Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Cloud Fairies


__ADS_3

"...."


Apa yang baru saja Qing Yue'er dengar benar-benar membuatnya tertegun. Kenapa dia harus bertemu dengan orang semacam itu? Bukankah wanita itu begitu angkuh?


"Nona, tidak bisakah kamu berpikir dengan benar? Jika kamu tidak ingin berpapasan dengan orang lain maka jangan bepergian," ucap Qing Yue'er. Dia tidak marah, dia hanya ingin memahami dunia. Semakin dia melangkah, maka semakin banyak karakter berbeda yang dia temui.


"Kamu berani mengajariku?" Wanita yang ada di dalam kereta itu merasa takjub. Kemudian dia berniat untuk keluar menemui seseorang yang menurutnya cukup menarik.


Mata Qing Yue'er langsung tergerak ketika menyadari gerakan yang ada di dalam kereta. Setelah itu dia pun melihat sosok wanita yang terlihat asing keluar dari kereta itu.


Wanita itu memiliki penampilan yang berbeda dari kebanyakan orang. Dia memakai pakaian yang cukup terbuka dan sangat tipis. Tubuhnya yang menggiurkan akan membuat siapa pun menelan ludah dengan susah.


Benar saja, ini seperti yang Qing Yue'er pikirkan. Dia adalah wanita yang panas. Namun bukan itu yang membuat Qing Yue'er ragu, melainkan auranya yang tidak bisa terdeteksi.


Selain itu wanita aneh tersebut memiliki kabut samar yang membuat wajahnya tidak bisa dilihat dengan jelas. Jadi Qing Yue'er tidak bisa mengatakan seberapa tepat umurnya.


"Kamu tidak mengenalku bukan?" tanya wanita itu. Suaranya terdengar menyenangkan di telinga. Ketika berjalan, rambut hitam yang tergerai nampak bergerak-gerak mengikuti irama langkahnya.


Di bawah kakinya selalu ada kabut awan yang mengiringi langkahnya. Dia benar-benar terlihat begitu menakjubkan. Sepertinya bukan tanpa alasan wanita itu mengatakan bahwa berpapasan dengannya adalah sebuah kesalahan yang tidak bisa dimaafkan.


Entah kenapa Qing Yue'er tidak bisa melawan orang ini. Dia merasa hatinya diselimuti oleh kabut lembut. Dan rasa hormatnya secara naluriah langsung tersemat ketika melihatnya.


Perasaan itu bukan hanya Qing Yue'er yang merasakannya. Bahkan Jing Ling dan Qi Rong harus menunduk karena tidak berani menatap wanita itu secara langsung.


"Beberapa orang memanggilku Cloud Fairies. Kamu merasakannya bukan?"


Qing Yue'er tertegun. Ini adalah pertama kalinya dia mendengar nama itu. Namun jika dipikir-pikir itu masuk akal. Sepertinya kabut yang menyelimuti hatinya adalah sesuatu yang tercipta karena keberadaan Cloud Fairies.


Dugaannya memang benar. Orang yang menggunakan kereta kuda mewah seperti itu bukanlah orang biasa.

__ADS_1


Cloud Fairies berjalan memutar mengawasi Qing Yue'er dari atas ke bawah. Dia seperti sedang melucuti gadis yang baru pertama kali dijumpainya itu.


Tawanya bergema sekali lagi. Dia meniup kuku-kuku jarinya yang cantik dan panjang. "Sepertinya aku harus mengurungkan niatku."


"Apa maksudmu?" Qing Yue'er bertanya dengan bingung. Dia sama sekali tidak dapat mendeteksi tingkat kekuatan wanita itu. Dan dia juga tidak dapat memahami sikapnya yang terkesan aneh.


"Ying Jun, apa kau mengenal wanita aneh ini?" tanya Qing Yue'er dalam benaknya.


"Aku belum pernah bertemu dengannya. Namun dilihat dari penampilannya, sepertinya dia adalah keberadaan yang tidak bisa dilihat oleh sembarang orang," jawab Ying Jun.


Qing Yue'er akhirnya mengerti. Jadi wanita itu mengatakan bahwa berpapasan dengannya adalah sebuah kesalahan karena hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihat keberadaannya.


Bukan karena keangkuhan seperti yang pertama kali Qing Yue'er simpulkan. Melainkan porsi pantas dan tidak pantas antara yang kuat dan yang lemah.


