedang masing-masing. Dari kejauhan mereka semua terlihat seperti sinar cahaya atau bayangan yang melesat di atas langit. Entah kenapa itu terlihat sangat indah di pandang. Apalagi saat itu cuaca memang sedang cerah-cerahnya.
Orang yang menonton kompetisi ini pun langsung berdecak kagum. Hanya melihatnya saja sudah memuaskan hati. Memang, tidak ada penyesalan untuk datang ke sini meskipun tidak menjadi salah satu dari cahaya-cahaya itu.
“Lihat! Zi Xian mulai unggul! Dia mampu mengalahkan orang-orang tua itu!” seru salah satu orang yang hanya menjadi pengamat.
“Sebenarnya dia juga memiliki kemampuan yang lumayan,” timpal yang lainnya.
“Bukan hanya lumayan. Dia memang bagus dalam kecepatan pedang.”
“Benar, benar. Aku jadi penasaran siapa pemenang kali ini.”
Qing Yue'er bahkan tidak tahu ada orang yang sedang membicarakannya. Dia mulai semakin gencar meningkatkan kecepatan. Dia yang awalnya berada di belakang kini sudah semakin maju meninggalkan banyak peserta lainnya.
Dia melihat ke depan dan menemukan keberadaan Zi Xian yang sudah cukup jauh. Akhirnya dia segera meningkatkan kecepatan lagi hingga menyusul posisi Zi Xian.
Tindakannya langsung menarik perhatian peserta yang lain. Mereka terkejut dengan kecepatan yang tiba-tiba menjadi menggila. Ada yang merasa takjut tetapi ada juga yang merasa tidak senang.
Seperti seseorang yang saat ini berada tidak jauh di belakang Zi Xian. Dia mengerutkan kening saat melihat Qing Yue'er baru saja menyalipnya. Matanya langsung berkilat dengan ketidak senangan.
Bibirnya membentuk seringaian saat sebuah ide masuk ke otaknya. Tangan kanannya diam-diam bergerak untuk membentuk sebuah serangan. Setelah beberapa saat serangan itu melesat lurus ke depan tepat pada posisi di mana Qing Yue'er berada. Kecepatan serangan itu sebenarnya cukup menakutkan.
__ADS_1
Namun, siapa dia pikir orang yang sedang dia curangi?
Qing Yue'er tentu dapat merasakan serangan yang mengarah kepadanya. Senyum tipis muncul di bibirnya. Tepat ketika serangan hampir menyentuhnya, dia langsung menggeser posisinya sedikit. Pada saat itu serangan qi spiritual akhirnya meleset melewatinya begitu saja. Sebelum serangan benar-benar menjauh, Qing Yue'er sedikit membelokkannya ke arah lain.
Whosshh!
Zi Xian yang sedang fokus akhirnya sedikit terlambat ketika menyadari serangan yang datang dari arah belakang. Pedangnya menjadi goyah saat dia menerima serangan tersebut.
“Sial!”
Dengan susah payah dia berusaha untuk menjaga keseimbangannya. Peraturan mengatakan bahwa peserta tidak boleh turun dari pedangnya atau mereka akan gugur. Jadi Zi Xian berusaha keras untuk tidak terlepas dari pedangnya.
Ketika akhirnya dia kembali stabil, kemarahan langsung merasuk ke hatinya. Dia menoleh ke belakang dan menatap tajam pada seseorang yang baru saja melemparkan serangan.
“Kamu berani berbuat curang padaku?” tanya Zi Xian dengan dingin.
Orang itu langsung menggelengkan kepala. Hatinya menjadi bergetar. Awalnya dia ingin menyerang Qing Yue'er, siapa yang akan tahu ternyata gadis itu sangat pandai menghindar dan malah melemparkan serangan itu ke arah Zi Xian. Kali ini sepertinya dia benar-benar sial.
“Tidak! Itu bukan aku!” Orang itu tidak mau mengakuinya.
Zi Xian mendengus dingin. Kemudian dia pun balas menyerang orang itu dengan serangan yang jauh lebih kuat. Karena tingkat kultivasinya lebih unggul akhirnya orang tersebut tidak dapat menghindar.
“Tidaakkk!”
Boomm!
Suara ledakan dapat terdengar di udara. Orang-orang langsung mengalihkan perhatian pada keributan itu. Apa yang mereka lihat adalah seseorang yang jatuh meluncur ke bawah beserta dengan pedangnya.
Orang yang terjatuh itu hanya bisa menjerit menahan rasa sakit sambil membayangkan bagaimana nasibnya ketika terjatuh dari ketinggian seperti itu. Mungkin tubuhnya akan hancur berkeping-keping. Tiba-tiba saja dia menyesal karena sudah dengan sembrono menyerang Qing Yue'er. Sayang sekali, sebuah penyesalan tidak akan bisa menghentikannya dari kematian.
__ADS_1
Qing Yue'er yang kini posisinya sudah jauh di depan hanya tersenyum dengan datar. Dia bisa menjadi seseorang yang lugu dan baik hati. Namun, dia juga bisa menjadi orang yang licik dan kejam. Semua tergantung bagaimana seseorang memperlakukannya.
Jika sebelumnya dia tidak dapat menghindar dengan tepat, maka kemungkinan orang yang terjatuh dari langit tak lain adalah dirinya sendiri. Beruntung dia memiliki kewaspadaan yang cukup.