Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Cloud Fairy Keluar


__ADS_3

Mayat hidup yang jumlahnya sangat banyak sudah dihancurkan oleh Ying Jun. Untungnya Qing Yue'er memiliki binatang ilahi yang bisa membantunya menghadapi masalah. Darah mayat hidup cukup berbahaya untuk manusia normal jadi Ying Jun sudah membekukannya dengan salju abadi.


Qing Yue'er menyeret kakinya untuk menjauh dari tempat yang berantakan itu. Kakinya yang terluka terasa sangat kaku, sepertinya dia harus segera menyembuhkannya.


“Ying Jun, apa kau tahu sesuatu mengenai semua ini?” tanya Qing Yue'er sambil membuka ikatan kain di kakinya. Dia menatap datar pada luka yang terbuka.


“Aku tidak tahu banyak hal. Kita harus memikirkannya baik-baik,” balas Ying Jun. Dia berjongkok di depan Qing Yue'er dan mengamati bagaimana gadis itu sedang menyembuhkan lukanya. Tidak ada yang bisa dia bantu.


“Kenapa Pengadilan Surgawi harus mengincar ibuku?” Qing Yue'er lebih terdengar seperti sedang bertanya pada diri sendiri. “Apa ini ada hubungannya dengan ayah?”


Qing Yue'er menatap Ying Jun, lalu bertanya, “Apakah Pengadilan Surgawi memiliki seorang penguasa?”


Ying Jun mengangguk. “Ya, tapi kurasa tidak ada manusia yang pernah bertemu dengannya. Bukan hanya itu, bahkan penampilannya masih terlalu misterius. Aku sendiri tidak tahu seperti apa rupanya,” ucapnya.


Qing Yue'er menyiramkan air Yin Yang di atas lukanya. “Apa ras iblis pernah berseteru lagi setelah pertempuran besar dulu? Benar kan dulu ada pertempuran besar?” Dia mengambil kain baru dan membalutkannya di atas luka.


“Benar. Itu dulu sekali, sudah sangat lama. Sejak saat itu ras iblis sudah diturunkan kembali ke Dunia Bawah. Setelah itu tidak ada banyak hal besar yang terjadi,” jawab Ying Jun. Sebenarnya dia sendiri saat itu masih belum terlahir dan hanya mendengar ceritanya dari orang lain.


“Itu sudah lama ...,” Qing Yue'er bergumam. “Apa penguasa Pengadilan Surgawi masih orang yang dulu? Maksudku, tidak ada pergantian penguasa setelah pertempuran besar itu terjadi?”


Ying Jun berpikir sejenak. “Ada satu kali pergantian yang kemudian bertahan sampai sekarang.”


Qing Yue'er mengangguk mengerti. Kemudian dia teringat pada Mo Jingtian dan bertanya lagi pada Ying Jun, “Saat pertempuran itu terjadi, apa Mo Jingtian sudah menjadi dewa?”

__ADS_1


“Aku pikir belum. Aku bahkan tidak yakin apakah dia sudah terlahir. Kau tahu perang dewa dan iblis itu legenda yang sudah berlalu jutaan tahun yang lalu. Dia tidak mungkin setua itu kan?”


Tawa kecil keluar dari mulut Qing Yue'er. “Siapa yang tahu ....” Namun dia setuju dengan pikiran Ying Jun. Lagi pula Pengadilan Surgawi bahkan sudah berganti penguasa. Sepertinya tidak mungkin jika Mo Jingtian sudah ada sejak saat itu.


“Kita harus pergi sekarang,” ucap Qing Yue'er setelah selesai dengan lukanya. Luka itu tidak langsung menghilang begitu saja, tetapi setidaknya sudah menjadi lebih baik.


“Apa kita akan kembali ke jalur awal?” tanya Ying Jun.


“Ya.” Qing Yue'er mengangguk. “Jika memang Pengadilan Surgawi mengincar ibuku, seharusnya mereka tidak akan melakukannya secara terang-terangan.”


“Benar,” timpal Ying Jun.


Mereka berdua akhirnya pergi meninggalkan hutan dan kembali bergerak seperti sebelumnya. Untuk saat ini mereka tidak memiliki petunjuk jadi mereka lebih memilih kembali pada tujuan awal. Mungkin Xie Ying Fei ada di depan mereka.


***


Kereta bergerak cepat, tetapi tiba-tiba kecepatannya tampak menurun. Hal ini membuat si penumpang merasa heran. “Ada apa?”


“Nona, sesuatu yang besar sepertinya sedang terjadi di depan,” ucap si pengemudi yang ternyata adalah seorang wanita.


“Berhenti, Luo Nian.”


Kereta pun berhenti. Sesosok wanita keluar dengan elegan dari dalam kereta. Pakaiannya yang tipis tersibak tertiup angin, menampilkan kaki jenjangnya yang cantik. Jika Qing Yue'er melihat ini pasti dia akan segera mengenalinya. Wanita itu tak lain adalah Cloud Fairy.

__ADS_1


“Kenapa Nona keluar? Kita akan mengambil jalan lain.” Luo Nian tidak setuju jika nonanya terlibat dalam masalah orang lain.


“Tidak. Aku merasa ini bukan hal biasa,” ucap Cloud Fairy. Dia melihat awan di depan sana yang tampak bergemuruh, lalu segera melintas pergi. Luo Nian yang tertinggal hanya bisa mengembuskan napas panjang.


Cloud Fairy mencoba menyembunyikan auranya sebaik mungkin. Seluruh tubuhnya tertutup oleh gumpalan awan yang kemudian menyatu dengan awan di langit. Untuk saat ini tidak ada yang bisa melihat keberadaannya.


Dia bergerak maju dan akhirnya melihat apa yang terjadi. Sebuah dinding transparan berdiri kokoh di depannya. Sedangkan di dalam sana terdapat pertempuran besar yang sedang terjadi. Dinding transparan telah menyembunyikan pertempuran dengan sangat baik. Jika seseorang tidak mendekat pasti tidak akan bisa mengetahui pertempuran tersebut.


Cloud Fairy menajamkan penglihatannya. Dia benar-benar terkejut setelah melihat siapa yang sedang bertempur. Yang satu adalah musuhnya sendiri, Dewa Alkimia. Sedangkan satunya lagi adalah ... Xie Ying Fei? Wanita itu ... bagaimana bisa melakukan konfrontasi dengan Dewa Alkimia?


Kedua mata Cloud Fairy berkelebat dengan cahaya tertentu. Dia melihat Xie Ying Fei yang bertempur menggunakan kipas Sheng Feng. Dia tahu itu adalah senjata milik Dewa Angin yang selama ini selalu dipertanyakan keberadaannya. Karena ada dinding pelindung, orang-orang tidak akan bisa mendeteksi kipas itu.


“Nona Lin, kita harus pergi,” bisik Luo Nian dari belakang.


“Tidak bisa. Nian'er, bukankah ini kesempatan yang bagus untuk menghajar b*jingan itu?” Kebencian yang kuat terpancar dari mata Cloud Fairy. Meskipun ini adalah kejadian yang mengejutkan, tetapi ini juga merupakan kesempatan yang bagus untuknya.


***


AN


Ada beberapa orang yang protes tentang penggunaan bahasa Inggris di cerita ini. Saya cukup belajar dari ini dan akan mengganti hal-hal yang dimaksud, tetapi tunggu waktu yang pas, termasuk nama Cloud Fairy sendiri.


Kalian boleh kritik, tetapi tolong sedikit lebih berbaik hati dengan perasaan author.

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2