Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Lorong Sisa Pertempuran


__ADS_3

Ini sudah hampir pagi dan akhirnya iblis sudah selesai dimusnahkan. Banyak manusia yang menjadi korban, terutama warga atau penduduk biasa. Bahkan, sekte Awan Hitam yang menutup diri dari kegiatan itu pun tidak lepas dari kematian.


Awalnya gerbang mereka memang sangat aman. Namun, mereka tidak tahu bahwa kekuatan iblis yang keluar setara dengan level 4 alam duniawi. Hal itu menyebabkan mereka yang bersantai malah menerima lebih banyak kematian. Siapa yang akan menduga ada hal semacam ini?


Sementara itu Su Yang dan beberapa orang lainnya mulai bergabung dengan kelompok Qing Yue'er menuju sumur yang dimaksud. Niu Ren yang adalah pemimpin kelompok pun sebenarnya heran kenapa Qing Yue'er bisa menemukan sumur itu. Memang, pola pikirnya sendiri tidak bisa sebanding dengan otak Qing Yue'er yang punya banyak trik dan strategi.


Jika kemarin dia merasa ingin menjadi dekat dengan gadis itu maka pikirannya telah berubah. Qing Yue'er adalah gadis berbakat yang patut dihargai dan dihormati. Dirinya sendiri tidak pantas untuk mengharapkan apa pun dari gadis itu.


“Tuan Muda Niu, kenapa kamu hanya diam sedari tadi?” tanya Xiao Ling yang kebetulan berjalan di dekat Niu Ren.


“Tidak apa-apa, mungkin akan ada bahaya di depan. Kalian harus hati-hati,” ucap Niu Ren.


Tak lama kemudian mereka telah sampai di dekat sumur. Ada cahaya samar yang merupakan segel yang dibuat khusus oleh Ying Jun. Segel itu terlihat semakin lemah dan sepertinya itu karena tekanan dari dalam sumur. Itu berarti memang di dalam sumur itu ada sesuatu yang melemahkan segel.


Ketika mengamati sumur, Qing Yue'er tiba-tiba teringat dengan ucapan kepala akademi Surgawi ketika pertama kali dia memanggilnya. Kepala akademi mengatakan bahwa tanah pusat Dataran Tengah itu sangat misterius. Jadi apakah meksudnya adalah ini?


Benar, seharusnya dia memikirkan kata-kata itu sejak awal. Sebenarnya kepala akademi sudah memberikan petunjuk lewat kalimatnya. Hanya saja dia kurang memperhatikannya dan malah berakhir dengan membuang waktu. Semua sumber masalah pasti berasal dari kedalaman tanah ini. Dia sangat yakin tentang hal itu.


Kemudian dia melihat Su Yang dan rekannya yang mulai mengangkat segel dengan perlahan. Tak butuh waktu lama sampai segel benar-benar hilang. Sebenarnya Su Yang merasa heran, siapa yang telah menciptakan segel itu? Segel itu sangat kuat dan rasanya bukan orang sembarangan yang bisa membuatnya.


Meskipun begitu dia tidak punya waktu untuk bertanya. Setelah segel dibuka dia langsung mengajak teman-temannya dari sekte lain untuk masuk bersama. Seharusnya tempat di dalam sumur tidak akan begitu berbahaya bukan?


Niu Ren memberi komando agar kelompoknya juga ikut masuk. Meskipun masih tidak ada yang tahu bagaimana situasi di dalam tetapi dia juga ingin kelompoknya ikut berkonstribusi.


Sebelum Xie Wuqing masuk, dia mendekati Qing Yue'er dulu. “Gadis, apa kamu mau menjamin keselamatanku?” Dia bertanya tanpa rasa malu.


Qing Yue'er pun terkekeh dan menganggukkan kepala. “Tentu saja. Kita akan selamat.”


Xie Wuqing tertawa senang. Dia sangat yakin tidak akan bisa melindungi dirinya sendiri jika memang ada bahaya. Namun, dia yakin gadis itu bisa melindunginya atau bahkan semua orang. Jadi apa salahnya dia meminta sebuah jaminan? Akhirnya dia pun melompat masuk ke dalam sumur yang gelap gulita.


Sekarang giliran Qing Yue'er. Orang lain sudah masuk dan tinggal dia sendiri. Memang dia sengaja untuk datang terakhir. Dia berdiri di tepi sumur dan melihat ke bawah. Bau iblis tercium sangat kuat. Dari atas dia tidak dapat melihat apa pun tapi mungkin dia bisa mengira-ngira apa yang ada di dalam.


“Ying Jun, buatkan aku segel penghalang lagi,” ucapnya.


