
"Shangguan You, kita sudah tua. Mari kita selesaikan masalah kita sekarang juga," ucap Han Qiong yang menatap Shangguan You dengan serius. Dia bersiap untuk melakukan pertempuran dengan orang tua itu.
Shangguan You mendengus dengan dingin. Tubuhnya memancarkan aura dari level 4 alam duniawi yang begitu kuat. Jubah hitamnya berkibar tertiup oleh angin yang mendesau. Kedua tangannya bergerak untuk mengumpulkan qi spiritual di tangannya. Cahaya kuning meledak dari tempatnya berada. Kakinya melangkah untuk berlari ke depan menuju di mana Han Qiong berada.
Qing Yue'er dan yang lainnya segera mundur. Jika mereka terlalu dekat kemungkinan itu akan terlalu berbahaya. Pertempuran antara ahli alam duniawi tidak bisa disamakan dengan pertempuran ahli alam langit biasa.
"Hmm!" Han Qiong mendengus. Dia melakukan persiapan dan menyambut serangan lawannya dengan mantap. Tubuhnya bergeser ke samping ketika cahaya kuning melesat ke arahnya. Saat kakinya menjadi mantap, Shangguan You sudah tiba di hadapannya.
Pertempuran jarak dekat pun tidak bisa dihindarkan. Tinju dan tendangan saling bertubrukan, membuat siapa pun yang melihat akan merasa takjub.
Setelah beberapa saat keduanya tidak mendapatkan hasil apa-apa. Kekuatan mereka berada pada tingkat yang setara. Untuk menjatuhkan satu sama lain mungkin tidak akan membutuhkan waktu yang singkat.
"Kalian pergi saja melanjutkan perjalanan. Orang ini biarkan aku yang menghadapinya!" seru Han Qiong pada kelompok Qing Yue'er.
Luo Qingqi menatap Qing Yue'er. "Haruskah kita pergi?" Tanpa sadar dia sudah memercayakan keputusan kelompok pada Qing Yue'er. Mungkin dia sudah mengakui jika gadis itu memang lebih unggul darinya dan dia hanya akan mengikuti bagaimanapun keputusan Qing Yue'er.
"Tidak. Aku akan melihat bagaimana keduanya akan menyelesaikan ini," ucap Qing Yue'er. Akhirnya semua orang tetap berada di sana dan tidak mendengarkan perintah Han Qiong. Mereka masih melihat perkembangan pertempuran.
Han Qiong tidak memerintah lebih jauh. Dia melompat mundur untuk menyiapkan serangan yang lain. Kedua tanggannya bergerak dengan cara yang aneh. Seluruh awan yang menyelimuti langit langsung tertarik menuju ke arahnya.
Qing Yue'er tertegun melihat teknik yang digunakan oleh Han Qiong. Dia bisa melihat gulungan awan besar yang tercipta oleh tangan orang tua itu. Di detik selanjutnya gulungan awan besar bergerak ke arah Shangguan You dengan cara yang menghancurkan.
Dalam menyikapi hal ini Shangguan You mengumpulkan qi spiritual di tangannya. Cahaya kuning yang besar juga tercipta di sana, kemudian dia menabrakkannya ke awan besar ciptaan Han Qiong. Ketika kedua benda itu bertabrakan bunyi ledakan yang menghancurkan langsung bergema di udara.
__ADS_1
Boomm!
Qing Yue'er dan yang lainnya terpaksa harus mundur lebih jauh lagi. Mereka terhempas oleh angin kencang yang diciptakan oleh ledakan tersebut. Semua orang harus bisa melihat bagaimana dahsyatnya pertempuran itu. Bahkan sambaran kilat bisa tercipta oleh ledakan tersebut. Itu menandakan bagaimana ledakan memiliki daya hancur yang sangat besar.
"Han Tua, jangan kamu pikir kamu bisa menang dariku!" Shangguan You meremehkan Han Qiong. Bagaimanapun dia mungkin tahu seberapa tingkat kekuatan lawannya itu.
"Jangan berbangga hati, kamu akan tahu setelah ini." Han Qiong tidak termakan oleh ucapan Shangguan You, sebaliknya dia mulai melakukan hal yang sama. Namun, kali ini dia membentuk awan yang bahkan lebih besar dari sebelumnya.
Setelah itu apa yang terdengar di udara hanyalah ledakan-ledakan yang terus berkelanjutan. Han Qiong masih tetap terlihat santai seperti tidak menerima banyak pengaruh. Namun, Shangguan You mengalami hal yang berbeda. Wajahnya menjadi sedikit pucat, mungkin karena dia sudah mulai kehabisan energi spiritual.
Han Qiong tidak memberi banyak kelonggaran. Dia semakin mempercepat serangannya. Hal itu membuat Shangguan You harus berkali-kali di dorong ke belakang.
"Shangguan You, kita adalah murid seperguruan. Aku tidak tahu kenapa kamu mempermasalahkan hal-hal tentang perjanjian yang sudah lama usang. Bahkan, guru tidak mempermasalahkan apa pun mengenai masalah ini," ucap Han Qiong. Dia menatap Shangguan You dengan mata yang rumit.