"Biasanya aku akan menghukum seseorang yang bertemu denganku. Namun aku mencium keistimewaan dalam darahmu yang membuat kamu berbeda dari orang lain," ucap Cloud Fairies


Qing Yue'er hanya terdiam menunggu apa yang akan dilakukan wanita itu. Lagipula sepertinya dia tidak dapat melarikan diri begitu saja dari orang ini.


"Mengujiku?" tanya Qing Yue'er.


"Ya, aku akan membiarkanmu mendaratkan serangan pada tubuhku, setelah itu ...."


Woosshh!


Sebelum Cloud Fairies selesai berbicara tiba-tiba sebuah jari-jari halus meluncur menusuk tepat di bahunya. Jari itu menyerang terlalu cepat bahkan dia terlambat menyadarinya.


Cloud Fairies menatap takjub pada Qing Yue'er. Serangan itu tidak melukainya sama sekali, tetapi dia kagum dengan kecepatannya. Dia juga harus mengakui pemikiran Qing Yue'er yang mampu mendeteksi apa maksudnya.


Qing Yue'er terkekeh. Menurutnya sebelum Cloud Fairies merasa siap, dia harus mengambil kesempatan di saat wanita itu masih lengah. Itulah kenapa dia melemparkan serangan pada saat itu.

__ADS_1


Selain itu, setelah melihat Cloud Fairies secara langsung dia tiba-tiba merasakan kalau wanita itu bukan seseorang yang begitu kejam. Sebaliknya dia hanya sedikit aneh, itu saja.


"Heheh, apa aku berhasil?" tanya Qing Yue'er tanpa tahu malu.


Cloud Fairies terkekeh ringan. Mungkin baru kali ini dia bertemu dengan gadis yang cukup tidak tahu malu. Jelas-jelas Qing Yue'er curang, tapi dia masih bertanya tentang keberhasilan.


"Bukankah itu seharusnya tidak dihitung?" tanya wanita itu. "Lupakan saja. Gadis, kamu harus berhenti bermain dengan senior ini. Aku baru ingat kalau aku masih memiliki sesuatu yang penting. Jadi ...."


Ucapan wanita itu tergantung. Tiba-tiba angin bertiap dari samping Qing Yue'er. Saat itulah dia melihat Qi Rong yang sudah berpindah tempat. Lelaki itu kini berdiri di belakang Cloud Fairies dengan dengan tangan yang dililit oleh kabut awan.


"Jadi, datanglah ke Dataran Tengah untuk mencariku," ucap wanita itu dengan lirih.


Qing Yue'er tidak dapat bereaksi tepat waktu. Dia melebarkan matanya karena wanita itu mengambil Qi Rong begitu saja. Bagaimana dia harus membiarkan ini terjadi?


"Jangan khawatir. Untuk sementara aku tidak akan melukainya. Namun aku tidak mau menunggu seseorang dalam waktu yang lama. Jadi, kamu harus bisa lebih cepat," ucap Cloud Fairies dengan diakhiri nada yang dingin. Sangat bertolak belakang dengan citra renyah yang ditampilkan sebelumnya.


"Kenapa kamu harus membawanya? Jika kamu ingin menghukumku, kamu bisa melakukannya sekarang," ucap Qing Yue'er.


Cloud Fairies tampak tertawa. "Itu tidak akan menyenangkan. Aku juga harus melihat apakah kamu memiliki rasa persahabatan yang dalam atau tidak. Bagaimana aku bisa yakin?"


"Tidak apa-apa. Biarkan aku ikut dengannya." Qi Rong yang sejak tadi hanya diam akhirnya angkat bicara.


"...."


Qing Yue'er tidak tahu apakah harus menangis atau tertawa. Kenapa teman yang satu ini bisa berpikiran begitu konyol?


Meskipun tujuan mereka memang Dataran Tengah, tetapi seseorang harus tahu seberapa luasnya wilayah itu. Belum lagi ada banyak sekali fraksi-fraksi besar yang memegang kekuatan.


Selain itu, Cloud Fairies adalah seseorang yang tidak bisa ditemui oleh sembarang orang. Pasti hanya orang-orang tertentu yang mengetahui keberadaannya. Lalu bagaimana dia harus mencarinya?

__ADS_1


Mungkin Cloud Fairies mengetahui kebimbangan Qing Yue'er. Namun dia tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia berbalik untuk kembali ke kereta bersamaan dengan Qi Rong. Pria itu bahkan menyunggingkan senyum menggoda pada Qing Yue'er dan Jing Ling.


Apa-apaan mereka ini?!


__ADS_2