Ying Jun yang mendengar perintah ini pun membelalakkan matanya tidak percaya. “Apa kamu gila? Bagaimana kamu bisa membiarkanku melakukan itu? Apa kamu akan mengunci mereka semua di dalam?”


Qing Yue'er menghela napas jengah. “Bodoh, lakukan saja apa yang aku minta kamu lakukan. Kamu akan tahu setelahnya.”

__ADS_1


“Hmm.” Ying Jun mendengus tetapi dia masih keluar juga untuk memasang segel satu arah. Orang dari luar bisa masuk tetapi siapa pun dari dalam tidak akan bisa keluar. Seperti segel yang sebelumnya dipasang oleh Ying Jun.


Setelah itu akhirnya Qing Yue'er merasa puas. Dia pun melompat masuk dan kekosongan langsung menerpa kakinya. Cukup lama sampai akhirnya dia menginjak tanah yang terasa keras di kaki. Ternyata sumur ini sangat dalam, tidak seperti yang dia bayangkan sama sekali.


Selain itu, bentuk ruangan di bawah sumur ini lebih terlihat seperti lorong sebuah gua. Ukuran lorongnya juga luas. Ini benar-benar tidak terduga.


Qing Yue'er bisa merasakan udara hangat yang menerpa tubuhnya. Mungkin karena letaknya yang berada di kedalaman tanah. Kemudian dia pun melihat cahaya remang-remang yang diciptakan oleh orang lain. Itu pasti orang-orang yang sebelumnya sudah masuk.


Dia langsung menyusul mereka dan mengikutinya dari belakang. Semuanya berjalan cukup lama hingga cahaya merah yang samar bisa dilihat di kejauhan.


“Semuanya, tingkatkan kewaspadaan kalian!” Su Yang memerintah, meskipun suaranya dikecilkan.


Tanpa disuruh Qing Yue'er memang sudah waspada. Kekuatan rohnya terus merayap di udara. Itu untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu ada iblis yang datang secara sembunyi-sembunyi.


Semakin dekat dengan cahaya merah, entah kenapa membuat semua orang merasa tidak nyaman. Itu terasa seperti naluri yang mengatakan bahwa mereka akan menghadapi sebuah bahaya. Tidak bisa dipungkiri, itu memang benar adanya.


Setelah semakin dekat, mereka bisa melihat bara api di dinding-dinding gua. Itu adalah sumber cahaya merah yang sebelumnya mereja lihat. Dan sekarang udara terasa semakin hangat.


Melihat hal ini,entah kenapa Qing Yue'er kembali teringat pada Jurang Iblis yang sebelumnya sudah dia singgahi. Namun, apakah kedua hal ini memang bersangkutan? Dia belum bisa memastikannya, tetapi dia teringat dengan hal-hal yang sudah dikatakan oleh Min Yujian kemarin. Apa pun itu yang jelas dia harus bisa menyelesaikan masalah ini dulu.


Wajah orang-orang menjadi tidak yakin. Mereka tampak ragu-ragu, apakah mereka benar-benar akan baik-baik saja? Tentu saja rasa takut mulai menjalar di hati mereka.


Chen Yi memegang tangan Qing Yue'er. “Apa kau tidak takut, Xinyu? Ini benar-benar ... ah, semoga tidak akan terjadi apa pun pada kita,” ucapnya.


Qing Yue'er tersenyum sedikit. “Tidak apa-apa. Lagipula banyak orang bersama kita.”


“Banyak orang tidak akan bisa memastikan apakah kita bisa baik-baik saja.” Chen Yi masih saja merasa takut. Sebenarnya ini adalah misi pertama yang lawannya adalah iblis.


“Semuanya akan baik-baik saja. Tergantung bagaimana sikapnya saja,” gumam Qing Yue'er.


Pada saat itulah suara geraman itu berada tepat di hadapan semua orang. Mereka membelalakkan mata tidak percaya. Bagaimana ada iblis sebanyak itu? Dan situasinya sangat dekat dengan mereka semua. Surga, apakah selama ini hanya mereka yang tidak menyadarinya?


Puluhan iblis berdiri menghalangi jalan mereka. Meskipun ruangan sangat luas tetapi mereka bisa memenuhi jalan dan terlihat sangat padat. Jika dilihat-lihat, sepertinya mereka sudah mencium kedatangan manusia sejak pertama kali kelompok orang-orang itu masuk ke dalam sumur.


Qing Yue'er menjadi heran. Kenapa ada begitu banyak iblis? Dia sudah memikirkan banyak hal tetapi dia belum bisa memastikannya. Namun, dia memiliki satu pemikiran yang sepertinya adalah sebuah kebenaran.


Su Yang yang ada di barisan paling depan menghentikan langkahnya. Orang yang ada di belakang pun ikut berhenti. Beberapa dari mereka mulai mengeluarkan senjata masing-masing dan bersiap untuk sebuah pertarungan hebat.