Sayangnya kebenaran ini adalah sesuatu yang tidak diberitakan pada orang lain. Hanya Han Qiong, gurunya dan beberapa orang tertentu saja yang mengetahui hal ini. Sedangkan Shangguan You adalah orang yang tidak mengetahui kebenarannya. Akhirnya pria tua itu berpikir kalau Han Qiong sudah melanggar perjanjian karena sampai sekarang Han Qiong masih menggunakan rune di token kekerabatannya di akademi Surgawi.
"Itu karena guru sangat menghargai bakatmu jadi dia tidak mempermasalahkanmu, tapi aku berbeda! Aku tidak menyukai bagaimana kamu melanggar hal-hal itu!" Shangguan You berteriak dengan marah.
"Cih, perjanjian itu sebenarnya tidak berlaku lagi untukku, apa kau tahu ini? Tentu saja tidak karena hanya aku dan guru yang tahu," ucap Han Qiong sambil mengejek ketidaktahuan Shangguan You.
"Omong kosong! Itu hanya karena kamu tidak mau dianggap salah!" cibir Shangguan You.
Han Qiong akhirnya bertanya, "Jadi apa kamu akan berhenti menggangguku dan kerabatku, atau memilih untuk tetap melanjutkan pertempuran?"
__ADS_1
"Aku tidak akan berhenti sebelum kamu mau mengakui kesalahanmu!"
"Aku bahkan tidak membuat kesalahan, bagaimana aku harus mengakui?" gumam Han Qiong yang merasa ini sangat tidak masuk akal. Ternyata Shangguan You semakin tua malah menjadi semakin tidak bisa berpikir dengan rasional. Sungguh lelucon.
"Baik, sepertinya aku harus benar-benar mengalahkanmu!" Han Qiong berbicara dengan dingin. Dia membuat awan besar lagi dengan qi spiritualnya. Kemudian dia mulai menyerang Shangguan You dengan kecepatan seperti angin.
Tak terelakkan langit telah benar-benar kacau sebelum akhirnya Shangguan You jatuh berlutut dengan wajah yang semakin pucat. Darah merah mengalir dari sudut bibirnya hingga menetes jatuh ke bumi.
Percayakah bahwa pertempuran di langit sudah membuat manusia-manusia biasa merasa ngeri? Mereka melihat langit yang begitu hitam dan diserbu dengan gemuruh ledakan seperti kilat dan petir. Mungkin manusia biasa akan berpikir jika itu akan menandakan turunnya hujan. Tidak ada yang tahu kalau itu adalah pertempuran antara dua ahli alam duniawi.
Qing Yue'er menjadi penasaran, jika ahli alam duniawi saja memiliki pertempuran yang dahsyat seperti ini, lalu seberapa menakutkannya pertempuran antara ahli alam surgawi? Bahkan Qing Yue'er tidak berani memikirkannya. Pasti gunung-gunung akan diratakan, laut-laut akan dikeringkan atau bahkan langit-langit akan terbelah menjadi dua.
"Aku sudah mengatakan yang sebenarnya tapi kamu tidak mempercayainya dan malah terus melawanku. Karena kita adalah saudara seperguruan dan kamu juga tidak pernah membunuh siapa pun maka aku tidak akan membunuhmu juga. Namun, percayalah jika kamu masih membuat masalah lain aku tidak akan segan untuk melenyapkanmu saat itu juga." Han Qiong berkata dengan dingin.
Shangguan You tidak mengatakan apa-apa. Dia tidak tahu kalau Han Qiong sudah berkembang begitu banyak, kekuatannya sudah lebih tinggi darinya. Mungki sekarang dia sudah lupa kalau mereka dulunya adalah seseorang yang berteman dengan baik. Apa benar hatinyalah yang sudah dipenuhi dengan permusuhan?
Dia menatap Han Qiong dengan perasaan yang rumit. Dia tidak tahu apakah sekarang harus membenci atau malah merasa lega. Namun, sepertinya dia harus menanyakan masalah ini pada gurunya. Jika memang dia yang salah maka dia harus rela menghukum dirinya sendiri.
Han Qiong meninggalkan Shangguan You dan bergerak mendekati Qing Yue'er. Dia merasa sedikit bersalah karena telah menyebabkan gadis-gadis itu terseret ke dalam masalah ini. Beruntung tidak ada masalah besar yang terjadi pada mereka atau dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri.
"Bagus kalian baik-baik saja. Sekarang ayo pergi dari sini. Aku akan pergi bersama kalian," ucap Han Qiong.
Qing Yue'er mengangguk. Urusan tentang Shangguan You yang dibunuh atau tidak itu tidak ada hubungannya dengan dia. Karena Han Qiong tidak mau membunuhnya maka dia tidak akan mengatakan banyak hal. Sudah membunuh binatang rohnya saja sudah membuat dia merasa puas.
__ADS_1