
Ini sudah tiga hari sejak Qing Yue'er menutup matanya. Udara di sekitarnya mengalami fluktuasi ketika ada tanda-tanda terobosan. Berkat kristal Burung Api dan batu giok itu akhirnya dantiannya sudah terisi hingga penuh. Sekarang tinggal bagaimana dia mendobrak pintu terobosan.
Qing Yue'er menggertakkan giginya. Dia tidak mau terlalu lama membuang waktu. Akhirnya dia melipatkan upayanya hingga beberapa kali. Sekarang dia semakin dekat dengan terobosan.
Ketika senja mulai turun, Qing Yue'er akhirnya membuka kedua matanya. Auranya sudah meningkat pada level yang sama sekali berbeda. Tentu saja, itu karena dia sudah berhasil menerobos. Dan yang lebih menakjubkan lagi, itu adalah terobosan ganda. Jadi, sekarang dia sudah menginjak level 6 alam duniawi.
Perkembangan ini memang cepat. Jika orang lain mengetahui hal ini, mereka mungkin akan menganggapnya mengerikan. Bagaimana ada seseorang yang semudah itu melakukan terobosan?
Qing Yue'er berdiri. Selama dia mencoba menerobos sebenarnya dia terus-menerus memikirkan angsa itu. Dia khawatir jika angsa itu kembali di saat dia sedang menutup mata. Namun, setelah beberapa pengamatan sepertinya angsa itu masih belum muncul sejak terakhir kali menghilang.
Saat ini, dia tidak akan bergerak ke mana-mana. Dia akan menunggu di sana, di tepi danau. Jika mereka ditakdirkan maka angsa itu pasti akan kembali bertemu dengannya. Lagi pula tidak ada hal yang bisa dia lakukan untuk bisa menemukannya. Angsa itu menghilang dengan cara yang terlalu aneh.
Dia menunggu di tepi danau sambil melihat langit yang menjadi semakin gelap. Ini adalah pemandangan yang sama seperti malam itu. Cahaya bulan yang terang serta langit cerah yang bertabur bintang. Meskipun angin malam bisa membuatnya menggigil, itu tidak menghentikannya dari penantian.
Ketika hari menjadi semakin larut, tiba-tiba dia mendengar suara senandung dari kejauhan. Matanya langsung menajam. Kemudian dengan gerakan cepat, dia pun pergi menuju ke arah di mana senandung itu berasal.
Whoosshh!
Dia bergerak turun menuju sisi yang cukup jauh. Ketika semakin dekat, dia bisa melihat angsa arogan itu yang sedang melenggang. Namun, sepertinya angsa itu juga sudah dapat mendeteksi kedatangannya. Jadi sebelum dia bisa benar-benar mendekat, angsa itu sudah berlari pergi.
Qing Yue'er benar-benar dibuat kesulitan untuk menangkapnya. Dia sudah seperti penjahat yang ingin menculik seorang korban. Meskipun begitu dia masih belum menyerah.
Dia berhenti sejenak. Sepertinya dia harus menggunakan cara yang lain. Namun, cara apa yang bisa dia gunakan?
Qing Yue'er benar-benar berpikir keras. Bagaiman cara menariknya? Mungkin dia harus memberikan sesuatu yang menjadi kesukaannya. Namun, hal apa atau benda apa yang disukai oleh angsa itu?
Bagaimana dia bisa tahu?!
Qing Yue'er hampir kesal sendiri. Namun, saat dia merasa menjadi frustrasi tiba-tiba sebuah pemikiran masuk ke otaknya. Setiap kali angsa itu muncul pasti akan mengeluarkan suara. Angsa itu akan bernyanyi atau mungkin juga akan bersenandung. Kemudian jika dia melakukan salah satu dari hal-hal itu, apakah angsa itu akan tertarik?
Qing Yue'er akhirnya berhenti mengejar angsa secara sia-sia. Dia malah berlari untuk naik kembali ke puncak. Setelah tiba di sana, dia pun mulai bersenandung kecil. Mari kita lihat apakah angsa itu akan tertarik untuk datang ke sana atau tidak.
Dia bersenandung selama waktu yang cukup lama. Tanpa sadar suaranya sudah membuat perubahan pada puncak Beifeng Xue itu. Beberapa binatang mulai muncul ke atas permukaan. Mereka menikmati suara halus yang mengalun di atas puncak.