__ADS_1


Sedangkn Qing Yue'er? Apa yang bisa dia lakukan? Dia hanya seorang yang berada di level 1 alam duniawi. Jadi, mungkin dia akan melihat sebentar bagaimana keadan selanjutnya.


Iblis yang ada di sana memasang wajah yang sangat galak. Masing-masing dari mereka memiliki tingkat kekuatan yang berbeda-beda. Tentu saja itu seperti kelompok Su Yang yang memiliki kekuatan beragam. Meskipun begitu paling lemah dari mereka mungkin setara dengan level 2 alam duniawi. Dan itu masih tetap berada di atas level Qing Yue'er.


“Ha ha ha ....” Tiba-tiba iblis yang berada di barisan paling depan tertawa. Tawanya terdengar sarkas dan mengejek. Setelah itu dia berkata, “Manusia memang patut untuk dilenyapkan!”


Su Yang mendengus. “Kenapa kalian bisa ada di sini?”


“Untuk apa aku harus memberi tahu kepadamu? Apakah agar kalian mau menyerahkan darah kalian dengan sukarela?” Iblis itu tertawa lagi. Dalam pikirannya dia sudah memastikan tentang kemenangannya. Lagipula jumlah mereka memang lebih banyak dari manusia yang ada.


“Apakah kalian berasal dari Jurang Iblis di sisi Dataran Tengah?” Su Yang masih bertanya meskipun dia ditertawakan. Bagaimanapun juga meskipun dia mati, setidaknya dia mengetahui kebenarannya.


Pemimpin iblis itu mencemooh. Mendengar nama Jurang Iblis sungguh membuat dia merasa tidak senang. Dia dan kelompoknya sudah terkurung di Jurang Iblis selama ribuan tahun atau mungkin malah jutaan tahun yang lalu. Dia sangat marah jika seseorang mengingatkannya pada tempat itu.


Memang benar, lorong ini adalah jalan yang menghubungkan dunia luar dengan Jurang Iblis. Letaknya sangat jauh dan tentunya lorong pun sangat panjang. Lorong tersebut digunakan saat pertempuran antara iblis dan dewa yang terjadi di zaman kuno.


Kelompok iblis itu membuka lorong kembali setelah terlepas dari Jurang Iblis. Mereka melarikan diri dari tempat terkutuk itu dan mendobrak lorong tersegel ini.


“Jadi apa yang akan kalian lakukan jika kami berasal dari Jurang Iblis?” Iblis itu tertawa. “Tempat terkutuk itu hanya untuk iblis-iblis kelas rendah. Untuk iblis tingkat tinggi, siapa yang akan mau tetap terkurung di sana?”


Iblis itu tertawa senang atas keberhasilannya. Dia menatap kelompok Su Yang dengan mata yang merah membara. “Kami lari dari Jurang Iblis dan membuka segel lorong ini. Ha ha ha ....”


Su Yang hanya bisa terdiam. Sebenarnya dia baru saja memikirkan tebakan seperti itu. Namun, sebelum-sebelumnya dia tidak memikirkan hal-hal sampai di sana. Lagipula, dia pikir lorong atau jalan apa pun itu sudah dihancurkan oleh dewa. Siapa yang akan tahu jika sisa-sisa pertempuran kuno itu ternyata masih ada.


Qing Yue'er yang sudah pernah masuk ke Jurang Iblis menjadi heran dan cukup terkejut. Sepertinya dia belum pernah menemui iblis dengan bentuk seperti ini di tempat itu. Apakah Jurang Iblis yang dibicarakan adalah tempat yang berbeda?


Namun, satu tebakannya telah benar. Ini memang ada kaitannya dengan perang dewa dan iblis itu. Meskipun mungkin iblis-iblis itu hanya menggunakan lorongnya saja, tidak bisa dipungkiri semuanya memang karena lorong ini yang tidak dihancurkan.


Kenapa dewa memilih hal ini? Apa mereka begitu sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak sempat untuk menghancurkan lorong?


Jika orang lain mengetahui apa yang dipikirkan oleh Qing Yue'er maka mereka akan menghela napas. Tidak tahu malu.


Mo Jingtian yang ada di dalam dimensi pun mengangkat kedua alisnya. “Gadis, kamu memang benar. Kadang, dewa juga bisa menjadi bodoh.”


Qing Yue'er terkejut dengan ucapan Mo Jingtian. “Bukankah itu tidak pantas?” Dia tidak memahami arti kata bodoh yang dimaksud oleh Mo Jingtian.


“Kamu akan tahu suatu saat nanti.”

__ADS_1


__ADS_2