
Boom!
Woosshh woosh!
Bunyi ledakan terdengar di setiap tempat yang dilalui oleh dua orang yang kini sedang bertempur. Mereka tak lain adalah Jiang Xuan dengan Jiang Yini.
Gelombang qi spiritual menyerang udara menghasilkan ledakan-ledakan yang menggetarkan tanah. Pertempuran antara level alam langit memang memiliki frekuensi yang lebih kuat.
Bahkan orang-orang yang menonton dari pinggiran terpaksa harus didorong menjauh oleh kekuatan pertempuran tersebut. Jika mereka terlalu dekat mungkin akan mengakibatkan pertumpahan darah yang lain.
Boomm!
Sekali lagi ledakan terdengar ketika Jiang Yini menerbangkan telapak tangannya. Namun Jiang Xuan menghidar dengan tepat sehingga serangan itu hanya meledakkan udara kosong.
"Sudah aku katakan, kita tidak pernah setara," ucap Jiang Xuan dengan bangga. Meskipun begitu dia memang telah mengeluarkan banyak energi hanya untuk menghindari serangan-serangan Jiang Yini.
"Jangan berpuas diri dulu." Jiang Yini berkata dengan dingin. Setelah itu dia terbang tinggi-tinggi di udara. Pakaiannya berkibar karena tiupan angin.
Tiba-tiba tepat di bawah kakinya muncul kabut putih yang sangat padat. Kabut itu bergerak dengan gelombang untuk meciptakan bentuk yang terlihat seperti kelopak bunga.
Beberapa saat kemudian kabut putih itu telah sepenuhnya membentuk lotus salju yang cukup besar. Dengan pakaian berwarna ungu terang, penampilan Jiang Yini terlihat sangat kontras dengan lotus yang ada di bawah kakinya.
__ADS_1
Auranya menjadi lebih kuat. Kecantikan yang memang sudah diketahui hampir di seluruh kota ini, membuatnya terlihat seperti peri surgawi. Banyak pemuda-pemuda yang sekarang terpukau oleh penampilannya. Namun hanya itu yang bisa mereka lakukan.
Jiang Yini mengendalikan lotus di bawah kakinya untuk bergerak dengan secepat kilat menuju Jiang Xuan. Kecepatannya sangat cepat, hampir tak bisa dilihat oleh mata telanjang.
Qing Yue'er merasa tertarik dengan teknik yang digunakan oleh Jiang Yini. Itu adalah teknik Langkah Lotus Seribu yang sangat langka. Mungkin ini menjadi teknik pamungkas yang dimiliki oleh Jiang Yini.
Langkah Lotus Seribu memiliki kemampuan meningkatkan kecepatan berkali-kali lipat. Bukan hanya langkah kaki saja, namun gerakan tubuh pun bisa ditingkatkan jika seseorang melatih teknik itu.
Selama manusia menggunkana teknik serangan yang baik maka seseorang bisa menjadi kuat jika dibantu dengan teknik ini.
Yang membuat Qing Yue'er tertarik bukan karena kelebihannya, melainkan karena di merasa bahwa teknik itu masih belum sempurna. Mungkinkah Jiang Yini tidak melatihnya dengan benar?
Ya, jadi apa yang dia pelajari hanya setengah dari teknik aslinya. Setengahnya lagi dia tidak tahu bagaimana cara menemukannya. Dulu dia mendapatkan teknik ini karena pemberian dari ayahnya. Dia hanya tahu kalau Langkah Lotus Seribu yang ia miliki bukanlah versi lengkapnya.
Hal itu menyebabkan kekuatan dari teknik itu tidak bisa ditampilkan dengan sempurna. Selain itu, ketidaklengkapan tersebut juga menyebabkan beberapa kekurangan. Salah satunya yaitu membuat si pemakai harus menghabiskan jumlah qi spiritual yang berlipat ganda.
Seperti yang terjadi sekarang, baru menggunakan sebentar saja dia merasa qi spiritual dalam tubuhnya sudah menyusut. Jika dia tidak segera mengakhiri ini maka dia yang akan jatuh di tangannya sendiri.
Kilatan cahaya berwarna putih keluar dari tangannya. Cahaya itu melesat menuju Jiang Xuan ketika dia berteriak dengan keras.
"Matii!"
__ADS_1
Jiang Xuan tidak bisa melihat dengan baik. Serangan Jiang Yini terlalu cepat. Dia hanya memiliki kesempatan untuk bertahan dari serangan itu.
Duaarr!
Bunyi ledakan panjang bergema di halaman yang luas ini. Tanah di bawah kaki bergetar dengan keras. Jika seseorang tidak menyaksikan pertempuran ini maka mereka akan berpikir getaran ini adalah sebuah bencana.
Jiang Yini mundur ke belakang. Kelopak lotus mulai terurai menjadi kabut asap sebelum menghilang begitu saja.
Sedangkan Jiang Xuan, dia sudah terlempar jauh beberapa meter ke belakang. Ternyata pertahannya sama sekali tidak bisa memblokir serangan Jiang Yini. Dia merasa heran. Kenapa gadis itu bisa sekuat ini?
"Heh! Jangan berpikir hanya karena kau bisa mengalahkan putraku lalu kau bisa dengan bebas hidup di sini. Aku, Jiang Luo adalah kepala klan Jiang, dan aku memiliki kuasa di keluarga ini!"
Jiang Luo berdiri dengan kukuh. Dia memelototi Jiang Xuan yang tidak becus mengurus Jiang Yini. Meskipun begitu dia tidak merasa takut. Jiang Yini tidak memiliki banyak pengaruh.
Hanya ada satu orang yang mungkin dia waspadai. Itu adalah putri pertama Jiang Shu yang sudah bertahun-tahun tidak pernah pulang. Dikabarkan putri itu sedang menjalani pelatihan di suatu tempat yang jauh.
Namun karena dia sudah lama tidak pulang akhirnya banyak orang yang sudah lupa. Bahkan kabar tentang riwayatnya pun sudah tak pernah didengar. Mungkin dia sudah mati.
"Jiang Luo, apa yang membuatmu berpikir begitu percaya diri? Ingat, aku tidak akan pernah membiarkan orang sepertimu naik menjadi kepala klan!" Kali ini Jiang Yu yang angkat bicara. Dia sudah tidak sabar melihat perilaku Jiang Luo yang begitu tak tahu diri.
Qing Yue'er tidak melakukan apa-apa. Dia masih mengamati apa yang terjadi. Mungkin saja akan ada sesuatu yang bisa dia dapatkan.
__ADS_1