Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Situasi Mengejutkan


__ADS_3

Qing Yue'er menginjakkan kaki di atas tanah hutan. Dia merasa cukup heran ketika tidak mendengar suara-suara kehidupan. Setidaknya biasanya dia akan merasakan pergerakan cacing di dalam tanah, atau mungkin serangga-serangga kecil yang berjalan di atas dedaunan. Namun hutan ini berbeda. Apakah benar-benar semenakutkan itu sehingga tidak ada makhluk yang ingin singgah di hutan ini?


Setelah mengedarkan kekuatan roh selama beberapa saat, Qing Yue'er mulai skeptis dengan keberadaan ibunya. Tidak ada aura kehidupan orang lain yang bisa dia rasakan. Namun ada banyak aura kematian yang terasa lebih kuat.


“Ibuku mungkin tidak ada di sini,” gumam Qing Yue'er. Dia maju beberapa meter ke depan untuk memastikan dan di sanalah keyakinannya goyah. Ada jejak pertempuran! Dan yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya beberapa robekan kain.


Qing Yue'er segera memungutnya. Kain itu terbuat dari bahan yang halus, warnanya sangat cocok dengan warna pakaian yang terakhir kali dipakai Xie Ying Fei. Hal yang menyebalkan adalah tidak adanya aura sama sekali. Ini hanya menambah kecemasan Qing Yue'er.


Dengan cepat dia melesat semakin jauh ke dalam hutan. Ada banyak tulang dan tengkorak yang tersebar di sepanjang tanah yang dilewati Qing Yue'er. Beberapa dari mereka sudah mulai keropos dimakan usai. Pasti sudah sangat lama.


Dari jumlahnya yang sangat banyak, Qing Yue'er tidak melihat adanya tulang-tulang baru. Mungkin populasi mayat hidup sudah lenyap? Atau mereka tidak membutuhkan makanan sama sekali? Qing Yue'er tidak tahu karena sejak masuk ke hutan ini dia belum melihat satu pun dari makhluk itu.


Tidak perlu waktu yang lama bagi Qing Yue'er untuk tiba di bagian terdalam hutan. Pohon-pohon di sana lebih besar dan rimbun sehingga sinar matahari tidak akan bisa menerobos. Ini membuat udara terasa lebih dingin dan lembab.


Sebuah cahaya terlihat di kejauhan. Qing Yue'er segera mendekat tanpa menemukan masalah. Pupilnya menyusut ketika melihat sumber cahaya itu.


“Ibu!” Qing Yue'er berteriak dari luar dinding formasi yang berupa lingkaran cahaya. Di dalam sana terdapat sosok ibunya yang sudah kehilangan kesadaran. Ada beberapa robekan di pakaiannya. Penampilannya sangat berantakan meskipun kelihatannya tidak ada luka yang sangat serius.

__ADS_1


Qing Yue'er mencoba memasuki dinding formasi. Namun dia segera didorong mundur ketika baru menyentuhnya. Kelihatannya formasi itu yang membuat dia tidak bisa merasakan aura ibunya. Siapa yang sudah melakukan hal seperti ini?


Tidak ada waktu untuk memikirkan ini. Qing Yue'er menyalurkan qi spiritual di tangan dan mencoba menghancurkan formasi itu. Dengan kekuatan penuh tangannya meninju dinding formasi. Ledakan yang keras langsung terdengar di kesunyian hutan.


Qing Yue'er tertegun ketika melihat dinding itu yang mulai runtuh. Itu terlalu mudah bukan? Apa mungkin orang yang sudah melukai ibunya tidak lebih kuat darinya? Qing Yue'er tidak bisa memastikannya. Namun tetap saja dia merasa ada keganjilan.


Belum lagi Qing Yue'er bergerak mendekati Xie Ying Fei, tiba-tiba bau busuk yang sangat menyengat menyeruak ke hidungnya. Qing Yue'er mengerutkan kening ketika merasakan keberadaan makhluk yang bergerak mendekat. Jumlahnya tidak bisa dihitung, tetapi sepertinya tidak sedikit.


“Itu datang sekarang,” ucap Ying Jun dari dalam dimensi. “Apa aku perlu keluar sekarang?”


Dia mengedarkan pandangannya. Ada banyak makhluk yang entah bagaimana harus dideskripsikan. Mereka tidak berbeda jauh dari manusia, hanya saja ada banyak otot-otot yang menonjol di balik kulit pucat abu-abu mereka. Lingkar mata hitam, lalu pandangan mata yang kosong. Kuku-kuku jarinya panjang dan tajam, mungkin akan dengan mudahnya merobek makhluk lain.


“Haizz.” Qing Yue'er menggelengkan kepala ketika menyadari makhluk-makhluk itu yang tidak berbalut busana. Apakah ini mayat hidup yang dimaksud? Tidak terlihat menakutkan, tetapi memang mengerikan dalam hal lain.


Semakin lama Qing Yue'er menyadari jumlah mereka yang bertambah banyak. Ini mengingatkannya pada pertempuran melawan iblis di Jurang Iblis, dulu.


“Aku tidak mau repot bertempur melawan mereka,” gumam Qing Yue'er. Dia bergegas mendekati Xie Ying Fei, memeriksa nadinya sejenak. Belum juga mendapat kesimpulan, tiba-tiba dia melihat sudut bibir ibunya yang ditarik menjadi sebuah seringai.

__ADS_1


Jantung Qing Yue'er seakan berhenti berdetak. Dia segera melompat mundur, tetapi sepertinya sedikit terlambat. Kaki kanannya sudah dicengkeram kuat oleh wanita itu. Qing Yue'er menggertakkan giginya dan segera memberikan tendangan keras. Sayang sekali semuanya tidak semudah itu.


Perubahan yang sedikit mengerikan terjadi. Wanita yang Qing Yue'er pikir adalah ibunya sendiri ternyata bukan. Penampilannya berubah. Wajah Xie Ying Fei digantikan dengan wajah wanita lain yang terlihat asing. Kedua matanya sangat tajam, bibirnya yang semerah darah menyinggungkan seringaian. Dari wajahnya saja dia sudah terlihat keji.


Kuku jari tangan yang mencengkeram kaki Qing Yue'er tiba-tiba memanjang. Wanita itu menyipit dan dengan kejamnya mengeratkan cengkeramannya hingga kukunya menusuk masuk ke dalam kulit Qing Yue'er.


Tidak berhenti sampai di sana, wanita itu lalu memutar pergelangan tangannya hingga kukunya mencabik dan mengoyak daging pada kaki halus Qing Yue'er. Darah segar langsung merembes keluar dan jatuh menetes ke tanah.


Semua itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat, bahkan Qing Yue'er tidak diberi waktu untuk melakukan perlawanan. Ini benar-benar kejadian mengerikan yang tidak pernah dia duga. Rasa sakit langsung menyengat kesadaran Qing Yue'er. Dia menggertakkan giginya dan menahan diri agar tidak meringis.


Qing Yue'er tidak bisa menjadi lambat. Gerombolan mayat hidup bergerak semakin dekat dan wanita asing itu mungkin akan mematahkan kakinya dengan mudah. Jika dia tidak segera bergerak maka tubuhnya akan berakhir menjadi daging cincang makanan mayat hidup.


***


Jangan lupa like, komen dan vote cerita ini ya.


Follow ig @anayuliana_17

__ADS_1


__ADS_2