Selain itu, tanaman yang sudah lama kering kerontang, tiba-tiba mengalami perubahan. Sedikit demi sedikit mereka mulai menampilkan beberapa kehidupan lagi. Itu mungkin tidak terlihat jelas, tetapi perubahan itu memang ada.
Qing Yue'er memejamkan matanya. Saat itu tiba-tiba sosok yang dia kejar-kejar akhirnya muncul di depannya. Dia langsung membuka mata tanpa menghentikan senandungnya. Kemudian dia pun menyeringai atas keberhasilannya.
__ADS_1
“Hmm. Gadis, kamu benar-benar pintar untuk menarik perhatianku," ucap angsa salju itu.
Qing Yue'er akhirnya menghentikan senandungnya. Kemudian dia tersenyum menatap si angsa salju. “Jadi, apa kamu mau ikut denganku?”
Angsa itu menatap Qing Yue'er selama beberapa saat. Sebenarnya di cukup heran dengan sikao keras kepala gadis itu. Kenapa begitu keras kepala untuk menginginkannya? Dia pun bertanya, “Apa yang kamu pikirkan tentang aku?”
“Aku tidak dapat merasakan aura binatang roh dari tubuhmu. Aku pikir kamu terlalu aneh,” jawab Qing Yue'er.
Angsa salju itu menatap ke kejauhan. “Kamu sulit menemukanku karena aku dapat bersembunyi di balik celah spasial. Itu yang aku lakukan setiap kali binatang lain atau orang lain ingin menangkapku.”
Qing Yue'er terkejut mendengarkan penuturan angsa. Jadi binatang yang satu ini memiliki kemampuan menciptakan celah spasial?
Celah spasial adalah celah yang terbentuk dari udara kosong. Seperti misalnya ketika serangan terlalu kuat maka udara akan robek, robekan itu akan menciptakan celah atau ruangan lain yang disebut celah spasial. Ini mungkin deskripsi paling sederhana.
Qing Yue'er akhirnya mengerti. Pantas saja dia tidak dapat menemukan jejaknya. Angsa itu memang bersembunyi pada tempat yang sama sekali tidak terduga dan itu adalah tempat yang sulit dideteksi.
“Jika kamu berpikir aku adalah binatang roh yang memiliki kemampuan spesial maka kamu salah,” ucap angsa salju itu.
“Apa maksudmu?” Qing Yue'er bertanya dengan heran.
“Aku adalah sesuatu yang pasti diinginkan oleh manusia atau makhluk hidup lainnya. Tidak ada hal yang lebih berharga dariku. Tidak ada. Aku bersumpah untuk hal ini.” Angsa itu berkata dengan suara yang tenang. Dia terlihat berbeda dari sebelumnya. Arogansinya seakan lenyap dari dirinya.
Qing Yue'er menggelengkan kepalanya. Itu tidak mungkin. “Jadi siapa kamu yang sebenarnya?”
Angsa salju itu tidak langsung menjawab pertanyaannya. Sebaliknya malah melemparkan pertanyaan yang lain. “Jika aku menjadi milikmu, apakah kamu akan menggunakanku dengan benar?”
“Aku tidak bisa berjanji. Namun, aku akan berusaha untuk menggunakannya dengan benar.”
Angsa itu mengangguk puas dengan jawaban Qing Yue'er. “Karena Hua Jiangshan menginginkanku menjadi milik orang lain, maka aku akan mengabulkan keinginannya. Dan aku percaya, ini bukanlah pilihan yang salah,” katanya
Qing Yue'er hanya bisa berdiam diri. Meskipun dia tampak tenang di luar tetapi hatinya sebenarnya sangat tidak menentu. Daripada dia salah berbicara, lebih baik dia memilih untuk diam.
“Datanglah mendekat,” pinta angsa salju itu.
Akhirnya Qing Yue'er pun mendekat pada angsa tersebut. Setelah dia mendekat, angsa itu pun kembali berucap, “Ulurkan tanganmu.”
Qing Yue'er kembali menurut. Dia sedikit membungkuk lalu mengulurkan tangan kanannya tepat di depan angsa salju. Telapak tangannya terbuka dengan alami. Pada saat itu dia melihat angsa salju mendekatkan kepalanya dan meletakkannya di atas telapak tangannya.
