
Selain untuk makan dan tidur, Qing Yue'er menghabiskan harinya untuk pelatihan. Kultivasinya masih stagnan di level 4 alam bumi. Tidak tahu kenapa, sepertinya berendam di kolam Yin Yang sudah tidak bisa membantunya meningkatkan kultivasi. Mungkin dia harus mencari sumber daya lain yang mampu membantu meningkatkan kultivasinya.
Selama ini, dia telah mengharapkan Klan Jiang untuk mendatanginya, namun sampai sekarang mereka masih terdiam tanpa melakukan apapun. Mungkinkah sesuatu terjadi pada mereka?
Tapi dia tidak terlalu memikirkannya. Saat ini dia lebih menantikan acara perburuan herbal spiritual yang akan di lakukan oleh seluruh murid Akademi Xinfeng. Herbal spiritual adalah tanaman yang memiliki esensi qi spiritual didalamnya. Jika seseorang menyempurnakannya, itu akan dapat membantu meningkatkan kultivasi.
Namun herbal spiritual memiliki sifatnya sendiri. Menangkap mereka bukanlah hal yang mudah. Herbal spiritual mampu bersembunyi dari keberadaan manusia, mereka bisa berlari dengan kecepatan kilat, bahkan ada yang mampu melakukan penyerangan terhadap manusia.
Perburuan obat spiritual dilakukan satu kali dalam setiap tahun. Lokasinya berada di puncak ke 8 yang hanya dijamah setahun sekali. Puncak ini tidak boleh dimasuki oleh siapapun kecuali orang yang diizinkan.
Pendaftaran untuk perburuan herbal spiritual berada di puncak utama. Saat ini Qing Yue'er datang untuk mendaftarkan diri sekaligus untuk mengembalikan buku teknik Tinju Bayangan di Aula Bela Diri.
Yang dimaksud pendaftaran hanyalah menulis nama di buku dan mengambil token khusus. Tidak ada petugas khusus ataupun tetua yang menjaga lokasi pendaftaran.
Baru saja menuliskan namanya, Qing Yue'er merasakan tepukan di punggungnya. Dia menoleh dan mendapati seorang gadis muda yang tersenyum manis kepadanya.
Dari wajahnya, Qing Yue'er bisa melihat kalau umurnya hanya dua tahun diatasnya. Namun gadis itu mengenakan seragam yang memiliki pola di dadanya. Itu berarti dia adalah senior disini.
"Hey, apa kamu mau bergabung denganku dalam acara besok?"
"Kenapa aku harus gabung denganmu?"
Gadis itu tersenyum lebih cerah. "Tentu saja, karena menangkap herbal spiritual tidaklah mudah. Jadi jika kita berkelompok bukankah itu akan lebih mudah?"
"Aku adalah Zu Ruochu. Siapa namamu?"
__ADS_1
"Apa aku harus memperkenalkan diri?"
Zu Ruochu mengangguk. "Tentu saja, memangnya aku harus memanggilmu apa? Pria cantik?" Dia tertawa cekikikan membuat orang disekitarnya menoleh.
"Aku Qing Yu. Aku rasa aku tidak perlu bergabung denganmu, aku bisa melakukannya sendiri." Qing Yue'er tersenyum padanya.
"Kalau begitu biarkan aku yang bergabung denganmu." Gadis itu menggandeng tangan Qing Yue'er dan menariknya pergi.
"Hey, apa yang kamu lakukan?" Qing Yue'er melepaskan tangannya.
"Kemana kamu akan pergi? Aku akan ikut denganmu."
Qing Yue'er, "..."
"Aku akan pergi ke Aula Bela Diri."
"Baik, aku akan pergi denganmu."
Qing Yue'er tidak mau meributkan hal ini, lagi pula mereka sama-sama perempuan.
Setibanya di Aula Bela Diri, mereka berdua naik ke lantai 3. Qing Yue'er kembali bertemu dengan petugas yang menjaga konter. Petugas itu tersenyum melihat kedatangan Qing Yue'er.
"Apakah kamu akhirnya menyerah mempelajarinya?"
Qing Yue'er hanya tersenyum penuh makna. Senyuman itu membuat si petugas berpikir kalau Qing Yue'er menyerah mempelajari teknik Tinju Bayangan.
__ADS_1
"Bagus, kamu cukup memahami batasmu sendiri." Petugas itu merasa senang. Dia melirik Zu Ruochu yang ada di belakang Qing Yue'er, kemudian mengangguk sopan padanya.
Qing Yue'er melihat kesopanan itu. Dia berpikir, mungkin Zu Ruochu adalah murid senior berbakat disini sehingga mereka menghormatinya.
"Ayo cepat pergi, kamu harus mempersiapkan diri untuk perburuan herbal spiritual besok." Zu Ruochu menarik tangan Qing Yue'er pergi. Dia terlihat sangat bersemangat seperti anak kecil.
"Baiklah."
Keesokan harinya langit terlihat sangat cerah. Ribuan murid berdiri berkelompok di depan pintu masuk puncak ke 8. Masing-masing kelompok setidaknya terdiri dari 15 sampai 20 orang.
Qing Yue'er berjalan membawa dua tas. Yang satu penuh dengan makanan, satunya lagi kosong yang akan digunakan untuk tempat menyimpan herbal spiritual.
"Qing Yu!" Suara Zu Ruochu terdengar dari jauh memanggilnya. Dia melambaikan tangan padanya. "Kemarilah!"
Qing Yue'er merasa tidak berdaya. Sejak kemarin, gadis itu terus menempel padanya. Jika bukan karena dia mengiyakan keinginannya, mungkin semalaman gadis itu akan tinggal di kamarnya.
Qing Yue'er berjalan mendekati Zu Ruochu. Dia melihat ada dua orang lain yang berdiri di samping gadis itu.
"Qing Yu, kita hanya memiliki 4 orang dalam kelompok. Ini adalah Mu Feng dan Mu Qing." Zu Ruochu memperkenalkan kedua orang itu kepadanya.
Qing Yue'er mengangguk mereka sebagai salam. "4 orang sudah lebih dari cukup bukan?"
Sebenarnya Qing Yue'er bingung. Dia memang telah melihat banyak siswa yang berkelompok. Namun dibandingkan kelompok lainnya, kelompok Zu Ruochu memang sangat sedikit. Apakah menangkap herbal spiritual sangat sulit? Kenapa mereka harus membentuk kelompok?
Qing Yue'er tidak tahu bahwa menangkap herbal spiritual harus mengandalkan kekuatan yang absolut. Jika mereka menangkap secara individu, maka itu akan sangat sulit.
__ADS_1