__ADS_1
Awalnya tidak ada apa pun yang terjadi. Namun, beberapa saat kemudian sesuatu yang tidak pernah terduga pun terjadi. Tubuh angsa salju mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan. Kemudian sedikit demi sedikit tubuhnya mulai memudar dengan taburan cahaya itu.
“Apa yang terjadi?” Qing Yue'er bertanya dengan khawatir. Apakah angsa itu akan melenyap? Pada saat itu dia melihat sesuatu yang mengejutkan. Dia langsung terdiam tanpa bisa berkata-kata.
Tubuh angsa emas itu memudar sepenuhnya. Namun sesuatu yang lain tiba-tiba muncul di telapak tangan Qing Yue'er. Sesuatu yang sebelumnya dia pikir adalah salah.
Qing Yue'er membulatkan matanya tidak percaya. Keterkejutan masih mengisi hatinya hingga beberap saat. Apa yang muncul di telapak tangannya tak lain adalah Anggrek Salju berkelopak tiga!
Ini benar-benar tidak terduga. Jadi angsa salju itu hanya jelmaan dari Anggrek Salju berkelopak tiga?
“....”
Belum selesai dia terkejut, tiba-tiba sesuatu yang lain terjadi. Anggrek itu berubah menjadi sinar terang sebelum kemudian meluncur dengan kecepatan kilat menuju perutnya.
Qing Yue'er menjadi takut dan terkejut secara bersamaan. Dia segera memeriksa keadaan tubuhnya dengan saksama. Tidak ada perubahan atau kejanggalan apa pun. Dia baik-baik saja. Tidak ada rasa sakit atau semacamnya.
Namun, lagi-lagi dia harus terkejut ketika mendapati bahwa anggrek itu muncul di dalam dantiannya. Bagaimana bisa ada hal seperti ini? Dia sungguh tidak mengerti apa fungsi anggrek itu dan apa manfaatnya. Dia juga tidak tahu kenapa anggrek itu malah masuk ke dalam dantian.
Karena takut dan penasaran, dia pun mencoba untuk mengusirnya. Namun, ternyata tidak ada pergerakan apa pun. Anggrek itu masih membatu di dalam sana.
Qing Yue'er menggigit bibirnya dengan gelisah. Dia mencoba berkali-kali untuk mengusir tetapi hasilnya tetap sama. Anggrek itu tidak bergerak satu inci pun.
Setelah mencoba berkali-kali tetapi tetap tidak ada hasil, akhirnya Qing Yue'er menyerah. Dia mengembuskan napasnya dengan panjang. “Ying Jun, katakan padaku, benda apa ini?”
Ying Jun yang berada di dalam dimensi tidak bisa berkata apa-apa. Dia sendiri benar-benar terkejut ketika melihat anggrek itu. Dia memiliki dugaan di kepala, tetapi dia tidak berani memastikannya sekarang.
Akan tetapi, jika dugaan itu benar maka Qing Yue'er baru saja mendapatkan harta yang sangat berharga. Seperti yang sebelumnya diakui oleh angsa salju itu, tidak ada harta yang mungkin lebih berharga dari itu.
Ini sungguh mengejutkannya. Bahkan Taotie pun pasti juga merasa terkejut jika mengetahui kebenarannya. Akhirnya dia hanya bisa menjawab, “Jangan lakukan apa pun lagi. Benar-benar jangan lakukan apa pun lagi. Kamu harus menanyakannya pada Mo Jingtian ketika dia kembali.”
Qing Yue'er tertegun. Kenapa kedengarannya itu seperti sesuatu yang luar biasa? Dia tidak tahu, tetapi mungkin dia harus mendengarkan saran Ying Jun. Binatang itu lebih berpengalaman darinya dan dia lebih mengetahui banyak hal daripada dirinya sendiri.
Akhirnya Qing Yue'er mencoba membiarkannya. Dia akan melihat selama beberap waktu, apakah anggrek itu akan merugikannya atau tidak. Jika itu tidak memberinya pengaruh buruk maka dia akan merasa lebih lega.
***
Karena ending bab sebelumnya terlalu nanggung jadi aku kasih 2 bab sekaligus. Tapi cuma untuk kali ini 😂🤭
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote, ya.